Coba Dengarkan Musik Saat Kerja, Produktivitas Meningkat! Mendengarkan musik membuat mood menjadi lebih baik. (Foto: Pexels-/rawpixel.com)

KADANG ada saja hari yang menurunkan semangat bekerja. Singkirkan gangguan itu dengan mendengarkan musik. Mendengarkan musik saat bekerja ternyata tidak hanya mampu mengusir rasa jenuh. Tapi dapat meningkatkan tingkat produktivitas juga.

Laman Go Dok melansir dari Mayo Clinic, Dr. Teresa Lesiuk, mengatakan bahwa pekerja yang mendengarkan musik mampu menyelesaikan tugas harian lebih cepat. Bahkan cenderung memiliki ide yang lebih cemerlang dibanding mereka yang tidak mendengarkan musik.

musik
Musik membuat seseorang mendapatkan ide dalam bekerja. (Foto: Pexels/bruce mars)

Selain itu, musik juga terbukti dapat memperbaiki mood. Terlebih bila kamu sedang mengalami stres akibat beban pekerjaan. Dengan mendengarkan alunan melodi yang disukai, mood positif dan perasaan bahagia akan muncul. Ini akan membuat proses kreatif di otak kamu akan berjalan lebih optimal.

Sejalan dengan pernyataan ahli neurologi kognitif Inggris, Daniel Levitin, bahwa dengan mendengkearkan musik 10 – 15 menit sebelum atau saat bekerja, produksi hormon dopamine dan serotonin dalam otak akan terpacu sehingga dapat membangkitkan mood dan fokus.

Meskipun banyak manfaatnya, ternyata tidak semua pekerjaan cocok diiringi alunan musik. Jika pekerjaan kamu memerlukan tingkat fokus yang tinggi, seperti akuntan atau penulis kreatif. Maka mendegar musik terlalu lama justru dapat mengalihkan perhatian.

musik
Musik mengembalikan mood seseorang dan jadi produktif. (Foto: Pexels/Jessica Lewis)

Lalu, jenis musik apa yang sebaiknya didengar? Selain lagu favorit, kamu bisa mencoba jenis musik merekam suara alam. Seperti suara gemericik air, arus jeram sungai, atau yang sejenis.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Rensselaer Polytechnic Institute, jenis musik tadi dapat mengoptimalkan konsentrasi dan perasaan self-satisfaction saat bekerja.

Lebih lanjut, para pakar Cambridge Sound Management menyarankan jenis musik instrumental atau musik klasik sebagai pengiring aktivitas kamu. Karena musik yang mengandung lirik justru akan mengurangi fokus hingga 48 persen karena kemudian muncul rasa penasaran untuk mengetahui makna dari lagu tersebut. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo