Relasi
Cinta pada Pandangan Pertama Bukan Cuma Mitos Cinta pada pandangan pertama mungkin saja terjadi. (Foto: Pexels/@Andrea Piacquadio)

SAAT pertama kali melihatnya, rasanya jantungku langsung berhenti berdetak. Menatap matanya membuatku tahu bahwa dialah jawaban yang selama ini kucari. Inilah premis klise jatuh cinta pada pandangan pertama yang biasa kita temukan dalam kisah-kisah ala film dan buku romantis.

Dalam banyak cerita, kedua tokoh utama digambarkan dapat langsung jatuh hati meski baru pertama kali bertemu. Seolah-olah legenda tentang panah yang ditembakkan cupid benar-benar nyata.

Namun apakah jatuh cinta pada pandangan pertama benar adanya? Atau sebenarnya hanya sebuah omong kosong hiperbola belaka untuk menjual cerita biasa supaya jadi luar biasa?

Baca juga:

Sehatnya Jatuh Cinta

1. Mengapa cinta jenis ini mungkin saja terjadi

Alasan Ilmiah di Balik Cinta pada Pandangan Pertama
Studi menyebutkan bahwa tidak sedikit orang yang mempercayai konsep cinta pada pandangan pertama. (Foto: Unsplash/@Pablo Merchan Montes)

Pada dasarnya cinta pada pandangan pertama memang merupakan sebuah konsep yang sulit untuk dijelaskan. Banyak yang percaya bahwa cerita cinta bak dongeng ini mungkin saja terjadi. Namun tak sedikit pula yang berpendapat bahwa cinta tersebut hanya sebatas atraksi seksual saja.

Menurut data dari studi Match's Singles di AS, faktanya cinta pada pandangan pertama terjadi lebih banyak dari yang mungkin kamu pikirkan.

"Cinta romantis berjalan di sepanjang jalur listrik dan kimiawi tertentu melalui otak yang dapat dipicu secara instan," terang Kepala Penasihat Ilmiah dan Antropolg Biologi Match Dr. Helen Fisher.

Lebih lanjut, hampir 34 persen jomlo mengatakan bahwa mereka pernah mengalami sendiri jatuh hati pada orang yang baru pertama kali ditemui.

Berdasarkan data yang ditemukan 41 persen laki-laki lebih banyak mengalaminya. Sementara hanya 29 persen perempuan yang merasakannya.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Social Psychology awal tahun 2019 menemukan bahwa pria biasanya jatuh cinta jauh lebih cepat dibandingkan perempuan.

Menurut Fisher, statistik menunjukkan pria lebih sering mengalami cinta pada pandangan pertama karena mereka lebih melihat visual.

2. Alasan ilmiah mengapa orang bisa jatuh cinta pada pandangan pertama

Alasan Ilmiah di Balik Cinta pada Pandangan Pertama
Kita bisa jatuh cinta pada pandangan pertama karena unsur kimia yang terjadi di dalam otak. (Foto Pixabay/@Babienochka)

Ada beberapa alasan ilmiah yang mendukung konsep ini. Pertama karena ada reaksi kimia yang memang terjadi dalam otak kita.

Kepada The Huffington Post Dr. Trsiha Stratford, seorang neuropsikoterapis, mengatakan saat jatuh cinta otakmu menciptakan dopamin dan serotonin.

"Terlihat seperti otak seseorang yang sedang mengonsumsi heroin," jelasnya. Bahan kimia itulah yang membuatmu langsung merasakan keterikatan dengan seseorang.

Kemudian melalui sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience, data menyebutkan bahwa orang bisa langsung segera memutuskan jika mereka menemukan seseorang yang menarik.

Fenomena cinta pada pandangan pertama tidak dapat terjadi tanpa keterikatan awal tersebut. Jadi sebenarnya kamu bisa langsung mencintai seseorang meski baru pertama kali bertemu, karena ada sesuatu dari orang tersebut yang membuatmu tertarik. Kemudian kamu langsung melabelinya dengan perasaan cinta.

Baca juga:

Tanda-Tanda Si Doi Mencintaimu dengan Tulus

3. Argumen yang menentang cinta pada pandangan pertama

Alasan Ilmiah di Balik Cinta pada Pandangan Pertama
Kita belum bisa disebut jatuh cinta kalau belum menghabiskan waktu bersama untuk mengenal sifat dan karakter pasangan. (Foto: Pexels/@Andre Furtado)

Aaron Ben-Zeev, Ph.D. dalam tulisannya di laman Psychology Today menyebutkan ada dua argumen mengapa beberapa orang tidak mempercayai cinta pandangan pertama.

