'Cleaning Service' Jadi Saksi Kebakaran Kejagung, Pengamat: Kemungkinan Dia Jadi Orang Suruhan Foto udara gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Minggu (23/8) (Antara FOTO/Aditya Pradana Putra)

Merahputih.com - Kasus kebakaran Kejaksaan Agung menyisakan tanda tanya. Pasalnya, dalam Rapat Kerja antara Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Kejaksaan Agung terungkap adanya seorang cleaning service yang menjadi saksi dalam kasus kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung memiliki saldo rekening hingga ratusan juta.

Pengamat intelijen dan keamanan Stanislaus Riyanta menilai, meskipun belum terbukti, Riyanta sendiri ragu bahwa cleaning service tersebut membakar Gedung Kejagung atas kepentingan pribadinya. Sebab, tidak mungkin dia memiliki masalah besar di Kejaksaan Agung.

"Dan sebagai seorang cleaning service, dia hubungannya apa? Nah kemungkinan yang terjadi adalah, dia menjadi orang suruhan. Ini masih kemungkinan," imbuh Stanislaus, Senin (28/9).

Baca Juga

Seorang Cleaning Service 'Bersaldo' Fantastis Dicurigai Terlibat Kebakaran Kejagung

Ia mengatakan, untuk mengusut dugaan ini, penyidik perlu bekerja sama dengan pihak bank maupun Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna menelusuri aliran dana yang masuk ke rekening cleaning service tersebut.

"Ini kan penting kalau misalnya ada aliran dana berasal dari orang-orang yang pernah tersangkut kasus di Kejaksaan Agung, ya ini dikembangkan lagi," tambah dia.

Stanisilaus menyebut, informasi tersebut bisa menjadi petunjuk untuk Polri ungkap dalang di balik kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Menurut dia, bila benar adanya, saksi itu akan membuat rantai panjang kasus kebakaran ini. Kendati demikian, polisi harus bekerja keras untuk membuktikan adanya dugaan keterlibatan sosok cleaning service itu.

“Misalnya, dia sudah punya rekening besar, justru yang dicari siapa yang mengirim. Dia hanya orang suruhan atau mungkin dia hanya orang yang dibayar. Ini menunjukkan ada akses, ada petunjuk, seandainya benar dia yang pelaku," tutup dia.

Gedung Utama Kejaksaan Agung Terbakar.

Kejanggalan seorang cleaning service yang diduga terkait dengan kebakaran di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) dibongkar anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan. Cleaning service bernama Joko itu termasuk saksi yang diperiksa terkait kasus kebakaran di Kejagung.

Kecurigaan Arteria diungkapkan mulai dari mudahnya akses sang cleaning service dari tempat tugasnya ke lokasi kebakaran di lantai, rekening berjumlah fantastis hingga kabar sang cleaning digunduli.

Politikus PDIP ini juga mempertanyakan alasan saksi cleaning service tersebut digunduli. Ia mengingatkan akan susah melakukan cek DNA jika rambut plontos.

"Apa benar, ada penampilan baru yang bersangkutan dibotakin? Kalau dibotakin hati-hati pak, sulit kalau mau cek DNA rambutnya sudah plontos," ungkapnya.

Baca Juga

Tim Labfor dan Inafis Dikerahkan Ungkap Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung

Arteria dalam rapat itu juga meminta Jaksa Agung untuk tak mudah percaya dengan orang. Soal kebakaran di Kejagung, Arteria meminta Jaksa Agung mengungkap fakta sebenarnya, apakah ada kelalaian atau kesengajaan, atau dugaan adanya aktor intelektual.

"Harusnya Pak Jaksa Agung jangan terlalu percaya orang, harus diatensi dan dicermati setiap proses hukum yang terkait dengan kebakaran," katanya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub Minta Mal dan Perkantoran Jangan Cuma 3 Hari Taati Aturan PSBB
Indonesia
Wagub Minta Mal dan Perkantoran Jangan Cuma 3 Hari Taati Aturan PSBB

Pemprov DKI juga akan melakukan pengecekan di mal dan pasar secara rutin dan berkala

 Hari Buruh, Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup
Indonesia
Hari Buruh, Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup

Berdasarkan peta lalu lintas yang diunggah Polda Metro Jaya, terdapat sembilan jalan di sekitar kawasan Monas yang akan ditutup.

4.100 Kamar Hotel Berbintang di Jakarta Sudah Dibuka untuk Tampung OTG
Indonesia
4.100 Kamar Hotel Berbintang di Jakarta Sudah Dibuka untuk Tampung OTG

Selain itu, ada ribuan tempat tidur yang disiapkan di provinsi lainnya

Lee Kun-hee, Pembawa Perubahan Samsung Meninggal Dunia
Dunia
Lee Kun-hee, Pembawa Perubahan Samsung Meninggal Dunia

Salah seorang pemimpin besar di Samsung Group, Lee Kun-hee, meninggal dunia di usia 78 tahun.

Pemprov DKI Tegaskan Tempat Hiburan Malam Belum Dibuka
Indonesia
Pemprov DKI Tegaskan Tempat Hiburan Malam Belum Dibuka

"Kami minta agar seluruh pengusaha memahami dan mematuhi keputusan ini," lanjutnya.

Polisi Doakan Hadi Pranoto Cepat Sehat Biar Segera Diperiksa, Daripada Dijemput Paksa
Indonesia
Polisi Doakan Hadi Pranoto Cepat Sehat Biar Segera Diperiksa, Daripada Dijemput Paksa

Sementara yang ketiga adalah perintah membawa, bukan panggilan lagi

Menengok Makam Jakob Oetama di TMP Kalibata, Galinya Butuh Waktu 4 Jam
Indonesia
Menengok Makam Jakob Oetama di TMP Kalibata, Galinya Butuh Waktu 4 Jam

Jakob Oetama dimakamkan di Blok AA nomor 339 Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

PT KAI Segera Operasikan KA Argo Cheribon
Indonesia
PT KAI Segera Operasikan KA Argo Cheribon

Pada Juli 2020, PT KAI Daop 3 Cirebon melayani 10.272 penumpang, naik 145 persen dibanding dengan volume pada Juni sebesar 4.184 penumpang.

Adik Ipar Edo Kondolongit Diduga Tewas Dianiaya Tahanan Lain
Indonesia
Adik Ipar Edo Kondolongit Diduga Tewas Dianiaya Tahanan Lain

Hal ini berdasarkan rekaman CCTV di dalam rutan.

Kementan Revisi Aturan Ganja Masuk Tanaman Binaan
Indonesia
Kementan Revisi Aturan Ganja Masuk Tanaman Binaan

Penetapan ganja, sudah ada dalam Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 511 Tahun 2006.