Civitas UI Polisikan Politikus PKS Usai Dituding Ajarkan Seks Bebas ke 'Maba' Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf (pks.id)

Merahputih.com - Civitas Akademika Universitas Indonesia (UI) mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta, Senin, untuk melaporkan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf karena telah menuding UI mengajarkan seks bebas kepada mahasiswa baru.

Dosen Ilmu Politik FISIP UI Reni Suwarso memastikan tuduhan yang diucapkan Al Muzzammil adalah fitnah. Reni menjamin UI tidak pernah mengajarkan seks bebas kepada mahasiswa baru.

"Tidak ada satu pun kalimat atau penjelasan materi yang terkait bahwa UI itu mengajarkan seks bebas. Sama sekali tidak," kata Reni di Bareskrim Polri, Senin (21/9).

Baca Juga

Tiga Pegawai Positif Corona, Kantor Kecamatan Gambir Ditutup

Dalam pelaporan itu, Reni mengatakan pihaknya membawa bukti lengkap bahwa UI tidak pernah mengajarkan seks bebas.

Bukti itu berupa materi pembelajaran yang diberikan UI kepada para mahasiswa baru. Reni menegaskan bahwa pihaknya tidak berkomunikasi dengan Al Muzzammil terkait hal ini sebelumnya.

Menurut dia, seharusnya Al Muzzammil yang proaktif menghubungi UI untuk meminta maaf atas tuduhan yang dilontarkannya.

"Seharusnya dia dong yang mengontak kami untuk minta maaf," kata Reni.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf (pks.id)

Dalam pelaporan itu, sebagaimana dikutip Antara, Reni mengatakan Al Muzzammil bisa dikenakan pelanggaran Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 45 ayat 3 tentang ITE. Kemudian juga Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Dia menuturkan laporan yang dibuatnya sedang diproses oleh penyidik Bareskrim. "Nanti (nomor laporan polisi)," katanya.

Baca Juga

Diklaim Kurangi COVID-19, Jalan dan Sepeda Santai Diizinkan Saat Kampanye

Sebelumnya, dalam video Al Muzzammil di akun Instagramnya @almuzzammil.yusuf, anggota DPR fraksi PKS tersebut menyesalkan adanya materi ajar dari Universitas Indonesia untuk mahasiswa baru.

Al Muzzammil menyebut materi tersebut membawa unsur budaya barat berupa seks bebas. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Kerahkan Mobil Lab Percepat Deteksi COVID-19 di Zona Merah
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan Mobil Lab Percepat Deteksi COVID-19 di Zona Merah

Kolaborasi ini mendapat dukungan pendanaan dari Nama Foundation.

Eks Wali Kota Medan Teuku Dzulmi Eldin Dituntut 7 Tahun Penjara
Indonesia
Eks Wali Kota Medan Teuku Dzulmi Eldin Dituntut 7 Tahun Penjara

Jaksa menyakini Dzulmi Eldim terbukti melakukan tindak pidana suap terkait dengan proyek dan jabatan di lingkungan pemerintahan Kota Medan tahun anggaran 2019.

Bukan Beli Pesawat Baru, Jokowi Bakal Sewa ke AS
Indonesia
Bukan Beli Pesawat Baru, Jokowi Bakal Sewa ke AS

Sekretaris Kabinet Pramono Anung membantah kabar yang menyebut Istana membeli pesawat kepresidenan baru.

Masa Tahanan Diperpanjang, Brigjen Prasetijo dan Anita Kolopaking Makin Lama Dipenjara
Indonesia
Masa Tahanan Diperpanjang, Brigjen Prasetijo dan Anita Kolopaking Makin Lama Dipenjara

"Ya diperpanjang (masa penahanannya)," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo

Aminuddin Ma'ruf Baru Tahu Gajinya Sebagai Stafsus dari Wartawan
Indonesia
Aminuddin Ma'ruf Baru Tahu Gajinya Sebagai Stafsus dari Wartawan

Khusus dari kalangan anak muda akan bisa membawa efek positif

Intip Kekayaan Idham Azis, Kapolri Pilihan Presiden Jokowi
Indonesia
Intip Kekayaan Idham Azis, Kapolri Pilihan Presiden Jokowi

Komjen Pol Idham Azis secara aklamasi dipilih sebagai Kapolri oleh Komisi III DPR RI pada Rabu (30/10)

Pemerintah Masih Kaji Pemulangan Eks Kombatan ISIS ke Indonesia
Indonesia
Pemerintah Masih Kaji Pemulangan Eks Kombatan ISIS ke Indonesia

"Tentu ada banyak hal yang dipertimbangkan, baik dampak positif maupun negatifnya," kata Fachrul

Pemprov DKI Diminta Perbaiki Pendistribusian Bansos COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Diminta Perbaiki Pendistribusian Bansos COVID-19

Tigor menyebut, bantuan darurat berupa bansos sangat penting, agar rakyat bisa bertahan tetap hidup.

Pemerintah Curigai 1 WNI Kru Kapal Diamond Princess Suspect Corona
Indonesia
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Peran Wapres Tidak Terlihat
Indonesia
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Peran Wapres Tidak Terlihat

"Peran wapres juga belum terlihat. Dia juga tak banyak berperan. Kemudian dia juga belum mampu menggandeng tokoh agama, buktinya UU Cipta kerja banyak protes dari NU dan Muhammadiyah," ujar Trubus.