Curug Orok, Destinasi Indah dengan Sejarah Kelam Curug Orok (Foto: Instagram/danir_)

BAGI warga Garut pasti tidak asing lagi dengan Curug Orok. Berada di selatan Garut tepatnya di desa Cikandang, kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, wisata ini menjadi alternatif bagi yang ingin menghabiskan waktu liburnya.

Curug ini sangat asri. Meski sering dikunjungi oleh wisatawan, kualitas dan visibilitas cukup baik. Hanya saja masih terlihat sedikit pencemaran lingkungan dan vandalisme di bebatuan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

1. Pemandangan alam yang indah

Curug Orok sangat indah (Foto: Instagram/wandidiwana)
Curug Orok sangat indah (Foto: Instagram/wandidiwana)

Curug ini memiliki ketinggian 45 meter dengan debit air yang cukup deras. Di sekitarnya, kita akan melihat pemandangan khas air terjun Indonesia yakni rimbunnya pepohonan. Ada pula perkebunan kopi dan teh yang menjadi komoditi utama di tempat tersebut sejak zaman Belanda.

Di sini kita bisa merasakan sejuknya air yang jernih. Selain itu kamu juga harus membawa jaket. Karena meski berada di 250 mdpl, hawa di sana cukup dingin.

Curug ini memiliki sumber air dari Gunung Papandayun. Sebenarnya di area tersebut ada 7 air terjun yang sama memiliki keindahan luar biasa. Namun hanya Curug Orok yang dibuka untuk umum.

2. Kisah sedih di balik nama Curug Orok

Punya sejarah yang menyedihkan (Foto: Instagram/raden_m_r)
Punya sejarah yang menyedihkan (Foto: Instagram/raden_m_r)

Ternyata ada kisah menyedihkan dibalik penamaan Curug Orok. Dulu curug ini bernama Curug Sanghyang Parabu Gebur. Namun nama yang terkesan gagah itu berubah setelah peristiwa di tahun 1968.

Saat itu ada seorang itu yang tega membuang anak kandungnya sendiri. Konon hal itu terjadi karena anak tersebut adalah hasil hubungan gelap denga kekasihnya.

Curug ini pun memiliki dua aliran dasar, curug besar dan kecil. Curug besar berasal dari aliran air di permukaan sementara curug kecil muncul dari lubang pada batu. Dua curug ini juga sering dilambangkan sebagai ibu dan bayi tersebut.

3. Fasilitasnya cukup mumpuni

Fasilitas di sana mumpuni (Foto: Instagram/em_1806)
Fasilitas di sana mumpuni (Foto: Instagram/em_1806)

Sejak tahun 1996, crug ini dikelola oleh Perkebunan Nusantara dan dimiliki oleh PT Perkebunan Papandayan. Pengelolaannya cukup baik dengan beberapa fasilitas yang terbilang lengkap. Tempat di sana memiliki daya tampung sekitar 10 bus, 20 mobil dan 50 motor.

Terdapat pula ruang bermain anak, ruang ganti, mushola, gazebo dan pemandian. Jika perut lapar kamu bisa datang ke rumah makan yang ada di sekitar curug. Hal yang menarik, dari survei lembaga wisata nasional, Curug Orok adalah salah satu destinasi wisata yang paling aman dan ramah di Garut.

4. Akses menuju lokasi

Akses cukup mudah (Foto: Instagram/miss_ria.n)
Akses cukup mudah (Foto: Instagram/miss_ria.n)

Curug Orok terbing cukup dekat dengan pusat kota Garut. Kita bisa mencapainya hanya dengan 31 kilometer atau sekitar 1,5 jam. Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi atau umum. Namun agar lebih nyaman lebih baik menggunakan kendaraan pribadi.

Kamu bisa melakukan perjalanan dari rute menuju Kecamatan Cikajang. Setelah melihat papan petunjuk “Wana Wisata dan Bumi Perkemahan Angling Darma” kamu harus berjalan lagi selama 500 meter menuju parkiran. Kamu harus hati-hati karena di sini jalannya cukup berbatu. Setelah sampai, tinggal berjalan kaki sekitar 200 meter.



Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH