Chico Jerikho dan Maudy Koesnaedi Terlibat Cinta Terlarang di Ave Maryam Cicho Jerikho dan Maudy Koesnaedi bermain dalam film Ave Maryam. (foto:; MP/Ikhsan Digdo)

AVE Maryam merupakan film drama yang menceritakan seorang suster bernama Maryam. Dia ialah seorang biarawati yang bertugas mengurusi para suster sepuh di gereja yang berlokasi di Semarang. Suatu ketika, Suster Maryam jatuh cinta dengan Romo Yosef yang sangat piawai bermain musik.

Kedatangan Romo Yosef bertujuan mengajarkan orkestra di tempat Suster Maryam. Lama kelamaan, timbul benih-benih cinta di antara mereka berdua. Sampai-sampai mereka berdua menjalani hubungan terlarang secara diam-diam. Suster Maryam kemudian harus berhadapan dengan dua pilihan: bertahan pada kaulnya atau memilih Yosef.

maudy koesnaedi
Maudy Koesnaedi memerankan suster di film Ave Maryam. (foto: MP/Ikhsan Digdo)

Begitulah ringkasan cerita film Ave Maryam yang disutradarai dan diproduseri Ertanto Robby Soediskam. Karakter Suster Maryam diperankan Maudy Koesnaedi. Sementara itu, Romo Yosef diperankan aktor Chicco Jerikho. Film ini akan tayang pada 11 April 2019. "Film ini sederhana. Isunya katolik karena biarawati dan pastor kan enggak boleh nikah," ujar Ertanto saat temu pers di Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (4/4).

Saat hadir di kesempatan yang sama, Chicco Jerikho mengaku tertarik terlibat dalam film tersebut. Di film ini, dia juga sekaligus bernostalgia dengan sang sutradara, Ertanto Robby. Dia dan Ertanto sudah bersahabat sejak lama. "Saya ambil film ini karena comeback-nya Robby. Sebagai sahabat Robby saya support," tutur Chicco.

Selain itu, suami Putri Marino itu juga mengaku menyukai dengan cerita Ave Maryam yang mengisahkan tentang cinta rumit antara pastor dan biarawati. "Skripnya simple, forbidden love. Namun, cara Robby bertutur menurut saya ini sesuatu yang mewarnai Indonesia," terang Chicco.

cicho jerikho
Cicho Jerikho bermain sebagai pastor di film Ave Maryam. (foto: MP/Ikhsan Digdo)

Chicco juga menunjukkan totalitas dalam film ini. Untuk mendalami sosok seorang pastor, ia banyak bertukar pikiran dengan seorang pastor yang berdomisili di wilayah Jakarta. Dari memahami cara seorang pastor menjalani hidup hingga memahami tugas-tugas seorang pastor. "Gua sempat dibimbing juga sama pastor di Jakarta. Gua tanya-tanga kehidupannya seperti apa," kata pria 34 tahun itu.

Maudy Koesnaedi juga ikut total untuk mendalami karakternya. Dia melakukan hal sama dengan Chicco. Ia bertukar pikiran dengan seorang biarawati. "Selama sembilan hari itu saya banyak bertanya, diskusi, dan nanya ke Suster Berta," tutur Maudy.

film ave maryam
Film Ave Maryam sudah tayang di beberapa negara. (foto: MP/Ikhsan Digdo)

Terlebih, Maudy mengaku ada hal lain dalam film yang membuatnya bisa mendalami karakter. Kehadiran para suster sepuh sebagai pemain dalam film membuatnya benar-benar merasa menjadi seorang biarawati. Bukan seperti menjalani syuting sebuah film. "Chemistry-nya dapat banget. Jadi itu yang membantu menghidupkan karakter," tuturnya.

Film Ave Maryam sebenarnya sudah selesai pada 2016 silam. Film tersebut juga sudah tayang di beberapa negara.(ikh)

Kredit : digdo


Dwi Astarini