Citra Terbaru Pluto: langit Berkabut dan Es Mengalir Foto backlight Pluto yang diambil New Horizons menunjukan bahwa Pluto memiliki dua lapis kabut atmosfer. (Foto: NASA)

MerahPutih Sains - NASA berhasil mendapatkan penemuan baru mengenai Pluto. New Horizons berhasil mengirimkan NASA citra rinci dari Long-Range Reconnaissance Imager (Lorri) yang menampilkan langit berkabut dan es yang mengalir di permukaan Pluto.

Pencitraan Pluto dari Lorri menunjukan aktivitas geologis pada permukaan yang meliputi aliran es di dataran yang dikenal sebagai Sputnik Planum. Aktivitas geologis ini ditemukan pada bagian barat yang bentuknya menyerupai hati besar.

NASA mengatakan es di sana mengalir dan kemungkinan masih mengalir hingga sekarang. Pergerakan es di Pluto menyerupai pergerakan gletesr di bumi. Pada bagian selatan Sputnik Planum peneliti menemukan berbagai pegunungan es dengan ketinggian sekitas satu mil.

Salah satu gunung ini secara informal dinamakanHillary Montes dan yang terletak di bagian lain dinamakan Norgay Montes. Penamaan ini untuk menghormati Sir Edmuns Hillary dan Tenzing Norgay, penjelajah yang pertama kali mencapai puncak gunung Everest pada 1950-an.

Foto di atas diambil saat New Horizons terbang melintasi Pluto. Foto backlight yang didapatkan menunjukan dua lapisan kabut atmosfer pada ketinggian 31 dan 52 mil di atas permukaan. Penelitian memperkirakan, terbentuknya kabut dikarenakan sinar ultraviolet matahari terperangkap dalam metana, yang menyebabkan gas hidrokarbon seperti etilena dan asetilena terbentuk.

Ketika gas hidrokarbon jatuh ke permukaan dan memadat, dari situ kabut terbentuk. Kabut ini juga menyebabkan beberapa bintik-bintik gelap di permukaan Pluto. Dari situ juga diketahui bahwa ternyata tekanan atmosfer Pluto lebih rendah dari perhitungan sebelumnya.

Berkat instrument radio REX pada New Horizons, para ilmuwan kini memiliki dasar untuk mulai menganalisa apakah Pluto tengah dalam perubahan global. REX akan digunakan untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut dalam beberpa minggu kedepan.

 

Baca juga:

Pengganti Hubble dalam Tahap Rencana Peluncuran

New Horizons Mulai Misi Lintasi Pluto

Astronot Kembali Berhasil Merapat ke ISS

NASA Rancang Robot yang Mampu Melayang di Atmosfir

NASA Kembali Temukan Planet Layak Huni


Tags Artikel Ini

Fadhli