CFD Jakarta Kembali Ditiadakan, DPRD DKI: Jangan Sampai Kurva COVID Naik Lagi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menyatakan mendukung penuh langkah yang diambil Pemprov DKI meniadakan Car Free Day.

Menurutnya, CFD yang digelar pada Minggu (21/6) kemarin cukup mengkhawatirkan lantaran menimbulkan kerumunan. Kasus corona di Jakarta, kata dia, sudah landai, tetapi dia berharap tidak ada gelombang kedua karena lalai mendisiplinkan aktivitas warga.

Baca Juga

Gelombang Ke-2 COVID, Ekonomi Indonesia Diprediksi Negatif 3,9 Persen

"Jadi sekali lagi, bahwa ini (Jakarta) sekarang sudah mau landai jangan sampai nanti malah naik lagi (kurva) penularannya," sambung politisi Partai Gerindra ini kepada wartawan di Jakarta, Rabu (24/6).

Taufik juga menyetujui usulan Pemprov DKI yang sedang menyiapkan lokasi di masing-masing wilayah Ibukota untuk tempat masyarakat berolahraga.

"Iya (setuju), supaya tidak ada kerumunan yang besar. (CFD) Biar di daerahnya saja, untuk menampung keinginan olahraga secara bersamaan," tegas Taufik.

Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di kawasan Jalan Sudirman Jakarta, Minggu (21/6/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di kawasan Jalan Sudirman Jakarta, Minggu (21/6/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Taufik mengakui sempat memantau pelaksanaan CFD pada Minggu lalu. Menurut dia, memang jumlah yang ikut olahraga saat itu sangat banyak dan membeludak.

"Kemarin kan begitu dibuka langsung membeludak, kita maklumi juga, cuma sekali lagi upaya pemerintah untuk menutup sementara itu upaya yang paling tepat-lah untuk mencegah penularan," tandas dia.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, Pemprov DKI mendorong pelaksanaan CFD atau HBKB tersebar di berbagai kawasan di wilayah kota, tidak terpusat di Sudirman-Thamrin. Hal tersebut bisa mencegah kerumunan yang berpotensi menularkan virus corona atau Covid-19.

"Mungkin akan lebih baik kalau dipolarisasilah (disebar di sejumlah lokasi di DKI Jakarta). Jadi, tidak di Sudirman-Thamrin," tandas dia.

Pemprov DKI telah berkoordinasi dengan para Wali Kota di Jakarta dan memutuskan 29 kawasan akan digunakan warga DKI Jakarta untuk berolahraga selama masa transisi. Ke-29 kawasan ini terdiri dari enam area HBKB, 19 jalan untuk olahraga, dan empat kawasan taman.

Baca Juga

Tuai Kritik, Pemprov DKI Tiadakan CFD Sudirman-Thamrin Pekan Depan

Pelaksanaan olahraga warga pada 29 lokasi tersebut rencananya dilaksanakan pada Minggu (28/6/2020) pada pukul 06.00 WIB-10.00 WIB dan tidak diperbolehkan ada pedagang.

“Area HBKB Sudirman-Thamrin ditiadakan, tetapi untuk menghindari terjadinya laka lantas antara pesepeda dan kendaraan bermotor di area tersebut, kami usulkan tetap disiapkan jalur sepeda sementara menggunakan satu lajur paling kiri,” katanya. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH