Coba Cek, Sudah Benar Belum Cara Kamu Pakai Parfum

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 21 Januari 2019
Coba Cek, Sudah Benar Belum Cara Kamu Pakai Parfum

Jangan sampai salah dalam memakai parfum. (foto: pixabay/spencer)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

WANGI jadi salah satu faktor yang bikin penampilan kamu 'plus'. Selain mandi, pakai parfum jadi cara untuk mendapatkan tubuh yang wangi. Pengguna parfum pasti sudah hafal titik-titik umum menyemprotkan parfum. Mulai dari pergelangan tangan, leher, telinga, siku dalam, rambut, hingga baju.

Namun, selain titik-titik semprot itu, kamu perlu tahu juga nih kesalahan umum yang dilakukan saat memakai parfum. Yuk, cek apakah cara kamu pakai parfum sudah benar atau belum.


1. Menyemprotkan parfum sebelum memakai losion

woman
Pakai losion dulu sebelum menyemprotkan parfum. (foto: pixabay/pourqouiPas)

Umumnya orang menyemprotkan parfum langsung ke badan segera setelah mandi. Terdengar segar ya.

Padahal, hal itu ternyata salah banget. Pasalnya, menyemprotkan parfum sebelum memakai losion membuat parfum enggak bakal menempel dengan baik.

Sebaiknya, oleskan dulu losion pelembap kulitmu sebelum menyemprotkan parfum. Kulit yang lembap dan cukup berminyak akan menangkap wangi parfum dengan lebih efektif.

2. Menggosokkan parfum di kulit

perfumes
Jangan digosok. Panas akibat gosokan kulit bikin parfum enggak tahan lama. (foto: pixabay/victoria_borodinova)


Pernah melakukan hal ini dengan anggapan wanginya akan menyerap lebih baik dan menyebar? Salah banget.

Gosokan permukaan kulit enggak bakal meningkatkan kemampuan kulit menyerap wangi. Gosokan tersebut justru bakal menghasilkan panas yang berlebih. Hasilnya, wangi parfum akan lebih cepat menguap dan enggak tahan lama.

3. Enggak tanggap akan gejala alergi

cosmetics
Parfum mahal sekalipun bisa menimbulkan alergi. (foto: pixabay/Bru-No)


Beberapa parfum mengandung bahan kimia yang berpotensi membuat kulit alergi. Tandanya bisa muncul dalam bentuk bersin-bersin, pilek, pusing, mual, mata berair, dan gatal-gatal setelah pakai parfum.

Jangan abaikan tanda-tanda tersebut kalau terjadi. Kamu sebaiknya menghentikan memakai parfum jika muncul gejala alergi. Bahkan, parfum mahal sekalipun tetap bisa memicu alergi lo.(*)

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan