Cuaca Eksrem Bikin 12 Jenazah Terdampak Robohnya Pembatas TPU Jeruk Purut

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Oktober 2025
Cuaca Eksrem Bikin 12 Jenazah Terdampak Robohnya Pembatas TPU Jeruk Purut

Petugas gabungan membantu membersihkan puing-puing tembok yang roboh di tempat pemakaman umum (TPU) Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tembok pembatas di TPU Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, roboh akibat hujan deras yang melanda kawasan tersebut pada Kamis (30/10) sore pukul 16.00 WIB.

Peristiwa itu merupakan yang kedua kalinya. Namun, dipastikan tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Sebanyak 12 jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dievakuasi imbas tembok yang roboh pada Kamis (30/10) sore pukul 16.00 WIB.

"Total semua ada 12 makam yang sedang kami pindahkan," kata Koordinator Lapangan TPU Jeruk Purut Royani kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/10).

Baca juga:

Utara Kota Semarang Sudah Sepekan Digenangi Banjir, BNBP Fokus Sedot Air di Sumber Masalah

Dia mengatakan, saat ini sejumlah petugas dikerahkan untuk mengangkat puing-puing tembok dan kerangka jenazah.

Nantinya, jenazah tersebut akan dipindahkan ke lahan yang belum terpakai di TPU tersebut.

Kegiatan pemindahan maupun evakuasi jenazah itu pun diharapkan dapat selesai secepatnya.

"Sebagian sudah dipindah ke area TPU Jeruk Purut juga, yang belum terpakai. Sudah izin ke ahli waris juga," ucap Royani.

Tembok yang memiliki panjang 40 meter dan tinggi 2,5 meter itu diduga roboh karena tekanan air sehingga membuat tanah tidak kuat menahan beban.

Nantinya, jika kondisi sudah memungkinkan, pengelola TPU akan kembali membangun turap di area tersebut.

"Sebetulnya, karena memang tekanan air aja, ini kan daerah undak-undak gitu. Besoknya kita akan turap lagi," tutur Royani.

#Banjir #Bencana Alam #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
BNPB mengimbau masyarakat waspada banjir, angin kencang, dan longsor. Simak daftar wilayah berstatus siaga dan waspada cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
Indonesia
Penyempitan Kali Angke Diklaim Jadi Penyebab Banjir Tangerang
Persoalan penyempitan tersebut cukup serius dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi semakin memperkecil daya tampung sungai, terutama ketika debit air meningkat pada musim hujan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Penyempitan Kali Angke Diklaim Jadi Penyebab Banjir Tangerang
Indonesia
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Hujan lebat mengancam tujuh provinsi di Indonesia. BNPB memperingatkan hujan lebat terjadi hingga 31 Oktober 2026.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Bibit siklon tropis 91B kini muncul di Laut Andaman, yakni dekat perairan utara Aceh. Fenomena ini berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Indonesia
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Bibit siklon tropis 91B mulai terbentuk di Laut Andaman, dekat perairan utara Aceh, Kamis (29/10) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Indonesia
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Sebagian besar wilayah Jawa Barat mulai memasuki musim hujan pada November 2026 dengan puncak musim hujan diprakirakan Februari 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Indonesia
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Kawasan Mampang dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah rawan banjir karena kondisi geografisnya yang berupa cekungan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG 27-29 Oktober 2026: Kota-Kota yang Mengalami Hujan Sedang Hingga Lebat
Cek update prakiraan cuaca BMKG 27-29 Oktober 2026! Siap-siap hadapi cuaca ekstrem, mulai dari hujan lebat berstatus siaga di Jawa & Sumatera, hingga ancaman panas terik.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG 27-29 Oktober 2026: Kota-Kota yang Mengalami Hujan Sedang Hingga Lebat
Indonesia
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
pemerintah telah meningkatkan respons darurat gempa nasional dari Level IV menjadi Level III pada Jumat (23/10).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
Indonesia
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
BMKG ungkap penyebab cuaca panas ekstrem dan gerah di Jakarta dan Pulau Jawa yang tembus 37 derajat Celsius. Simak 4 faktor utama & tipsnya di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
Bagikan