Curahan Hati Karyawan Dipaksa Masuk Kantor saat PPKM Darurat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 05 Juli 2021
Curahan Hati Karyawan Dipaksa Masuk Kantor saat PPKM Darurat

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay/Free-Photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat resmi diterapkan mulai 3 hingga 20 Juli 2021. Kebijakan tersebut mengatur ketentuan work from home (WFH) 100 persen bagi pegawai yang bekerja di sektor non-esensial maupun non-kritikal.

Namun ternyata, masih terdapat sejumlah perusahaan di luar kategori esensial dan kritikal yang membandel dengan tetap mewajibkan pegawainya bekerja seperti biasa. Seperti yang dialami A, pegawai perusahaan ekspor dan impor pakan serta aksesoris kucing dari Tiongkok.

Ia mengaku dipaksa tetap bekerja seperti biasa oleh perusahaannya dengan dibekali surat dinas.

Baca Juga:

Pegawai Non-Esensial Dipaksa Ngantor saat PPKM Darurat, Anies: Laporkan, Nanti Tim Bertindak!

"Ya gue sih sebenarnya dipaksa masuk sama kantor, karena memang gue bergerak di bidang ekspor impor (pakan dan aksesoris kucing)," kata A yang tak mau disebutkan namanya, kepada Merahputih.com, Senin (5/7).

Surat dinas dari kantor tak lantas memudahkan kerja A. Ia tetap tak diperkenankan melintas kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, lokasi penyekatan mobilitas warga selama PPKM Darurat, dari kediamannya di wilayah Depok menuju kantor di kawasan Jakarta.

Bahkan menurut penuturannya, tenaga kesehatan pun tak luput dari warga yang dikecualikan untuk melintas wilayah tersebut.

Usai melapor ke kantor, dirinya kemudian ditugaskan untuk melakukan kunjungan ke pet shop di wilayah Depok hingga jam kerjanya selesai.

"Walaupun ada penyekatan di Lenteng Agung, tapi dibekalin surat dinas. Tapi pas tadi di Lenteng, gak pandang bulu. Sampai tenaga kesehatan saja gak boleh lewat Lenteng," tuturnya.

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay/Tumisu)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay/Tumisu)

Sistem kerja normal di masa meningkatnya angka penularan COVID-19 varian Delta di tanah air membuat A khawatir dengan kondisi kesehatan orang-orang terdekatnya.

Ia meyakini, imunitas tubuhnya mampu menghadapi ganasnya virus tersebut. Akan tetapi, dia khawatir menjadi pembawa kemudian menyebarkan virus ke keluarga.

"Apalagi tugas gue masuk ke beberapa pet shop ketemu orang juga, yang gue takutin itu sih jadi carrier (pembawa virus) ke keluarga gue. Anak gue, istri gue, mertua gue, kasihan mereka kalau sampai gue kena," ucapnya.

Baca Juga:

Polisi Ungkap Penyebab Kemacetan saat PPKM Darurat

A mengetahui dirinya dapat melaporkan perusahaan di wilayah Jakarta yang memaksa karyawannya untuk tetap masuk seperti biasa melalui aplikasi JAKI. Namun, ia khawatir kariernya dipertaruhkan lantaran melaporkan perusahaannya ke pemerintah.

"Karyawan tuh takut lapor ke pemerintah karena takut dipecat kalau ketahuan," tandasnya.

Ia pun berharap ada solusi tegas dari pemerintah terhadap perusahaan-perusahaan yang abstain dari peraturan PPKM Darurat. (Pon)

Baca Juga:

PPKM Darurat di Hari Pertama Kerja, Kapasitas di KRL Seperti Biasa Saja

#COVID-19 #PPKM Darurat #Pekerja Kantoran
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Berita Foto
Pemerintah Wacanakan WFH Sehari dalam Sepekan bagi Karyawan Swasta
Sejumlah pekerja berjalan saat jam pulang kerja di Pedestrian Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 31 Maret 2026
Pemerintah Wacanakan WFH Sehari dalam Sepekan bagi Karyawan Swasta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Berita Foto
Wacana Pekerja Swasta di Jakarta Akan Wajib Gunakan Transportasi Publik
Sejumlah pekerja berjalan saat jam pulang kerja di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Halte Bus Transjakarta Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (23/6/2025).
Didik Setiawan - Senin, 23 Juni 2025
Wacana Pekerja Swasta di Jakarta Akan Wajib Gunakan Transportasi Publik
Berita Foto
Kemnaker Pastikan Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600 Ribu Dibayarkan bagi Pekerja
Sejumlah pekerja berjalan melintasi Jembatan Penyebarangan Orang (JPO) Phinisi, Kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Kamis (19/6/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 19 Juni 2025
Kemnaker Pastikan Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600 Ribu Dibayarkan bagi Pekerja
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Bagikan