Cobain deh, Cara Ampuh Jadi Murid Kesayangan Guru Banyak manfaatnya kalau jadi anak kesayangan guru. (foto: pixabay/tero vesailanen)

GURU jadi orangtuamu saat sedang berada di sekolah. Tentunya kamu mau dong disayang sama orangtuamu sendiri? Termasuk jadi anak kesayangan guru nih. Tanpa kamu sadari, banyak manfaat yang bisa kamu dapat kalau kamu disayang guru.

Nah, biar jadi anak kesayangan, kamu juga perlu melakukan beberapa hal untuk mendapatkan perhatiannya. Tim MerahPutih merangkum beberapa tips ampuh yang bisa kamu terapkan biar jadi anak kesayangan guru.

BACA JUGA: Jangan Main-Main dengan Guru 'Killer', Ini Cara Menghadapinya


1. Sopan santun

sopan santun
Selalu ramah dan sopan menyapa guru. (foto: pixabay/erika wittlieb)

Sudah pasti guru tidak suka murid yang kurang ajar terhadap orang yang lebih tua atau teman-temannya. Karena itu, sopan santun jadi langkah awalmu dan hal yang penting supaya kamu disayang gurumu. Tidak hanya kepada gurumu, kamu juga perlu sopan di hadapan karyawan sekolah.

Menjadi sopan enggak sulit kok. Cukup menyapa guru atau karyawan sekolahmu tiap bertemu, baik di sekolah atau di luar sekolah. Menawarkan bantuan jika melihat mereka sedang kesulitan. Atau sekedar mengucapkan terima kasih setiap gurumu selesai mengajar.


2. Aktif dalam kelas

aktif dalam kelas
Selalu aktif dalam proses belajar. (foto: pixabay/mohamed_hassan)

Aktif ini maksudnya bukan artinya secara fisik ya. Aktif di kelas artinya bertanya ketika kamu tidak mengerti apa yang diajarkan guru. Mencoba menjawab pertanyaan yang diberikan guru meskipun kamu tidak tahu atau mengajukan diri ketika guru memerlukan bantuan.

Dijamin, guru langsung hafal wajah dan namamu dengan kesan yang baik. Alhasil kamu jadi lebih disayang olehnya.


3. Rajin

rajin
Bikin dan kumpulkan PR tepat waktu. (foto: pixabay/Willo290971)

Jadi aktif di kelas saja enggak cukup. Kalau ingin lebih disayang gurumu, kamu juga perlu jadi murid yang rajin. Datang ke sekolah tepat waktu dan jangan kebanyakan tidur di kelas, apalagi bolos. Kerjakan pekerjaan rumah dan kumpulkan tepat waktu, atau bahkan sebelum waktu pengumpulan. Selain itu, mengerjakan PR jauh sebelum waktu pengumpulan sangat membantu, karena kamu bisa bertanya kepada gurumu jika menemukan kesulitan.


4. Berprestasi secara akademik dan nonakademik

berprestasi secara akademik dan nonakademik
Jadilah siswa berprestasi. (foto: pixabay/rawpixel)

Seperti halnya orangtua, guru juga merasa bangga saat anaknya memiliki prestasi. Guru suka melihat muridnya yang berprestasi, baik itu secara akademik maupun nonakademik. Kejar dan jadilah rangking pertama di kelasmu, atau mungkin satu angkatanmu.

Jika tidak yakin terhadap kemampuan belajarmu, kamu bisa mencoba mencari prestasi di bidang lain. Mungkin dengan bermain musik atau lewat kompetisi olahraga.

Bagaimana, siap jadi anak kesayangan guru?(sep)


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH