Ciptakan Kerugian, Garuda Balikin Pesawat Bombardier Garuda Indonesia. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Penggunaan pesawat Bombardier CRJ -1000 telah menciptakan kerugian bagi perusahaan penerbangan milik negara PT Garuda Indonesia Tbk, selama delapan tahun beroperasi.

"Kinerja operasional penggunaan pesawat ini walaupun utilisasinya di atas penggunaan industri, tapi tetap saja tidak menghasilkan keuntungan, atau menciptakan kerugian yang cukup besar buat Garuda," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam konferensi pers daring di Jakarta, Rabu (10/2).

Baca Juga:

Garuda Indonesia Mulai Berlakukan Insentif Tiket Pesawat

Ia memproyeksikan dengan tetap memanfaatkan pesawat Bombardier CRJ -1000 itu kerugian-kerugian akan terus muncul. Oleh sebab itu, penghentian adalah juga bagian dari upaya perusahaan mengurangi kerugian di masa mendatang.

Irfan mengakui, jika pemberhentian secara sepihak itu akan menciptakan konsekuensi terpisah. Tetapi, perseroan siap menangani konsekuensi tersebut secara profesional," ucapnya.

Saat ini, perseroan memiliki 18 pesawat Bombardier, sebanyak 12 pesawat sewa dari NAC dengan skema operating lease hingga 2027. Sedangkan enam pesawat Bombardier lainnya, lanjut dia, menggunakan skema financial lease dari penyedia financial lease Export Development Canada (EDC) dengan masa sewa sampai 2024.

Jika perusahaan terminasi sampai akhir masa kontrak pada 2027, Garuda akan saving lebih dari USD220 juta.

"Ini sebuah upaya untuk mengurangi kerugian untuk penggunaan pesawat ini di Garuda Indonesia," katanya.

Pesawat Bombardier. (aerocontact)
Pesawat Bombardier. (aerocontact)

Irfan mengatakan, pihaknya juga sudah memutuskan untuk mengganti rute-rute penerbangan yang dilayani pesawat Bombardier CRJ - 1000 dengan Boeing 737.

"Kita tidak ada niat dalam waktu dekat untuk membeli pesawat baru untuk menggantikan ini. jadi kita akan maksimalkan utilisasi pesawat-pesawat yang ada saat ini," katanya.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mendukung penuh keputusan manajemen PT Garuda Indonesia Tbk. Keputusan diklaim mempertimbangkan tata kelola perusahaan yang baik, terkait keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indonesia.

"Pemutusan juga terkait penyelidikan Serious Fraud Office Inggris terhadap indikasi pidana suap dari pihak pabrikan kepada oknum pimpinan Garuda saat proses pengadaan pesawat tahun 2011 lalu," katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Erick Thohir Diminta Bereskan Bisnis Sampingan Direksi Garuda Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jalani Tes Swab Massal, Wali Kota Solo: Semoga Hasilnya Negatif
Indonesia
Jalani Tes Swab Massal, Wali Kota Solo: Semoga Hasilnya Negatif

Test swab dulakukan sebagai tindak lanjut Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo yang dinyatakan positif COVID-19 pada Jumat (24/7).

Benda Diduga Bom Gegerkan Kantor DPRD Kota Kediri
Indonesia
Benda Diduga Bom Gegerkan Kantor DPRD Kota Kediri

Sebuah benda mencurigakan yang diduga bom mengegerkan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri, jalan Mayor Bismo 21, Senin (12/4).

Baleg DPR Setujui Panja RUU Minol
Indonesia
Baleg DPR Setujui Panja RUU Minol

Tim Ahli Baleg juga memaparkan terkait materi muatan pengaturan Minol

Ini 49 Aturan Turunan UU Cipta Kerja Yang Disahkan Jokowi
Indonesia
Ini 49 Aturan Turunan UU Cipta Kerja Yang Disahkan Jokowi

Presiden telah menetapkan peraturan pelaksana UU Cipta Kerja yang terdiri atas 45 Peraturan Pemerintah (PP) dan 4 Peraturan Presiden (Perpres).

Kodam Jaya Jelaskan Kehadiran Pangdam Saat Konpres di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kodam Jaya Jelaskan Kehadiran Pangdam Saat Konpres di Polda Metro Jaya

Herwin mengatakan kehadiran Mayjen Dudung dalam acara tersebut bertujuan memberikan dukungan penuh kepada Polda Metro Jaya.

Wapres Ma'ruf Amin Terima Gelar Honoris Causa dari UMI Makassar
Indonesia
Wapres Ma'ruf Amin Terima Gelar Honoris Causa dari UMI Makassar

UMI Makassar juga menilai Ma'ruf Amin sebagai salah satu aktor pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia

Polisi Periksa Panitia Penyelenggara Acara Rizieq Shihab
Indonesia
Polisi Periksa Panitia Penyelenggara Acara Rizieq Shihab

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan pihaknya akan memeriksa beberapa saksi-saksi terkait dalam acara itu.

Ratusan Rumah Rusak di Demak Akibat Angin Puting Beliung, Satu Dilaporkan Roboh
Indonesia
 TKA Tiongkok Masuk Indonesia, PKS: Pemerintah Tidak Peka
Indonesia
TKA Tiongkok Masuk Indonesia, PKS: Pemerintah Tidak Peka

"Pemerintah seharusnya membatasi pergerakan Warga Negara Asing (WNA) yang akan masuk ke Indonesia, sebagaimana pemerintah membatasi masyarakatnya sendiri dengan PSBB, termasuk larangan mudik," ujarnya.

KPK Periksa Bupati Kotim Tersangka Korupsi Rp5,8 Triliun
Indonesia
KPK Periksa Bupati Kotim Tersangka Korupsi Rp5,8 Triliun

Selain itu, Supian diduga telah menerima sejumlah barang mewah dan uang tunai.