Cuaca Ternyata Bisa Memengaruhi Suasana Hati, Ini Penjelasan Ilmiahnya Penelitian mengungkapkan jika cuaca erat kaitannya dengan suasana hati (Foto: pixabay/stocksnap)

DI saat musim penghujan kerap kali diidentikan dengan kegalauan atau kesenduan. Karena cuaca yang dingin dan langit kelabu, tak jarang membuat seseorang memilih ingin menyendiri, ataupun bersedih.

Rupanya cuaca memiliki pengaruh loh untuk suasana hati kamu. Hal itu telah dibuktikan dengan sebuah penelitian.


1. Penelitian Mengungkapkan Ada Pengaruh Antara Cuaca dan Suasana Hati

Terdapat sebuah hubungan antara cuaca dan suasana hati (Foto: pixabay/kranich17)

Menurut sebuah studi seperti yang dilansir dari laman Go-DOk. Nyaris 9% populasi membenci hujan. Hal itu dikarenakan mereka merasa lebih marah dan tak bahagia saat musim hujan.

Seorang psikolog klinis di San Fransisco, Tecsia Evans, mengungkapkan bahwa saat cuaca mulai menggelap dan murah, beberapa orang sangat rentan merasa sedih ataupun kesepian.

Selain itu, rasa percaya diri pun bisa menurut, serta suasana hati dapat berubah menjadi lebih sendu saat hujan turun.

Adapun pada tahun 1974 silam, sebuah studi yang melibatkan 16.000 pelajar di kota Basel, Swiss, mengungkapkan jika 18% responden laki-laki dan 29% responden perempuan. Memiliki respon negatif terhadap kondisi cuaca tertentu.

Mereka mengalami beberapa gejala seperti pening, suasana hati yang tak menyenangkan, kekesalan serta merasakan pusing.

Penelitian lainya dalam British Journal of Psychology. Kelembapan, suhu dan juga waktu adanya matahari, memberikan pengaruh yang paling besar bagi suasana hati. Seperti contoh tingkat kelembapan yang tinggi, dapat menurunkan konsentrasi serta menjadi lebih mudah mengantuk.

2. Cuaca Ekstrim Erat Kaitannya dengan Keagresifan Manusia

Cuaca ekstrem bisa membuat orang lebih agresif (Foto: pixabay/pourquoipas)

Sejumlah peneliti menemukan, jika ketika suhu meningkat. Maka konflik yang terjadi pun semakin banyak, kenaikannya bisa mencapai 14%.

Termasuk salah satunya kekerasan yang meningkat sebanyak 4%. Tapi, hal tersebut tak hanya berlaku pada suhu panas saja, begitu juga saat turun hujan lebat. Karena pada hujan lebat, orang-orang akan menjadi semakin agresif.

Khususnya pada belahan dunia yang memiliki empat musim, musim semi serta musim panas ialah musim yang dapat membuat orang depresi seperti kehilangan harapan.

Terkait hal itu peneliti menemukan, jika para pekerja lapangan lebih berisiko untuk melakukan bunuh diri pada musim semi, ketimbang dengan musim dingin.


3. Ada Beberapa Jenis Personalitas Cuaca

Ada beberapa jenis personalitas untuk reaksi terhadap cuaca (Foto: pixabay/satyaiwari)

Perihal pengaruh cuaca dengan susana hati. Para peneliti pun menjelaskan, ada beberapa jenis reaktivitas cuaca dengan menghubungkan suasana hati orang-orang selama 30 hari.

Dalam penelitian itu berdasar data objektif cuaca. Hasilnya ialah, terdapat empat jenis personalitas yang berbeda untuk reaksi terhadap cuaca.

Personalitas yang pertama ialah pecinta musim panas. Mereka yang menyukai musim panas cendrung memiliki sifat lebih bahagia, tak takut dan tak begitu marah pada orang lain di hari cerah maupun panas. Tapi pada saat hujan, biasanya mereka akan kurang begitu bahagia serta lebih cemas dan mudah marah.

Untuk yang kedua yaitu pembenci musim panas. Orang dengan jenis personalitas tersebut, justru kurang bahagia, dipenuhi ketakutan dan mudah emosi saat cuaca panas esktrem. Malah ketika hujan turun, mereka lebih bahagia, tak takut dan cendrung tak mudah emosi.

Ketiga ialah Netral, orang-orang dengan personalitas ini tak merasakan pengaruh cuaca terhadap dirinya. Atau bisa jadi hanya merasakan sedikit pengaruh saja.

Lalu yang terkhir ialah Pembenci hujan. Suasana hati si pembenci hujan biasanya akan sangat buruk disaat hujan turun. Mereka akan kurang bahagia dan mudah marah. Disi lain, pada cuaca cerah dengan suhu panas, mereka justru akan lebih bahagia dan tak mudah emosi. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Deretan Ucapan Ini Menandakan Jika Pasanganmu Bahagia Bersamamu

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala