Chanel Buat Produk Kecantikan yang Berkelanjutan Chanel luncurkan lini produk kecantikan. (Foto: Chanel.com)

CHANEL meluncurkan lini produk kecantikan dan perawatan kulit bernama No.1 yang diklaim sebagai produk kecantikan alami dan berkelanjutan. No.1 menggunakan 97 persen bahan alami dengan kandungan utama bunga camellia. Bunga camellia adalah bunga yang menjadi ikon Gabrielle Chanel selaku pendiri rumah mode mewah ini.

Dalam laman resminya, No.1 menggunakan bahan yang 76 persennya berasal dari turunan bunga camellia seperti kelopak, biji dan serbuk sari. Dikutip dari laman WWD pada Kamis (6/1), merek ini menjelaskan bunga camellia dipilih karena kemampuannya untuk meningkatkan kekuatan lapisan atas kulit dan mempertahankan penampilan awet muda pengguna.

Baca juga:

Kerugian Saat Mengonsusi Air Lemon Berlebihan

Chanel memiliki ladang camellia sendiri, di mana metode budidaya agro-ekologis digunakan dengan penelitian di laboratorium penelitian yang berbasis di Gaujacq, barat daya Prancis. Di laboratoriom itu, bunga camellia dibuat menjadi minyak yang kaya akan asam protocatechuic dan antioksidan. Minyak tersebutlah yang digunakan sebagai bahan dasar dalam lini perawatan kulit ini.

Molekul dalam minyak itu dikatakan membantu meningkatkan pertahanan kulit sambil memperlambat dehidrasi dan membuatnya tampak muda. Ia juga mengurangi permasalahan pada kulit seperti garis halus dan kerutan, pori besar, hilangnya elastisitas, dan kulit kusam serta kering.

No.1 diklaim sebagai produk berkelanjutan. (Foto: Pixabay/Hans)
No.1 diklaim sebagai produk berkelanjutan. (Foto: Pixabay/Hans)

“Ini adalah keahlian baru kami yang sekarang banyak dipelajari di dunia kedokteran dan bahan ini tidak banyak digunakan di dunia kosmetik,” jelas Armelle Souraud, direktur komunikasi ilmiah internasional Chanel.

Di bagian tata rias, lini No.1 meluncurkan foundation atau alas bedak dengan kemampuan mencerahkan, melembapkan, dan melindungi. Kemudian ada pelembab bibir dan pipi yang mengandung minyak camellia merah dan lilin yang berasal dari tumbuhan. Di Amerika Serikat, produk ini dibanderol dari harga 45 dolar atau sekira Rp 649 ribu.

No.1 bukanlah nama baru untuk produk Chanel selain fesyen. Gabrielle Chanel meluncurkan wewangian No.1 Mademoiselle Chanel pada tahun 1940-an, tetapi rumah mode tersebut mengatakan bahwa lini kecantikan baru ini tidak terkait dengan produk sebelumnya. Sebaliknya, rumah mode ini memilih No.1 karena sesuai dengan kecenderungan pendiri untuk menomori produknya. (Yni)

Baca juga:

3 Prediksi Film yang akan Menjadi Box Office Pada 2022

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ahn Bo-hyun Gantikan Kim Seon-ho di '2 O'Clock Date'
ShowBiz
5 Tempat Ngabuburit Local Pride Warga +62 Paling Bikin Kangen
Hiburan & Gaya Hidup
5 Tempat Ngabuburit Local Pride Warga +62 Paling Bikin Kangen

Selalu ada kegiatan yang bisa dilakukan di tempat unik ngabuburit.

Main di ‘Kadet 1947’, para Aktor Belajar Nilai Baru
ShowBiz
Main di ‘Kadet 1947’, para Aktor Belajar Nilai Baru

Para pemain punya tantangannya sendiri memerankan karakter di Kadet 1947.

Potensi Teknologi Blockchain dalam Pembangunan Indonesia
Fun
Potensi Teknologi Blockchain dalam Pembangunan Indonesia

Blockchain memiliki peran dalam pembangunan di Indonesia.

Chris Pratt, Jack Black akan Bintangi Film Super Mario Bros
ShowBiz
Chris Pratt, Jack Black akan Bintangi Film Super Mario Bros

Bintang 'The Queen's Gambit' Anya Taylor-Joy akan memerankan Princess Peach.

Charles Leclerc Kecelakaan saat Kendarai Mobil Balap Niki Lauda
Hiburan & Gaya Hidup
Charles Leclerc Kecelakaan saat Kendarai Mobil Balap Niki Lauda

Bagian belakang mobil rusak cukup parah.

Emma Stone akan Kembali Sebagai Cruella
ShowBiz
Emma Stone akan Kembali Sebagai Cruella

Emma Stone akan kembali tampil di sekuel film Cruella.

Cedera Kaki, V BTS Tampil Duduk di Konser Permission to Dance On Stage
ShowBiz
Cedera Kaki, V BTS Tampil Duduk di Konser Permission to Dance On Stage

Member lain menyebut V terlihat seperti bos.

Hari Pertama IBrC 2022, Kemampuan Peserta Hampir Setara
Kuliner
Hari Pertama IBrC 2022, Kemampuan Peserta Hampir Setara

Pada hari pertama, 36 orang peserta sudah menjalani compulsory service yang terbagi atas dua sesi