COKELAT Kembali Hadirkan Lagu Bernuansa Nasionalisme COKELAT kembali hadir dengan lagu bertemakan nasionalisme (FOTO: ISTIMEWA)

COKELAT semakin konsisten memposisikan diri sebagai band yang selalu berusaha menginspirasi para pendengarnya untuk menjaga rasa nasionalisme yang tinggi. Sukses dengan lagu Bendera dan single Garuda, band yang digawangi oleh Edwin Marshal Syarif (gitar), Ronny Febry Nugroho (bass), Jackline “J” Rossy (vokal) dan Axel Andaviar (drum) tersebut akan merilis single baru bertajuk Anak Garuda.

Lagu tersebut dipersiapkan untuk kebutuhan film layar lebar bertajuk sama yang rencananya bakal dirilis pada Januari 2020 mendatang. Anak Garuda merupakan lagu yang diciptakan oleh Julianto Eka Putra, pendiri Yayasan Selamat Pagi Indonesia (YSPI) dan kini didaur ulang oleh COKELAT dengan gaya khasnya. Proses pembuatan ulang lagu tersebut merupakan permintaan YSPI sendiri.

Baca Juga: Jazz Di Atas Awan Hangatkan Suasana Dieng Culture Festival 2019

Kolaborasi antara COKELAT dengan YSPI berawal dari pertemuan tak terencana antara Ronny Febry Nugroho dengan pihak YSPI. Kala itu, YSPI sedang menyiapkan pembuatan film Anak Garuda. Film tersebut mengisahkan tentang impian anak-anak Indonesia berprestasi namun memiliki latar belakang kurang beruntung, yang akhirnya bisa mencapai impiannya.

COKELAT
COKELAT dengan formasi baru tetap pertahankan nuansa nasionalisme (FOTO: ISTIMEWA)

“Yayasan ini punya sekolah gratis yang mendidik anak muda Indonesia sampai bisa mencapai jenjang pendidikan tinggi, mereka berasal dari berbagai agama, ras, dari berbagai daerah di Indonesia. Saat pertama kali gue mendengar kabar kolaborasi ini tentunya sangat tertarik. Dan ternyata, obrolan selanjutnya, tim mereka juga bikin lagu yang berjudul Anak Garuda, dan lagunya keren banget. Dan akhirnya materi itu gue bawa ke COKELAT, dan kami semua excited untuk mengerjakannya,” beber Ronny.

Bagi yang sudah akrab dengan lagu-lagu hits COKELAT sebelumnya, tentu akan langsung bisa mengenali karakter kuat COKELAT di olahan aransemen Anak Garuda. “Kami coba menyajikan karakter rock alternatif pada lagu energik bertema nasionalisme ini. Sementara untuk aransemennya kami buat sevariatif mungkin. Kesatuan musik dan vokal lagu ini bertujuan untuk membuatnya menjadi dinamis, agar pendengar bisa tumbuh rasa semangat dan bangga terhadap Garuda, tumbuh percaya diri sebagai anak Indonesia,” papar Edwin.

Baca Juga: Bertabur Bintang, SM Entertainment Siapkan Grup K-pop Spesial

Bagi COKELAT, proyek ini benar-benar dipersembahkan buat Indonesia. Apalagi, momennya sangat pas, karena dirilis di Agustus, sehingga bisa diperdengarkan saat bangsa Indonesia tengah bersuka-cita memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke-74.

“Kami di COKELAT percaya bahwa niat baik akan selalu menemukan jalannya tersendiri. Terbentuk dengan caranya sendiri. Kami tak pernah merencanakannya, tiba-tiba bertemu, dan kita berdua (dengan YSPI) punya niat yang sama untuk membangun Indonesia," urai Ronny.

COKELAT meyakini, sebagai orang Indonesia, kita harus berkontribusi untuk bangsa ini sesuai keahlian dan bidangnya. "Karena COKELAT musisi, jadi yang bisa kita lakukan paling nyata adalah lewat musik. Mudah-mudahan hasil kolaborasi ini bisa menjadi penyemangat lagi, setelah bangsa kita sempat ‘terpecah terbagi dua’. Bisa menjadi satu lagi, menjadi ‘Anak Garuda’ yang tidak memandang perbedaan, maju sebagai bangsa yang kuat dan hebat, menjadi bangsa yang bisa kita banggakan," harap Ronny. (avia)

Baca Juga: Album-Album yang Tidak Boleh Kamu Lewatkan di Bulan Agustus

Kredit : iftinavia


Iftinavia Pradinantia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH