Curah Hujan Ekstrem hingga Maret, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Banjir Ilustrasi hujan. Foto: Pixabay

MerahPutih.com - Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Miming Saepudin mengatakan curah hujan tinggi masih akan terjadi hingga awal Maret 2020 di berbagai daerah di Indonesia.

Miming menerangkan, daerah yang terkena guyuran hujan ekstrem ialah Sumatera bagian selatan, wilayah Jawa, Sulawesi bagian tengah, hingga wilayah Papua.

Baca Juga

BNPB: Hingga Februari 2020 Terjadi 652 Bencana di Indonesia

"Awal Maret diprediksi intensitas hujan ada di menengah hingga tinggi," kata Miming di Jakarta, Sabtu (29/2).

Miming pun meminta kepada masyarakat untuk selalau waspada akan potensi kejadian bencana banjir di wilayah tersebut.

"Masyarakat diimbau untuk mewaspadai akan terjadinya banjir,” ucap Miming.

Rin
Ilustrasi hujan. Foto: Pixabay

Tambah Deputi Sistem dan Strategi BNPB Bernadus Wisnu Widjaja. Ia mengatakan, untuk mengantisipasi datangnya banjir perlu adanya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Wisnu mengimbau pada masyarakat untuk merutinkan kembalai kegiatan kerja bakti, khususnya membersihkan drainase.

Sebab, lanjut dia, kajian di lapangan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada kejadian banjir beberapa waktu lalu. Banjir pada 23 Februari lalu terjadi di 83 titik, dari sejumlah titik tersebut 71 titik disebabkan karena drainase, sedangkan sisanya sistem sungai.

Baca Juga

Dugaan Potensi Gempa Megathrust di Sukabumi, Begini Penjelasan BMKG

Kemudian sambungnya pada 24 Februari banjir terjadi di 76 titik, dengan rincian karena drainase 30 titik, sisanya sistem sungai.

"Menggiatkan kembali program kerja bakti di lingkungan masing-masing dengan membersihkan drainase, selokan, saluran air dan sungai di sekitar kita, menghindari buang sampah ke sungai yang dapat menyumbat aliran air," tutup Wisnu. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH