Daftar Aplikasi yang Terdaftar di PSE Kominfo Ilustrasi social media. Foto: Pexels/Tracy Le Blanc

MerahPutih.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan ultimatum kepada Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat baik asing maupun domestik yang belum terdaftar.

Tenggat pendaftaraan PSE yakni pada 20 Juli 2022. Bagi PSE yang belum mendaftar sampai batas waktu tersebut, maka Kominfo akan melakukan pemblokiran.

Baca Juga

Google Cs Diminta Patuhi Aturan Hukum di Indonesia

Kewajiban pendaftaraan tersebut diatur Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 serta perubahannya, Peraturan Menteri Kominfo nomor 10 tahun 2021. Disebutkan pula bahwa seluruh platform elektronik diminta untuk mendaftarkan diri paling lambat enam bulan setelah OSS RBA beroperasi 21 Januari 2022.

Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi menyebutkan, ada enam kategori PSE yang wajib mendaftar yaitu mereka yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan penawaran dan/atau perdagangan barang dan/atau jasa. Kemudian PSE yang menyediakan atau mengelola dan/atau mengoperasikan layanan transaksi keuangan.

Berikutnya adalah PSE yang melakukan pengiriman materi atau muatan digital berbayar melalui jaringan data, baik itu dengan cara unduh lewat portal atau situs pengiriman, surat elektronik, atau aplikasi. Keempat adalah bagi PSE yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan layanan komunikasi.

Namun tidak terbatas pada pesan singkat, panggilan suara, panggilan video, surat elektronik, dan percakapan dalam jaringan. Semua berbentuk platform digital layanan jejaring dan media sosial.

Baca Juga

Pemerintah Ancam Blokir Google hingga Whatsapp

Selanjutnya adalah PSE yang menyediakan layanan mesin pencari, penyediaan informasi elektronik berbentuk tulisan, gambar, suara, video, animasi, musik, film dan permainan, atau kombinasi dari sebagian dan/atau seluruhnya. Terakhir, PSE yang memproses data pribadi untuk kegiatan operasional, melayani masyarakat terkait dengan transaksi elektronik.

Hingga Selasa (19/7), situs website pse.kominfo.go.id mencatat sudah ada 6603 PSE domestik dan 125 PSE asing yang teregistrasi berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

Jumlah itu meningkat cukup banyak dibandingkan Juni 2022, berjumlah 4.472 PSE domestik dan 68 PSE asing.

Berikut beberapa aplikasi asing dan lokal ternama yang terdaftar di PSE Kominfo:

1. Facebook

2. Facebook.com

3. Instagram

4. Instagram.com

5. Neftlix

6. Smartlink

7. PLN Mobile

8. Netverse

9. samsung.com

10. Alibaba Cloud

11. Mobile Legend

12. Discord. (*)

Baca Juga

Paksa Google, WhatsApp, Twitter dan lainnya Daftar PSE buat Perlindungan Data Pribadi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2024 Dibatalkan dan Jokowi Kembali Diangkat Jadi Presiden
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2024 Dibatalkan dan Jokowi Kembali Diangkat Jadi Presiden

Akun Facebook bernama Suprayitno SA mengunggah sebuah video berdurasi 3 menit 24 detik dengan narasi bahwa Pilpres 2024 dibatalkan oleh rakyat dan Jokowi kembali diangkat menjadi Presiden.

Pemprov DKI Bantah Ada Dua Kubu di Jajaran Anak Buah Anies
Indonesia
Pemprov DKI Bantah Ada Dua Kubu di Jajaran Anak Buah Anies

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, sejauh ini koordinasi pejabat di lingkungan Pemprov DKI berjalan baik.

Perang Lawan Omicron, Luhut: Percepat Vaksin Booster dan Siapkan Isoter di Daerah
Indonesia
Perang Lawan Omicron, Luhut: Percepat Vaksin Booster dan Siapkan Isoter di Daerah

Luhut melihat pengalaman negara lain, perawatan rumah sakit dan tingkat kematian dapat meningkat ketika kasus naik berkali-kali lipat.

Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Seluruh Puskesmas Bakal Dapat Alat USG
Indonesia
Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Seluruh Puskesmas Bakal Dapat Alat USG

Di Indonesia terdapat 155 rumah sakit umum daerah (RSUD) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota masih belum memiliki tujuh dokter spesialis.

Pengamat Tegaskan Presidential Threshold Masih Diperlukan
Indonesia
Pengamat Tegaskan Presidential Threshold Masih Diperlukan

Capres terpilih akan sangat lemah karena dukungan electoral vote-nya tipis

DPD RI Imbau Rakyat Waspadai Masifnya Tawaran Haji Furoda di Medsos
Indonesia
DPD RI Imbau Rakyat Waspadai Masifnya Tawaran Haji Furoda di Medsos

Penawaran Haji Furoda sangat masif ditawarkan di media sosial

Respons BI Solo soal Uang Penjaga SD yang Dimakan Rayap
Indonesia
Respons BI Solo soal Uang Penjaga SD yang Dimakan Rayap

Bank Indonesia juga bisa mengganti uang rusak dengan baru, tapi ada syarat-syaratnya.

Rute Parade Pembalap MotoGP
Indonesia
Rute Parade Pembalap MotoGP

Sebelum balapan di Sirkuit Mandalika, para pembalap MotoGP akan mengikuti parade di Jakarta pada Rabu (16/3) meski tanpa didampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

SBY Turun Gunung karena Anggap Ada Tanda-Tanda Kecurangan Pemilu 2024
Indonesia
SBY Turun Gunung karena Anggap Ada Tanda-Tanda Kecurangan Pemilu 2024

"Informasinya, Demokrat sebagai oposisi jangan harap bisa mengajukan capres-cawapres sendiri, bersama koalisi tentunya. Jahat bukan?" ujar SBY.

Warga Pesisir Jakarta Diminta Buat Tanggul Mandiri Hadapi Banjir Rob
Indonesia
Warga Pesisir Jakarta Diminta Buat Tanggul Mandiri Hadapi Banjir Rob

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta masyarakat pesisir Jakarta mewaspadai fenomena banjir rob atau naiknya permukaan air laut.