Corona
COVID-19 Buat Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik dari Munich dan Amsterdam Kualitas udara di Jakarta membaik (Sumber: ANTARA/Galih Pradipta)

PENYEBARAN virus corona baru atau COVID-19 yang tak terkendali memaksa orang-orang dari berbagai belahan dunia untuk tetap berdiam diri di rumah. Ketika mayoritas orang tetap tinggal di rumah, kualitas udara justru meningkat.

Peningkatan kualitas udara terjadi di berbagai kota di seluruh dunia seperti Delhi, Mumbai, New York City, Seoul, Roma, Wuhan, termasuk Jakarta. Ibu Kota Indonesia ini disebut-sebut menjadi salah satu kota dengan peningkatan kualitas udara paling signifikan.

Baca juga:

Jadi Fotografer Andal, ini Rahasianya

Kualitas udara
Kualitas udara di berbagai belahan dunia meningkat (Sumber: Unsplash/Dan Burton)

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang secara resmi mulai diberlakukan pada 10 April 2020 tersebut tak hanya membatasi aktivitas masyarakat di luar ruangan tetapi juga operasional kendaraan umum dan kegiatan perkantoran. Kualitas udara di Jakarta terasa semakin membaik pada hari pertama Ramadhan yang jatuh pada Jumat (24/4).

Hal tersebut dinilai berdasarkan indeks AQI (Air Quality Index) yang digunakan oleh AirVisual. Dalam proses pengukuran, AirVisual menghitung enam jenis utama polutan yakni Karbon Monoksida, Asam Sulfat, Nitrogen Dioksida, PM 2.5 PM 10 dan lapisan ozon.

Baca juga:

Siap-Siap Hadapi Dunia Baru Setelah Wabah COVID-19

Udara di Jakarta
Polusi di Jakarta rendah (Sumber: AirVisual)

Berdasarkan pemantauan udara AirVisual di sekitar Pejaten Barat, Kedutaan Besar Amerika Serikat, Kemayoran, Mangga Dua dan Rawamangun, tingkat polusi udara di Jakarta menurun. AQI di Jakarta berkisar di angka 60 ppm dengan level "medium".

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan kota-kota di Eropa seperti London, Amsterdam, Zagreb hingga Poznan. Kualitas udara di kota Jakarta juga lebih unggul dibandingkan kota-kota yang terkenal ramah lingkungan seperti Kobe di Jepang dan Munich di Jerman. Itu tentu menjadi kabar bahagia bagi orang-orang yang berdomisili di Jakarta.

Kendati demikian, tingkat polusi bisa kembali tinggi sejalan dengan berkurangnya pandemi corona dan melonggarnya aturan social distancing dari pemerintah. (Avia)

Baca juga:

Facebook Siap Luncurkan Fitur Kencan Online

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Spektakuler, Liburan dari New Delhi ke London Cukup Pakai Bus
Fun
Spektakuler, Liburan dari New Delhi ke London Cukup Pakai Bus

Petualangan ini akan mengunjungi 18 negara dalam 70 hari.

Hei Pria! Ini Tanda-Tanda Testosteron Kamu Rendah
Fun
Hei Pria! Ini Tanda-Tanda Testosteron Kamu Rendah

Rendahnya testosteron dapat menyebabkan berbagai gangguan.

The Falcon Sebut MCU Kurang Memiliki Kesatuan Ras
Fun
'Hair Love' akan Jadi Series HBO Max
ShowBiz
Bukan Karena Virus Corona, Ini Alasan Gerai McDonald's Sarinah Tutup
Fun
Bukan Karena Virus Corona, Ini Alasan Gerai McDonald's Sarinah Tutup

Penutupan ini bukan karena pandemi virus corona atau COVID-19.

5 Zodiak Paling Woles dan Cinta Damai
Fun
5 Zodiak Paling Woles dan Cinta Damai

Orang-orang dengan karakter tenang tidak membutuhkan drama untuk bertahan hidup.

Berapa Lama Anak Harus Berjemur di Pagi Hari?
Fun
Berapa Lama Anak Harus Berjemur di Pagi Hari?

Seberapa sering harus berjemur?

Loungewear Masih Jadi Tren di 2021
Fashion
Loungewear Masih Jadi Tren di 2021

Baju-baju berbahan beledu, rok sequin dan sendal-sendal yang dihias juga akan menjadi tren pada 2021.

Ariana Grande Rilis Album ‘Positions’
ShowBiz
Ariana Grande Rilis Album ‘Positions’

Album positions menjadi album yang paling ditunggu-tunggu.

Begini Cara Aldo Lim Menjaga Kewarasan Selama Pandemi
ShowBiz