Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di 24 Wilayah Tanah Air Cuaca. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat. Fenomena alam ini diperkirakan terjadi di 24 wilayah di Tanah Air pada Minggu (19/9).

Perlu diwaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau badai petir, guntur dan peningkatan angin kencang.

"Waspada juga adanya tingginya suhu udara yang berpotensi kebakaran hutan dan lahan," demikian pernyataan Kedeputian Bidang Meteorologi BMKG yang dikutip wartawan.

Baca Juga:

Pesawat Rimbun Air Jatuh Diduga akibat Cuaca Buruk

Peringatan dini BMKG untuk hari ini, yakni ada di kawasan Aceh, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Cuaca serupa juga berpotensi di Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

Suhu udara pada hari ini di Tanah Air berkisar mulai dari 19 derajat hingga 35 derajat celsius dengan kelembaban udara 50 - 100 persen.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dominan bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan selatan Banten, perairan Kepulauan Selayar, dan Laut Arafuru.

Waspada tinggi gelombang 4 hingga 6 meter (sangat tinggi) yang berpeluang terjadi di perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu hingga barat Lampung, Samudra Hindia bagian barat serta Kepulauan Nias hingga Lampung.

Waspada juga di Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten hingga NTB, dan Samudra Hindia selatan Banten hingga NTB.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," demikian peringatan BMKG untuk wilayah pesisir di Indonesia.

Sementara itu, BMKG juga memprediksi pada akhir pekan, Minggu (19/9) ini, kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta cerah berawan hingga hujan sedang. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, pada pagi hari ini, semua wilayah di Jakarta cerah berawan. Sementara pada siang hari, wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu berawan.

Untuk Jakarta Pusat akan hujan ringan, sementara Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Timur diprakirakan diguyur hujan dengan intensitas sedang.

Memasuki malam hari hujan ringan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, akan hujan sedang. Pada dini hari semua Jakarta diguyur hujan ringan.

Pada hari ini, BMKG mencatat suhu udara wilayah DKI Jakarta berkisar antara 25 derajat hingga 34 derajat celsius. Adapun kelembapan udara berkisar antara 65 sampai 95 persen.

Cuaca. (Foto: Antara)
Caption

"Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan malam hari," demikian peringatan cuaca dari BMKG untuk wilayah Jakarta.

Sementara penyangga Ibu Kota yakni di Bekasi, Depok dan Kota Bogor di Jawa Barat pada pagi hari cerah berawan. Pada siang Bekasi dan Kota Bogor hujan petir dan Depok hujan sedang.

Memasuki malam hari, Bekasi dan Depok hujan petir dan Kota Bogor hujan sedang. Di Kota Tangerang, Banten mengawali pagi hari dengan cuaca cerah berawan hingga berawan.

Pada siang hari cuaca menjadi hujan ringan. Pada malam hari cuaca ini berlanjut hingga malam dan dini hari. (Knu)

Baca Juga:

Waspadai Cuaca Ekstrem di 23 Wilayah Ini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vandalisme dan Pencurian Fasilitas Taman Kerap Terjadi di Kota Bandung
Indonesia
Vandalisme dan Pencurian Fasilitas Taman Kerap Terjadi di Kota Bandung

Pemeliharaan dilakukan di 250 lokasi taman, termasuk taman-taman tematik. Keseluruhan di Kota Bandung terdata 733 taman, yang sebagian besarnya didominasi oleh taman di lingkungan perumahan dan pemukiman.

Ini Penjelasan Gibran Soal Beras Bergambar Foto Dirinya
Indonesia
Ini Penjelasan Gibran Soal Beras Bergambar Foto Dirinya

Beras kemasan 5 kg dengan stiker bergambar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan publik.

12 Pegawai dan Anggota DPRD Positif COVID-19
Indonesia
12 Pegawai dan Anggota DPRD Positif COVID-19

DPRD DKI mulai tanggal 4 sampai tanggal 18, saya akan Lockdown kantor DPRD, ucap Prasetyo di depan Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Senin (4/12).

[Hoaks atau Fakta]: Seorang Kakek Dibui Karena Tolak Disuntik Vaksin
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Seorang Kakek Dibui Karena Tolak Disuntik Vaksin

Video yang sama diunggah ke YouTube oleh akun Storyful Rights Management pada 6 Januari 2021 dengan judul “Police Arrest Elderly Man as Julian Assange is Denied Bail in London”.ideo yang sama diunggah ke YouTube oleh akun Storyful Rights Management pada 6 Januari 2021 dengan judul “Police Arrest Elderly Man as Julian Assange is Denied Bail in London”.

Ketua DPRD DKI Minta PSBB Ketat Dilanjutkan jika Kasus COVID-19 Tinggi
Indonesia
Ketua DPRD DKI Minta PSBB Ketat Dilanjutkan jika Kasus COVID-19 Tinggi

Pemprov harus menambah kembali waktu pemberlakuan PSBB ketat jika kasus COVID-19 tak mengalami tren menurun dan bahkan terus melonjak.

 Pecat Anggota DPRD Viani Limardi, PSI Bingung Bisa Bocor ke Publik
Indonesia
Pecat Anggota DPRD Viani Limardi, PSI Bingung Bisa Bocor ke Publik

"Kami tidak tahu bagaimana surat pemberhentian itu menyebar, karena seluruh proses ini sepenuhnya bersifat internal," kata Isyana.

Kemenkeu Cari Anggaran Buat Program Pengendalian COVID-19 Secara Mikro
Indonesia
Kemenkeu Cari Anggaran Buat Program Pengendalian COVID-19 Secara Mikro

Posko tangguh penanganan COVID-19, kata Wiku, akan berfungsi untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih disiplin.

Formappi Sebut Seleksi Kepala Kejati di Kejagung Hanya Formalitas
Indonesia
Formappi Sebut Seleksi Kepala Kejati di Kejagung Hanya Formalitas

Lucius pun mendesak pengawasan Komisi III DPR RI untuk memeriksa dugaan terjadinya penyimpangan agar jangan ada jual beli posisi atau jabatan.

Alasan Paspampres Lumpuhkan Langsung Pengendara Moge Dekat Istana
Indonesia
Alasan Paspampres Lumpuhkan Langsung Pengendara Moge Dekat Istana

Pasukan Paspampres menghentikan dan "melumpuhkan" rombongan motor gede (moge) di dekat Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (21/2).

Juliari Batubara Disebut Kerap Gunakan Pesawat Pribadi Saat Kunjungan Kerja
Indonesia
Juliari Batubara Disebut Kerap Gunakan Pesawat Pribadi Saat Kunjungan Kerja

"Untuk penggunaan pesawat pribadi yang saya ikuti ada empat kali, ke Medan, Luwuk, Semarang, dan Malang," kata Eko