Daftar 22 Koruptor yang Hukumannya Dikorting MA Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terhadap vonis 14 tahun penjara yang dijatuhkan kepadanya di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, K

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan ada 22 koruptor yang hukumannya dikorting Mahkamah Agung (MA). Pengurangan hukuman itu setelah mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

“Kami mencatat hingga saat ini sekitar 20 perkara yang ditangani KPK sepanjang 2019-2020 hukuamannya dipotong,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (1/10)

Berdasarkan catatan KPK, setidaknya ada 22 koruptor yang hukumannya sudah dikurangi oleh MA baik di tingkat Peninjauan Kembali, maupun kasasi.

Baca Juga

ICW: Bagaimana Indonesia Bisa Bebas Korupsi Jika MA Kerap Potong Hukuman

Berikut adalah nama-nama napi korupsi yang potongannya dihukum MA:

  1. Eks Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud dari 6 tahun menjadi 4 tahun 6 bulan
  2. Choel Mallarangeng, dari 3 tahun 6 bulan, menjadi 3 tahun
  3. Eks Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun dari 2 tahun 9 bulan jadi 2 tahun
  4. Eks Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro dari 3 tahun 6 bulan jadi 2 tahun
  5. Pengusaha Hadi Setiawan, dari 4 tahun jadi 3 tahun
  6. Eks Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi, 6 tahun jadi 4 tahun
  7. Pengacara OC Kaligis, dari 10 tahun jadi 7 tahun
  8. Mantan Ketua DPD, Irman Gusman, dari 4 tahun 6 bulan menjadi 3 tahun
  9. Helpandi, dari 7 tahun menjadi 6 tahun
  10. Eks Anggota DPRD DKI, M Sanusi dari 10 tahun menjadi 7 tahun
  11. Eks Panitera PN Jaksel, Tarmizi, dari 4 tahun menjadi tiga tahun
  12. Mantan Hakim MK, Patrialis Akbar dari 8 tahun menjadi 7 tahun
  13. Tamin Sukardi, dari 6 tahun jadi 5 tahun penjara
  14. Eks Bupati Talaud, Sri Wahyumi Manalip dari 4 tahun 6 bulan jadi 2 tahun
  15. Eks Panitera Pengganti Pengadilan Bengkulu, Badaruddin Bachsin dari 8 tahun jadi 5 tahun
  16. Mantan Anggota DPR Adriatma Dwi Putra, 5,5 tahun jadi 4 tahun
  17. Eks Wali Kota Kendari Asrun, dari 5,5 tahun menjadi 4 tahun
  18. Eks Panitera PN Jakarta Utara, Rohadi, 7 tahun jadi 5 tahun
  19. Mantan Anggota DPR Musa Zainuddin, 9 tahun jadi 6 tahun
  20. Kasus e-KTP, Sugiharto dari 15 tahun jadi 10 tahun
  21. Kasus e-KTP, Irman dari 15 tahun jadi 12 tahun
  22. Eks Ketua Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dari 14 tahun jadi 8 tahun. (*)

Baca Juga

Wakil Ketua KPK Minta MA Jelaskan Maksud Korting Hukuman Koruptor



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH