Curhat Petugas Ambulans Ketika Bingung Bawa Pasien Corona Ilustrasi Ambulans. Foto:agddinkes.jakarta.go.id

Merahputih.com - Kepala Unit Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinkes DKI Jakarta, Iwan Setiawan mengaku kebingungan bila akan membawa pasien yang terpapar COVID-19 ke rumah sakit rujukan. Pasalnya, sudah banyak rumah sakit rujukan dipenuhi oleh pasien virus COVID-19.

"Ia (penuh rumah sakit rujukan). Yang jadi masalah kan justru rumah sakit rujukannya bisa nampung atau nggak, kalau transportasinya masih bisa kita tangani," kata Iwan saat dikonfirmasi, Selasa (24/3).

Baca Juga

Kisah Warga Ikut Tes Massal COVID-19 RSUD Pasar Minggu, Ini SOP dan Biayanya!

Meski begitu, ia tak kerepotan dengan unit ambulans yang dimiliki Pemprov DKI saat ini. Karena ada penambahan unit yang dilakukan secara bertahap. Walaupun awalnya di Jakarta hanya punya satu ambulans.

Sekarang, sudah ada lima ambulans yang dikhususkan membawa pasien corona. Pada pekan lalu, mobil ambulans ditambah sebanyak dua unit dan kemarin dua unit ambulans lagi.

"Ada penambahan baru, sudah dua, tiga (jumlahnya), nah kemarin bertambah lagi dua," ujar Iwan.

Petugas berjaga di Taman Potret yang ditutup sementara di Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Kamis (19/3/2020). Pemerintah Kota Tangerang menutup semua tempat wisata hingga 30 Maret 2020 guna mengantisipasi penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/aww. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Rencananya lima ambulans ini akan disiagakan di tiap kota administrasi Jakarta. Namun operasionalnya akan sesuai situasi. Jika ada satu wilayah yang butuh lebih dari satu ambulans, maka ambulans lain akan turun.

"Sekarang kan tergantung kasusnya di mana. Jadi enggak dipusatkan di pusat saja. Karena kan kasus setiap wilayah beda-beda," jelasnya.

Baca Juga:

Elon Musk Sebut Kecelakaan Mobil Lebih Berbahaya Dibanding Virus Corona

Iwan juga mengatakan, bahwa nantinya kelima ambulans ini dalam operasionalnya akan digunakan untuk mengantar pasien corona ke RS darurat di wisma atlet Kemayoran jika diarahkan.

"Kita sih yang termasuk ke sana (wisma atlet) nanti kalau memang perlu diantar ke sana, tergantung kordinasi Dinas Kesehatannya kan kalau kita kan tergantung permintaan, minta kemana ya kita antar," tutup Iwan. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran-Teguh Dapat Rekomendasi, Ketua DPC PDIP Benarkan Keduanya Diundang ke DPD
Indonesia
Gibran-Teguh Dapat Rekomendasi, Ketua DPC PDIP Benarkan Keduanya Diundang ke DPD

"Besok (Jumat) itu yang diundang untuk hadir di DPD PDIP Jawa Tengah Gibran dan Teguh. Keduanya diminta datang saat pengumuman rekomendasi," ujar Rudy

Survei Alvara: Masyarakat Cemas Tertular COVID-19 Setelah New Normal
Indonesia
Survei Alvara: Masyarakat Cemas Tertular COVID-19 Setelah New Normal

Dilema itu terutama dirasakan pada masyarakat menengah ke bawah

KPK Geledah Rumah Dinas Wali Kota Batu
Indonesia
KPK Geledah Rumah Dinas Wali Kota Batu

Kasus gratifikasi ini merupakan pengembangan dari kasus suap yang menjerat mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko

Keamanan di Jakarta Bakal Diperketat saat Ramadan, Ini Alasannya
Indonesia
Keamanan di Jakarta Bakal Diperketat saat Ramadan, Ini Alasannya

Ia melanjutkan, bahwa khusus untuk Operasi Ketupat, pihaknya meningkatkannya di titik-titik chek point yang ada di Jakarta Pusat.

Istana Bantah Ada Paket Gatot Eddy-Listyo Sigit
Indonesia
Istana Bantah Ada Paket Gatot Eddy-Listyo Sigit

Hingga kini belum ada pembicaraan di lingkungan Istana untuk mengusung Komjen Gatot sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis.

 Abu Janda Bakal Diperiksa Polisi Atas Kasus Dugaan Ujaran Kebencian
Indonesia
Abu Janda Bakal Diperiksa Polisi Atas Kasus Dugaan Ujaran Kebencian

"Permadi Arya alias Abu Janda akan memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan sebagai saksi terkait kasus ujaran kebencian di media sosial," kata Ahmad

Aturan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional
Indonesia
Aturan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional

"Ingat cuci tangan sesering mungkin," ucapnya

Penyerangan Polsek Ciracas Dinilai Bukan Aksi Kriminal Biasa
Indonesia
Penyerangan Polsek Ciracas Dinilai Bukan Aksi Kriminal Biasa

Penyerangan dan pengrusakan Polsek Ciracas pada hari Jumat (28/8) malam bukan kejahatan atau kriminalitas biasa.

Anies Siapkan Protokol Kesehatan untuk PSBB Gelombang Keempat
Indonesia
Anies Siapkan Protokol Kesehatan untuk PSBB Gelombang Keempat

Jika masyarakat mematuhi aturan PSBB, dipastikan aturan tersebut berakhir.

FOTO: Polisi Semprotkan Disinfektan Pakai Water Canon
Foto
FOTO: Polisi Semprotkan Disinfektan Pakai Water Canon

Petugas Kepolisian Polres Kota Tangerang menggunakan kendaraan taktis water canon untuk menyemprotkan cairan disinfektan di sejumlah titik jalan utama di Kabupaten Tangerang, Banten