Chery Omoda E5 Meluncur 5 Februari, Pakai Baterai LFP
Chery Omoda E5 segera meluncur di Indonesia. Foto: Chery Indonesia
MerahPutih.com - PT Chery Sales Indonesia (CSI) menyebutkan, mobil listrik perdananya, Omoda E5, sudah berhasil menembus Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak 500 unit.
“Sudah ada sekitar 500 SPK, dengan bertambahnya model baru ini (Omoda E5) kami yakin mampu melampaui penjualan seribu unit kendaraan Chery per bulannya,” ujar Assistant President Director PT CSI, Zeng Shuo, Selasa (30/1).
Baca juga: Chery Umumkan Tiggo Terbaru Meluncur di IIMS 2024
Chery Omoda E5 sendiri bakal diluncurkan pada 5 Februari 2024 mendatang. Kemudian, Indonesia akan menjadi negara pertama yang meluncurkan mobil listrik tersebut.
Mobil listrik berjenis Compact SUV ini menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) dengan teknologi Blade Battery. Teknologi tersebut diklaim tahan terhadap tusukan benda tajam dan lebih stabil saat berada di tengah suhu panas.
Jika terkena guncangan, tekanan berat, atau dilempar dari ketinggian, maka baterai LFP tidak berpotensi meledak atau terbakar. Hal itu sama seperti baterai berbasis nikel (nickel manganese cobalt/NMC).
Bahkan, Omoda E5 juga diklaim telah lulus dari beberapa uji keamanan baterai seperti extrusion tes atau (uji ekstrusi), puncture test (uji tusukan), scraping test (uji gesekan bawah), hingga wading test (uji mengarungi air).
“Melalui wading test mobil ini mampu mengarungi air, cukup aman untuk di Jakarta yang sering banjir, dan berkat ground clearance setinggi 190 mm mobil ini mampu mengatasi kondisi jalan yang beragam, memiliki pelat cangkang baja yang kuat di bawah baterai untuk melindunginya,” jelas Zeng.
Baca juga: Perhatikan Hal Ini saat Kendarai Mobil Listrik dalam Kondisi Hujan
Chery Omoda E5 dibekali dengan baterai berkapasitas 61 kWh dan memiliki jarak tempuh 430 km berdasarkan metode standar WLTC (Worldwide harmonized Light Vehicles Test Procedure). Sementara jika diukur menggunakan standar NEDC (New European Driving Cycle), Omoda E5 mampu menempuh jarak hingga 505 km.
Melalui tenaga maksimum yang ditawarkan mencapai 204 Horse power (Hp) atau 150 kilowatt (kW), mobil listrik ini diklaim mendukung pengisian daya cepat dari 30 persen menjadi 80 persen dalam waktu 28 menit.
Sebagai perbandingan, Hyundai IONIQ 5 dengan tipe Standard Range, hanya mampu menempuh jarak 384 km dengan kapasitas baterai sebesar 58 kWh.
Untuk Hyundai tipe Long Range, memiliki jarak tempuh sekitar 481 km dengan kapasitas baterai 72,5 kWh. Namun, model ini memiliki harga jual yang cukup tinggi dan sudah menembus Rp 790 jutaan.
Meski harga resmi Chery Omoda E5 belum terungkap, tetapi beberapa sales person di dealer Chery menyebutkan, mobil ini dijual dengan kisaran Rp 499 juta hingga Rp 510 juta. (*)
Baca juga: Chery Omoda 5E Dipastikan Sampai ke Konsumen Indonesia Awal 2024
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
VinFast Indonesia Ungkap Visi Strategis di Balik Pabrik EV Subang
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025