COVID-19 tak Kunjung Selesai, Gibran Ajukan Biaya Tidak Terduga Rp 110 Miliar ke DPRD Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Selasa (27/7). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengajukan belanja tidak terduga (BTT) senilai Rp 110 miliar ke DPRD Solo. Dana tersebut diperuntukan bagi penanganan COVID-19 serta belanja lainnya terkait kebencanaan.

Diketahui sebelumnya pada saat membacakan nota APBD-P 2021 dan Kebijakan Perubahan Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) pada tanggal 16 Juli lalu, Gibran mengajukan Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp10,6 miliar dan Belanja Tidak Terduga (BTT) Rp10 miliar. Dengan demikian BTT naik 1.000 persen.

Baca Juga

PPKM Level 4, Gibran Buka 14 Pasar Non-Esensial Mulai Besok

"Pengajuan BTT sebesar Rp 110 miliar tersebut diperuntukan untuk penanganan COVID-19 sampai Desember 2021," ujar Gibran usai paripurna di DPRD Solo, Selasa (27/7).

Gibran berharap kasus COVID-19 segera berakhir. Namun demikian, ia tetap menyiapkan diri dengan mengajukan BTT Rp 110 miliar ke DPRD.

"Harapannya kasus COVID-19 segera mereda. Sebagai antisipasi jika dampak Corona sampai akhir tahun diperlukan kesiapan anggaran," tutur dia.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menghadiri rapat paripurna di DPRD Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/7). (MP/Ismail)

Ia mengatakan anggaran belanja tak terduga itu digunakan untuk pemberian sembako kepada 42.502 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Kemudian diperuntukan untuk operasional isolasi terpusat.

"Kami gunakan dana BTT juga untuk dukungan alat kesehatan, bantuan sosial yang melakukan isolasi mandiri, dan operasional lainnya," kata dia.

Ia menegaskan melalui dana tersebut diharapkan juga bisa memulihkan ekonomi Solo. Pemkot dalam hal ini sangat berkomitmen menangani COVID-19 dengan baik dengan menyediakan cukup anggaran di APBD.

"BTT diharapkan mampu menekan dampak kebijakan PPKM dan penularan COVID-19 di Solo," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Kembali Dibuka Gibran, 14 Pasar Non-Esensial Kembali Bergeliat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hutang Menggunung, Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Jatuh Tempo
Indonesia
Hutang Menggunung, Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Jatuh Tempo

Dalam satu tahun, utang Indonesia bertambah Rp1.296,56 triliun dari akhir Desember 2019 yang tercatat Rp4.778 triliun.

Cabut Perpres Miras, Jokowi Dinilai Siap Terima Kritik dari Rakyat
Indonesia
Cabut Perpres Miras, Jokowi Dinilai Siap Terima Kritik dari Rakyat

"Pemerintah yang selama ini terkesan sering memaksakan pandangan dan sikapnya serta tidak mau mendengar suara rakyat, kini telah beliau bantah dan terbantahkan," katanya

KPK Dalami Intervensi Bupati soal Usul Kuota Rokok dan Miras di BP Bintan
Indonesia
KPK Dalami Intervensi Bupati soal Usul Kuota Rokok dan Miras di BP Bintan

KPK mendalami dugaan adanya intervensi khusus dari Bupati nonaktif Bintan Apri Sujadi soal pengusulan kuota rokok da

Bos Pasar Muamalah Pesan Dinar dan Dirham dari PT Antam, Ambil Keuntungan 2,5 Persen
Indonesia
Bos Pasar Muamalah Pesan Dinar dan Dirham dari PT Antam, Ambil Keuntungan 2,5 Persen

Tersangka Zaim Saidi, pendiri Pasar Muamalah, Depok, Jawa Barat, diketahui memesan uang dinar dan dirham ke PT Aneka Tambang (Antam) Tbk.

Jelang Perayaan Malam Natal, Polisi Semprotkan Disinfektan di Gereja GPIB Immanuel
Indonesia
Jelang Perayaan Malam Natal, Polisi Semprotkan Disinfektan di Gereja GPIB Immanuel

Polisi melakukan penyisiran dan penyemprotan disinfektan sejumlah gereja di Jakarta, jelang perayaan malam Natal.

Pengguna KRL Terus Menurun Sejak Peningkatan Kasus COVID-19
Indonesia
Pengguna KRL Terus Menurun Sejak Peningkatan Kasus COVID-19

KAI Commuter juga melanjutkan pelaksanaan tes antigen secara acak terhadap pengguna kereta rel listrik

Wakil Ketua MPR Desak Polisi Berikan Hukuman Berat bagi Muhammad Kece
Indonesia
Wakil Ketua MPR Desak Polisi Berikan Hukuman Berat bagi Muhammad Kece

Menurut HNW, hukuman berat sangat layak dijatuhkan kepada Muhammad Kece yang telah berulangkali meresahkan umat dengan penistaannya terhadap Agama Islam.

27 Warga Perumahan Terpapar COVID-19, Bekasi Lakukan Micro Lockdown
Indonesia
27 Warga Perumahan Terpapar COVID-19, Bekasi Lakukan Micro Lockdown

Semua kebutuhan mereka akan dipenuhi oleh pengurus serta Satgas COVID-19 Kecamatan Tarumajaya.

Pinangki Kembali Duduk di Kursi Pesakitan Dua Pekan Lagi
Indonesia
Pinangki Kembali Duduk di Kursi Pesakitan Dua Pekan Lagi

Agenda sidang hari ini seharusnya adalah mendengarkan tanggapan jaksa penuntut umum

Wagub DKI Minta Masyarakat Mulai Antisipasi Banjir
Indonesia
Wagub DKI Minta Masyarakat Mulai Antisipasi Banjir

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan sudah mulai mengambil langkah antisipasi menghadapi banjir yang kerap mengincar wilayah ibu kota.