Cuaca Buruk Pencarian Hari Kesepuluh, Tim Hanya Temukan 2 Kantong Tubuh Manusia Prajurit Kopaska TNI AL mengangkat serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dari dasar laut, Sabtu (16/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

MerahPutih.com - Tim SAR gabungan pada evakuasi hari kesepuluh hanya mendapatkan sejumlah kecil objek pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Hari ke-10, tim menemukan 2 kantong potongan tubuh manusia, 2 kantong serpihan kecil badan pesawat, dan 1 kantong sepihan besar bagian pesawat Sriwijaya Air.

"Cuaca hari ini kurang bagus di lokasi pencarian," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito di Jakarta, Senin (8/1).

Baca Juga:

29 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Teridentifikasi

Total yang dikumpulkan dari awal evakuasi sebanyak 310 kantong jenazah potongan tubuh korban, 60 kantong kecil bagian pesawat, dan 55 kantong potongan besar pesawat.

"Walaupun cuaca hari ini jelek, namun tim SAR gabungan masih tetap semangat melaksanakan operasi pencarian dengan semaksimal mungkin," tuturnya.

Prajurit Kopaska TNI AL dalam pencarian pesawat Sriwijaya Air PK-CLC di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (17/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Prajurit Kopaska TNI AL dalam pencarian pesawat Sriwijaya Air PK-CLC di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (17/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman menyebutkan, temuan objek potongan tubuh penumpang maupun serpihan kecil pesawat serta bagian pesawat berukuran besar semakin sulit ditemukan di operasi pencarian hari ke-10.

"Ini hari ke-10, objek yang dibawa sangat berkurang. Kita menerima objek pencarian dari KRI Rigel. Cuaca kurang bersahabat, sehingga yang diserahkan sedikit," ujar Rasman, Senin (18/1).

Baca Juga:

Tim SAR Fokus Cari Korban dan Bagian Penting CVR Sriwijaya Air

Rasman mengungkapkan, berbagai kendala yang dihadapi oleh penyelam dari berbagai institusi dalam pencarian obyek Swiwijaya Air SJ-182 khususnya memori CVR (cockpit voice recorder).

"Saat ini masih rapat evaluasi, nanti akan dijelaskan apakah diteruskan atau selesai," kata Rasman. (Asp/Knu)

Baca Juga:

'Casing' Black Box CVR Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dishub DIY Akan Revitalisasi Jalur Sepeda
Indonesia
Dishub DIY Akan Revitalisasi Jalur Sepeda

Pasalnya jalanan di DIY tidak selebar DKI Jakarta

Bamsoet Dukung Wacana Hidupkan Kembali Utusan Golongan MPR
Indonesia
Bamsoet Dukung Wacana Hidupkan Kembali Utusan Golongan MPR

Perbedaan golongan ini bisa dijelaskan dengan fakta bahwa tiap warga negara, bahkan jika dipandang sebagai subjek hukum, bukanlah individu-individu abstrak yang tercerabut dari akar-akar sosialnya.

KPK Periksa Anggota DPRD Makassar Terkait Kasus Nurdin Abdullah
Indonesia
Alasan Anggota DPR Tetap Pergi ke Brasil dan Ekuador di Tengah Pandemi
Indonesia
Alasan Anggota DPR Tetap Pergi ke Brasil dan Ekuador di Tengah Pandemi

Brasil dan Ekuador menjadi tujuan utama rencana kunjungan kerja (kunker) Baleg untuk implementasi RUU PKS di Indonesia.

Besok Ancol Mulai Buka Lagi, Pengunjung Diminta Perhatikan Hal Ini
Indonesia
Besok Ancol Mulai Buka Lagi, Pengunjung Diminta Perhatikan Hal Ini

Aplikasi ini berfungsi sebagai proses screening awal untuk menerapkan 3 T

Pembukaan Wisata Bali Bagi Asing Harus Hati-hati
Indonesia
Pembukaan Wisata Bali Bagi Asing Harus Hati-hati

Pemerintah harus melakukan pengecekan ganda (double screening) terhadap wisatawan, terutama asing, yang akan berkunjung ke Pulau Dewata itu.

KPK Diminta Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Bansos Walkot Palembang
Indonesia
KPK Diminta Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Bansos Walkot Palembang

"Bantuan ini diberikan langsung Wali Kota Palembang saat menjelang Pilkada," sambungnya.

DPRD Dibanjiri Karangan Bunga Interpelasi Formula E, PDIP: Masyarakat Anggap Tepat
Indonesia
DPRD Dibanjiri Karangan Bunga Interpelasi Formula E, PDIP: Masyarakat Anggap Tepat

DPRD Dibanjiri Karangan Bunga Interpelasi Formula E, PDIP: Masyarakat Anggap Tepat

Tim DVI Polri Janji Ungkap Semua Jenazah Napi Lapas Tangerang
Indonesia
Tim DVI Polri Janji Ungkap Semua Jenazah Napi Lapas Tangerang

Proses identifikasi korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten masih terus dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri.

Kasus Stunting di Solo, Selvi Ananda Blusukan Sosialisasikan Pentingnya Asi Eksklusif
Indonesia
Kasus Stunting di Solo, Selvi Ananda Blusukan Sosialisasikan Pentingnya Asi Eksklusif

"Kami masih ditemukannya kasus stunting (tinggi badan di bawah standar) di Solo. Ini menjadi sorotan saya sebagai Tim Penggerak PKK Solo," ujar Selvi.