Cuaca Panas Makin Ekstrem Sampai 50 Derajat Celsius, Produktivitas Pekerja Turun

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 24 Agustus 2025
Cuaca Panas Makin Ekstrem Sampai 50 Derajat Celsius, Produktivitas Pekerja Turun

Ilustrasu pekerja.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengeluarkan laporan Bersama berjudul Perubahan Iklim dan Tekanan Panas di Tempat Kerja.

Laporam ini tersebut didasarkan pada bukti yang dikumpulkan selama lima dekade dan menyoroti dampak serius kenaikan suhu terhadap kesehatan dan produktivitas.

Organisasi dunia ini memperingatkan, cuaca panas ekstrem beresiko serius terhadap miliaran pekerja, karena perubahan iklim menyebabkan gelombang panas lebih sering dan intens.

Menurut WMO, 2024 menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat, dengan suhu siang hari di atas 40°C dan bahkan 50°C yang semakin umum terjadi.

Baca juga:

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Cerita 4 Berjibaku Hari Kendalikan Cuaca Ekstrem demi Upacara Bendera

"Tekanan panas telah membahayakan kesehatan dan mata pencaharian miliaran pekerja, terutama di komunitas yang paling rentan," ujar Asisten Direktur Jenderal WHO untuk Promosi Kesehatan, Pencegahan Penyakit, dan Perawatan, Dr. Jeremy Farrar.

Dalam laporannya, produktivitas pekerja turun menjadi 2–3 persen untuk setiap kenaikan suhu satu derajat Celcius di atas 20°C.

Risiko kesehatan yang terkait dengan suhu panas ekstrem meliputi sengatan panas, dehidrasi, disfungsi ginjal, dan gangguan neurologis, laporan itu mencatat sekitar setengah dari populasi dunia sudah menderita dampak buruk akibat suhu tinggi.

"Paparan panas ekstrem di tempat kerja telah menjadi tantangan sosial global, yang tidak lagi terbatas pada negara-negara yang terletak dekat khatulistiwa – seperti gelombang panas baru-baru ini di Eropa," kata Wakil Sekretaris Jenderal WMO Ko Barrett.

Ia menegaskan, perlindungan pekerja dari panas ekstrem bukan hanya keharusan kesehatan, tetapi juga kebutuhan ekonomi.

Kedua organisasi tersebut mendesak pemerintah dan perusahaan untuk mengadopsi rencana aksi penanganan panas di tempat kerja, meningkatkan kesadaran akan gejala stres panas, dan merancang perlindungan yang terjangkau dan berkelanjutan bagi para pekerja.

"Laporan ini merupakan tonggak penting dalam respons kolektif kita terhadap ancaman panas ekstrem yang semakin meningkat di dunia kerja," ujar Kepala Keselamatan dan Kesehatan Kerja Organisasi Perburuhan Internasional Joaquim Pintado Nunes.

Dalam pernyataannya, WHO dan WMO menegaskan, panduan baru yang dikeluarkan menawarkan solusi praktis berbasis bukti untuk melindungi jiwa, mengurangi ketimpangan, dan membangun tenaga kerja yang lebih tangguh di dunia yang semakin memanas.

#Cuaca Ekstrem #Cuaca Panas #Buruh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat 3 November 2026, ini Wilayah yang Perlu Waspada
BMKG memperingatkan hujan lebat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, Selasa (3/11). Berikut daftarnya.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat 3 November 2026, ini Wilayah yang Perlu Waspada
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
BNPB mengimbau masyarakat waspada banjir, angin kencang, dan longsor. Simak daftar wilayah berstatus siaga dan waspada cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
Indonesia
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Hujan lebat mengancam tujuh provinsi di Indonesia. BNPB memperingatkan hujan lebat terjadi hingga 31 Oktober 2026.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Bibit siklon tropis 91B kini muncul di Laut Andaman, yakni dekat perairan utara Aceh. Fenomena ini berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Indonesia
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Bibit siklon tropis 91B mulai terbentuk di Laut Andaman, dekat perairan utara Aceh, Kamis (29/10) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG 27-29 Oktober 2026: Kota-Kota yang Mengalami Hujan Sedang Hingga Lebat
Cek update prakiraan cuaca BMKG 27-29 Oktober 2026! Siap-siap hadapi cuaca ekstrem, mulai dari hujan lebat berstatus siaga di Jawa & Sumatera, hingga ancaman panas terik.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG 27-29 Oktober 2026: Kota-Kota yang Mengalami Hujan Sedang Hingga Lebat
Indonesia
BMKG Catat 4.098 Titik Panas di Kalimantan, Suhunya Tembus 38 Derajat Celsius
BMKG mencatat adanya ribuan titik panas di Kalimantan. Suhunya mencapai 38 derajat celsius.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
BMKG Catat 4.098 Titik Panas di Kalimantan, Suhunya Tembus 38 Derajat Celsius
Berita Foto
Jakarta Makin Gerah, Ini Penjelasan BMKG soal Kondisi Cuaca
Sejumlah pejalan kaki memakai payung saat beraktivitas di Kawasan Dukuh Atas, Bundaran HI, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Jakarta Makin Gerah, Ini Penjelasan BMKG soal Kondisi Cuaca
Indonesia
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
BMKG ungkap penyebab cuaca panas ekstrem dan gerah di Jakarta dan Pulau Jawa yang tembus 37 derajat Celsius. Simak 4 faktor utama & tipsnya di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Bagikan