Daerah Diminta Segera Siapkan Fasilitas Vaksinasi COVID-19 Lab Vaksin Bio Farma. (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan mengirimkan surat edaran kepada dinas kesehatan seluruh kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia untuk mempersiapkan program vaksinasi COVID-19.

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Abdul Kadir meminta kerja sama dari semua pihak untuk kelancaran vaksinasi COVID-19.

Kadir menjelaskan, untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi berjalan baik diperlukan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga:

Bio Farma Siapkan Tahapan Vaksinasi COVID-19 Mandiri

Fasilitas pelayanan kesehatan yang akan melaksanakan vaksinasi COVID-19 meliputi Puskesmas dan jaringannya, rumah sakit dan klinik milik pemerintah (kementerian/lembaga/TNI/Polri/Pemda) dan swasta, serta kantor kesehatan pelabuhan.

Kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut meliputi ketersediaan sumber daya manusia kesehatan, rantai dingin (cold chain) dan prasarana untuk mempertahankan mutu vaksin serta pemantauan dan penanggulangan kejadian ikutan pasca imunisasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala dinas kesehatan daerah provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia diminta untuk segera mempersiapkan fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di wilayahnya dalam rangka pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Beberapa poin yang ditekankan agar dipersiapkan oleh daerah yaitu melakukan pemetaan sasaran prioritas penerima vaksin sesuai dengan kriteria dan merencanakan fasilitas pelayanan kesehatan serta sumber daya lainnya yang diperlukan untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di wilayah masing-masing.

Pelayanan vaksinasi dilakukan oleh Puskesmas maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya miliki pemerintah dan swasta yang ditunjuk oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah setempat yang pelaksanaannya sesuai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kesiapan penerapan protokol kesehatan dalam pemberian pelayanan vaksinasi COVID-19.

Presiden Jokowi saat memantau kesiapan Puskesmas untuk vaksinasi COVID. (Foto: Sekretariat Presiden).
Presiden Jokowi saat memantau kesiapan Puskesmas untuk vaksinasi COVID. (Foto: Sekretariat Presiden).

Penetapan koordinator atau penanggungjawab pelaksanaan vaksinasi COVID-19 oleh dinas kesehatan daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk mempermudah koordinasi lebih lanjut.

Dinas kesehatan daerah provinsi dan kabupaten/kota diminta mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tidak mengganggu pelayanan vaksinasi rutin dan pelayanan kesehatan esensial lainnya, serta mengoptimalkan kegiatan surveilans COVID-19 termasuk pelaporannya.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat COVID-19, mencapai kekebalan kelompok (herd immunity), mencegah dan melindungi kesehatan masyarakat, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, menjaga produktifitas serta meminimalkan dampak sosial dan ekonomi.

Dalam edaranya, Kementerian Kesehatan menegaskan, sasaran penerima vaksinasi adalah masyarakat Indonesia dengan kriteria usia 18-59 tahun dan memiliki kondisi tubuh yang sehat.

Jumlah vaksin saat ini tidak akan mencukupi untuk mengimunisasi seluruh masyarakat Indonesia sehingga pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan secara bertahap.

"Tahap pertama akan dilaksanakan dengan prioritas sasaran tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya, dan pemberi pelayanan publik termasuk TNI/Polri dan aparat hukum," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Diplomasi Vaksin COVID-19 Ala Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Maruf Amin Minta Guru Maklumi Gaji Kecil dengan Imbalan Surga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Maruf Amin Minta Guru Maklumi Gaji Kecil dengan Imbalan Surga

Unggahan tangkapan layar artikel milik pikiranrakyat.com sudah mengalami suntingan atau editan di bagian judul.

Tiga Ketentuan Baru bagi Calon Wisatawan Candi di Yogyakarta
Indonesia
Tiga Ketentuan Baru bagi Calon Wisatawan Candi di Yogyakarta

Seluruh pengunjung candi akan diperiksa suhu tubuh di depan pintu masuk.

Bandara Supadio Aktifkan Posko Buat Keluarga Korban Sriwijaya Air
Indonesia
Bandara Supadio Aktifkan Posko Buat Keluarga Korban Sriwijaya Air

Pihak Bandara Supadio Pontianak saat ini juga sudah mengaktifkan pusat informasi. Pusat informasi ini gabungan dari Komite Bandara Supadio yakni Lanud Supadio, Kepolisian, Basarnas.

Jokowi Layak Pertimbangkan Ahok Jadi Menteri
Indonesia
Jokowi Layak Pertimbangkan Ahok Jadi Menteri

Politikus PKS Mardani Ali Sera meminta para menteri untuk memiliki rasa pengorbanan yang sama terkait krisis kesehatan dan ekonomi yang dialami Indonesia saat ini.

Indonesia Beli Saham Vale Rp5,52 Triliun
Indonesia
Indonesia Beli Saham Vale Rp5,52 Triliun

Dengan pembelian ini, komposisi kepemilikan saham Vale Indonesia menjadi Vale Group 44,34 persen, MIND ID 20 persen, SMM 15,03 persen, Sumitomo Corporation 0,14 persen, dan publik 20,49 persen.

  Pemprov DKI Masih Kaji Jumlah Penumpang Kendaraan Pribadi dan Umum Saat PSBB
Indonesia
Pemprov DKI Masih Kaji Jumlah Penumpang Kendaraan Pribadi dan Umum Saat PSBB

Syafrin mengaku, saat ini pihaknya masih membahas dan mengkaji pembatasan penumpang kendaraan di Jakarta.

Dua Alasan Polri Tak Perlu Beri Izin Kelanjutan Liga 1 dan 2
Indonesia
Dua Alasan Polri Tak Perlu Beri Izin Kelanjutan Liga 1 dan 2

Belum lagi jumlah kasus virus corona yang terus meningkat di Indonesia

Sejak Anies Tarik Rem Darurat, Penumpang Harian Angkutan Umum Turun 22 Persen
Indonesia
Sejak Anies Tarik Rem Darurat, Penumpang Harian Angkutan Umum Turun 22 Persen

Penurunan tersebut terjadi pada angkutan umum berkategori perkotaan dan antarkota antarprovinsi

DPRD Desak Pemprov DKI Evaluasi PSBB di Pasar Tradisional
Indonesia
DPRD Desak Pemprov DKI Evaluasi PSBB di Pasar Tradisional

Taufik meminta kepada Perumda Pasar Jaya lebih menjaga dan memastikan bahwa tidak ada kerumunan massa.

Pemerintah Diminta Bikin Formula Tepat Selesaikan Polemik di Papua
Indonesia
Pemerintah Diminta Bikin Formula Tepat Selesaikan Polemik di Papua

Negara harus memberikan rasa aman dan nyaman agar mereka dapat memiliki kehidupan yang layak.