Kesehatan

Cek Kalori Setiap Kue Kering Khas Lebaran

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 23 April 2023
Cek Kalori Setiap Kue Kering Khas Lebaran

Kue kering khas Lebaran memiliki rasa unik tersendiri. (Foto: Dok/Tokopedia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAIN waktunya bersilaturahmi dengan sanak saudara, momen Lebaran tak lengkap tanpa kehadiran berbagai kue kering seperti nastar, lidah kucing, dan kastangel. Itu menjadi camilan primadona di momen kemenangan tersebut.

Tentunya sulit untuk menolak godaan untuk menyantap dan menikmati cita rasa manis dan gurih kue kering. Tak jarang, kelezatan kue kering membuat kita kalap menyantapnya dan berakhir dengan penyesalan akibat berat badan yang tak terkendali.

Baca juga:

Lebaran, Waktunya Flexing Makanan Khas Hari Raya

Hati-hati dalam menyantap kue kering khas Lebaran. (Foto: Unsplash/Irina)

Meski terlihat kecil, berbagai kue Lebaran tersebut memang memiliki kalori nan tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya kue kering jangan dikonsumsi terlalu banyak. Meski begitu, bukan berarti kamu dilarang untuk menyantap kenikmatan kue kering ini sama sekali. Agar aman, kamu bisa mengecek jumlah kalori setiap jenis kue sehingga bisa bersikap lebih dan memastikan asupannya tak berlebihan untuk tubuhmu. Seperti dikutip dari Fat Secret Indonesia, berikut panduan dari daftar kalori yang terdapat dalam kue Lebaran.

1. Nastar

Satu buah nastar mengandung 75 kalori yang terdiri dari 26 persen lemak, 68 persen karbohidrat dan 6 persen protein. Jumlah ini setara dengan empat persen dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan. Satu porsi nastar dengan berat 60 gram maka kalorinya menjadi 224 kalori.

2. Kastengel

Kue kering dengan parutan keju ini mengandung 21 kalori. Kemudian 47 persen lemak, 42 persen karbohidrat, dan 11 persen protein. Kandungan kalori dalam sebuah kastengel ini setara dengan satu persen dari AKG.

3. Putri Salju

Satu buah putri salju dengan berat enam gram mengandung 30 kalori. Terdiri dari 60 persen lemak, 33 persen karbohidrat, dan 8 persen protein, setara dengan dua persen AKG.

Baca juga:

Batasi Makan Manis dan Berlemak saat Lebaran

Kue nastar memiliki 75 kalori. (Foto: iStock/Ridwan)

4. Lidah Kucing

Lidah kucing tergolong dalam kue Lebaran yang memiliki kalori cukup rendah yaitu 18 kalori. Dalam satu buah lidah kucing mengandung 49 persen lemak 46 persen karbohidrat dan empat persen protein. Ketika menikmati satu buah lidah kucing, artinya kamu sedang mendapatkan asupa satu persen dari AKG.

5. Kue Sagu

Kue sagu dengan berat 100 gram memiliki 354 kalori, cukup tinggi dibandingkan kue kering lainnya. Seluruhnya merupakan kandungan karbohidrat dengan lemak dan protein nol persen. Jumlah kalorinya setara dengan 18 persen dari AKG sehingga baiknya tidak terlalu sering menyantapnya. (far)

Baca juga:

Jangan Kalap, Batasi Konsumsi Kuah Bersantan Saat Lebaran

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan