Charcoal Latte, Saat Arang Geser Peran Kopi Charcoal latte, minuman yang sedang tren di kalangan netizen (Foto: Instagram/damsonandco)

Tren charcoal tampaknya belum redup. Burger, wafel, es krim, sampai yang terbaru, latte charcoal, masih mampu membuat masyarakat tertarik. Latte biasanya terbuat dari kopi dan susu. Kali ini, bahan kopi diganti dengan arang. Dimulai dari beberapa kafe di Inggris dan Australia, charcoal latte kini bisa ditemukan di Indonesia.

Active charcoal, atau arang aktif, ternyata bisa dikonsumsi. Lebih dari itu, bahan ini menyerap zat berbahaya dari dalam tubuh dan dibuang melalui kotoran. Arang tersebut biasanya dibuat dari batok kelapa, kayu bambu, juga kulit gandum yang dibakar.

Dengan warna hitam keabuan dari paduan arang aktif dan susu, charcoal latte ini disajikan hangat dan pastinya telah melalui uji standar agar aman dikonsumsi. Banyak yang berpendapat, bahwa arang aktif bisa berfungsi sebagai anti-inflamasi dan obat sakit perut. Charcoal berwarna hitam ini juga dipercaya bisa memulihkan mabuk minuman dan digunakan sebagai detoks.

Di samping berbagai manfaatnya, charcoal atau black latte, ternyata tidak disarankan untuk dikonsumsi mereka yang kekurangan vitamin (Foto: Instagram/nolusrestaurants)

Tidak ada dampak negatif dari charcoal, hanya zat dalam arang aktif tersebut akan mengikat vitamin C, vitamin B3, vitamin B6, vitamin B1, dan vitamin B7. Sehingga, nutrisi tersebut sedikit-banyak bisa menghilang jika dimakan bersamaan dengan charcoal aktif. Jadi, minuman ini tidak disarankan bagi Anda yang sedang mengonsumsi obat untuk penyakit tertentu. Bagi yang tidak, minuman unik ini bisa jadi referensi yang menarik untuk dicoba.

Simak pula info menarik lainnya seputar minuman di sini: Ternyata Kopi Bakar Lemak Anda.

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dongkrak Pariwisata, Pemda DIY Gelar Jogja International Travel Mart 2021
Travel
Dongkrak Pariwisata, Pemda DIY Gelar Jogja International Travel Mart 2021

Event mancanegara tahunan ini mempertemukan para pelaku pariwisata dengan masyarakat.

Yogyakarta Siapkan Wisata Kesehatan Berbasis Seni dan Budaya
Travel
Yogyakarta Siapkan Wisata Kesehatan Berbasis Seni dan Budaya

Pemda dan Perkedwi akan mengangkat tema wisata bertajuk "Tracing the History of Jamu".

Menparekraf Sandiaga Izinkan Anak dibawah 12 Tahun Berwisata, ini syaratnya
Travel
Menparekraf Sandiaga Izinkan Anak dibawah 12 Tahun Berwisata, ini syaratnya

Sandiaga Uno mengatakan syarat utama adalah kedua orangtua sang anak sudah divaksinasi COVID-19.

Haji Darip, Jagoan dari Tanah Klender
Indonesiaku
Haji Darip, Jagoan dari Tanah Klender

Menggerakkan warga Klender dan sekitarnya melawan tentara Belanda dan sekutu setelah kemerdekaan Indonesia.

Piala Citra Festival Film Indonesia Sempat Berubah-Ubah, Mengapa?
Indonesiaku
Piala Citra Festival Film Indonesia Sempat Berubah-Ubah, Mengapa?

Perubahan bentuk awal Piala Citra tahun 2014 dianggap sebagai simbol kembalinya penyelenggaraan FFI kepada semangat awal

5 Destinasi Wisata Jelajah Indonesia dari Rumah
Travel
5 Destinasi Wisata Jelajah Indonesia dari Rumah

Cocok buat kamu yang rindu liburan.

Jelang MotoGP Mandalika 2022, Cek Rekomendasi Hotel Dekat Sirkuit Mandalika
Travel
Jelang MotoGP Mandalika 2022, Cek Rekomendasi Hotel Dekat Sirkuit Mandalika

Tempat menginap di dekat Sirkuit Mandalika menyajikan pemandangan epik.

5 Makanan Khas Bandung yang Wajib Dicicipi
Kuliner
5 Makanan Khas Bandung yang Wajib Dicicipi

Kuliner wajib cicip di kota Bandung.

Menghitung Hari Baik dan Nahas pada Masyarakat Baduy
Tradisi
Menghitung Hari Baik dan Nahas pada Masyarakat Baduy

Baduy punya dua alat penting untuk menghitung hari baik dan nahas.

Kemenparekraf Buka Jalur Rempah-Rempah Indonesia-New York
Kuliner
Kemenparekraf Buka Jalur Rempah-Rempah Indonesia-New York

Menghadirkan 4.000 restoran dan nilai ekspor Rp 29 triliun.