Cuaca Tak Pengaruhi Penularan COVID-19 Cuaca Ekstrem. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono menegaskan, cuaca tidak akan mempengaruhi penularan kasus virus corona.

Pernyataan itu dilontarkan Pandu, karena banyak masyarakat yang khawatir dengan penularan COVID-19 atas pergantian cuaca dari musim panas ke musim penghujan.

Pandu mengatakan, penyebaran virus bisa terjadi adanya pergerakan manusia. Hal ini lah yang dapat menularkan virus dengan cepat.

Baca Juga:

Senator dari Jakarta Sylviana Murni Positif COVID-19

"(Cuaca) Nggak ada pengaruhnya. Kalau manusia sering ngumpul nah itu baru ada pengaruhnya," kata Pandu Minggu (27/9).

Dengan begitu, Pandu meminta kepada pemerintah untuk bisa mengantisipasi terjadinya kerumunan atau perkumpulan masyarakat di tengah pandemi.

Banjir
Banjir di Jakarta. (Foto: Antara).

Memasuki musim hujan ini, ibu kota kerap mengalami banjir dan warga terpaksa harus mengungsi. Berkaca pada hal tersebut pemerintah harus memperhatikan tempat penampungan korban banjir, supaya tidak terjadi penumpukan warga.

"Kalau musim hujan ini banjir, kalau tiba-tiba harus ada ngungsi di suatu tempat, nah itu harus diperhatikan. Tempat pengungsian nya supaya tidak jadi sumber Penularan," katanya Pandu.

Indonesia terutama wilayah Jawa bakal memasuki musim penghujan. Bahkah, dalam pekan ini curah hujan tinggi mulai turun di wilayah Jakarta, Bogor dan membuat beberapa wilayah di Jakarta mengalami banjir. (Asp).

Baca Juga:

Pemerintah Keluarkan Aturan SNI Buat Masker Kain

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Bakal Landa Berbagai Wilayah
Indonesia
Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Bakal Landa Berbagai Wilayah

Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah DKI Jakarta, Sulawesi Utara, dan Papua Barat.

Jokowi Ingin Perlindungan Disabilitas Berlandaskan HAM
Indonesia
Luhut, Terawan hingga Sri Mulyani Terancam Didepak Jokowi
Indonesia
Luhut, Terawan hingga Sri Mulyani Terancam Didepak Jokowi

Jerry menduga, mayoritas menteri yang bakal segera dirombak yakni menteri yang menangani langsung COVID-19 baik dari bidang ekonomi maupun kesehatan.

Diamankan Polisi Gegara Konsumsi Benzodiazepine, Millen Cyrus: Untuk Cegah Depresi Aku
Indonesia
Diamankan Polisi Gegara Konsumsi Benzodiazepine, Millen Cyrus: Untuk Cegah Depresi Aku

Millen mengkonsumsi obat tersebut sesuai dengan resep dokter

KPK Sebut COVID-19 Masuk ke Rutan dari Tahanan yang Berobat
Indonesia
KPK Sebut COVID-19 Masuk ke Rutan dari Tahanan yang Berobat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku kewalahan menghadapi COVID-19 yang masuk ke dalam rumah tahanan (rutan).

Jawa Barat Butuh 72 Juta Vaksin COVID-19
Indonesia
Jawa Barat Butuh 72 Juta Vaksin COVID-19

Pemerintah membeli vaksin untuk 9,1 juta warga Indonesia pada November hingga Desember 2020.

Wagub Bocorkan Jumlah Liang Lahad Pasien COVID-19 di Jakarta
Indonesia
Wagub Bocorkan Jumlah Liang Lahad Pasien COVID-19 di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya menjelaskan secara gamblang kesimpangsiuran jumlah liang lahad pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi COVID-19 di ibu kota.

PSBB Melonggar, Indikator Pertumbuhan Ekonomi Membaik
Indonesia
PSBB Melonggar, Indikator Pertumbuhan Ekonomi Membaik

Kebijakan pelonggaran PSBB tetap memperhatikan protokol kesehatan yang aman untuk mendukung kinerja yang produktif.

Munarman dkk Deklarasi Front Persatuan Islam
Indonesia
Munarman dkk Deklarasi Front Persatuan Islam

Sejumlah tokoh mendeklarasikan Front Persatuan Islam setelah Front Pembela Islam (FPI) dilarang oleh pemerintah pada Rabu (30/12).

Pengemudi Bus Positif Covid-19, Bupati Majalengka Minta Desa Sadomas Lockdown 14 Hari
Indonesia
Pengemudi Bus Positif Covid-19, Bupati Majalengka Minta Desa Sadomas Lockdown 14 Hari

Pemeriksaan rapid test pada warga berlangsung di Desa Sadomas, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Selasa (2/6).