Pertama ialah alasan epistemik yang mengklaim bahwa pada kasus cinta pada pandangan pertama orang belum memiliki pengetahuan mengenai karakteristik seseorang untuk bisa langsung jatuh hati. Kamu belum punya alasan yang cukup kuat untuk bisa langsung menyukai seseorang sesaat setelah bertemu.

Ben-Zeev mengatakan cinta itu tidak hanya terdiri dari penampilan luar saja, tetapi juga pengenalan karakter. Dan sayangnya pengetahuan mengenai karakter seseorang ini tidak mungkin didapat saat pertama kali bertemu.

Mereka butuh saling mengenal dan membangun relasi terlebih dahulu untuk bisa mengetahui sifat pasangan. Jadi sebenarnya konsep ini hanyalah angan-angan atau imajinasi dan bukan emosi cinta yang nyata.

Sementara alasan kedua mengacu pada perkara eksistensial. Maksudnya adalah dalam cinta pandangan pertama kita belum punya waktu untuk melakukan aktivitas khas pasangan.

Padahal menurut Been-Zev cinta itu bukan hanya tentang perasaan, melainkan juga melibatkan kegiatan bersama. Karena kedua orang baru saja bertemu, jadi respon cintanya pasti berbeda dengan yang dialami pasangan yang memang sudah lama menghabiskan waktu bersama.

Pada akhirnya jika membicarakan cinta, hal ini tidak terlepas dengan keyakinan dan harapan. Beberapa percaya pada cinta pandangan pertama dan berharap itu terjadi pada mereka.

Apapun alasan di baliknya, entah karena dipengaruhi keinginan biologis atau disebabkan gagasan yang didapatkan dari cerita mengenai seseorang ditakdirkan untuk mencintaimu tanpa alasan, itu tidak lagi terlalu penting. Semuanya kembali lagi pada keyakinan dan kepercayaanmu masing-masing. (sam)

Baca juga:

Manusia Hanya Jatuh Cinta 3 Kali Seumur Hidup

Zodiak Paling Cerewet, Kamukah itu?
Fun
Zodiak Paling Genit, Kamu Termasuk?
Fun
Zodiak Paling Cerewet, Kamukah itu?
Fun
Zodiak Paling Genit, Kamu Termasuk?
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Body Positivity Bikin Clara Tan Enggak Lagi Insecure Terhadap Bentuk Tubuhnya
Hiburan & Gaya Hidup
Body Positivity Bikin Clara Tan Enggak Lagi Insecure Terhadap Bentuk Tubuhnya

Ia menemukan kebebasan baru untuk mencintai dirinya secara radikal.

Pacaran Sama Si Cuek? Begini Tipsnya Supaya Enggak Cepat Baper
Fun
Pasta Gigi Bisa Hilangkan Jerawat?
Hiburan & Gaya Hidup
Pasta Gigi Bisa Hilangkan Jerawat?

Lebih baik menggunakan produk alami.

Industri Mainan Lokal Bersaing ke Mancanegara
Fun
Industri Mainan Lokal Bersaing ke Mancanegara

Menurut data Kementerian Perindustrian, pengapalan produk mainan anak tembus USD 320 juta di 2018 dan naik menjadi USD 343 juta atau sekitar Rp 4,9 triliun di 2020.

Manfaat Mandi Air Dingin di Pagi Hari
Fun
Manfaat Mandi Air Dingin di Pagi Hari

Simak ulasan berikut ini. Baca juga:

Menparekraf akan Blokir Game 'Fortnite'
ShowBiz
Menparekraf akan Blokir Game 'Fortnite'

Sandiaga Salahuddin Uno, menginstruksikan jajaran untuk mengakaji kemudian memblokir gim fortnite

Sony Garap Game Baru Bertemakan Fantasi
Fun
Sony Garap Game Baru Bertemakan Fantasi

Game ini akan digarap selama lima tahun.

‘Belum Padam’, The Brandals Tuju Album Baru
ShowBiz
‘Belum Padam’, The Brandals Tuju Album Baru

The Brandals kembali menelurkan single Belum Padam yang resmi dirilis secara digital pada 21 Maret 2021.

Katakan ‘Tidak’ Demi Masa Depan Lebih Baik
Fun
Katakan ‘Tidak’ Demi Masa Depan Lebih Baik

Kamu harus berani mengatakan 'tidak'.

Tidak Terima Diperdaya Aplikasi Judi, Seorang Pengguna Tuntut Apple
Fun
Tidak Terima Diperdaya Aplikasi Judi, Seorang Pengguna Tuntut Apple

Seorang pengguna Apple merasa diperdaya oleh Aplikasi Judi dan meminta ganti rugi