Cewek Viral Mangkir Bayar Makan dan Ojol di Jakbar Masih Terus Beraksi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Cewek Viral Mangkir Bayar Makan dan Ojol di Jakbar Masih Terus Beraksi

Ilustrasi - Seorang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) diamankan oleh petugas Dinas Sosial di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Kamis (21/8/2025). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat tengah memburu keberadaan seorang perempuan yang belakangan ini viral di media sosial karena berulang kali tidak membayar makan, ongkos ojek online (ojol), hingga angkot.

“Untuk laporan terhadap warga tersebut, sudah kami lakukan tindak lanjut pada Rabu 21 Januari 2026, kami lakukan penyisiran berkala,” kata Kepala Sudinsos Jakarta Barat, Fajar Laksono, kepada media di Jakarta, Selasa (24/2).

Petugas Satgas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) pun diterjunkan di titik jaga Cengkareng dan Kalideres untuk melacak keberadaan wanita yang diduga sebagai Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Baca juga:

Tarif Parkir Rp 100 Ribu Viral, Pramono Pastikan Jukir Liar Tanah Abang Bakal Ditindak

Pelaku Kerap Pindah Lokasi

Meski sudah dilakukan penyisiran, Fajar mengakui keberadaan wanita tersebut belum ditemukan. Tim gabungan bahkan telah menanyakan informasi kepada pedagang dan pengemudi ojek di sekitar lokasi, namun tidak ada yang mengenali sosok tersebut.

Menurut Fajar, kendala utama adalah kebiasaan sosok cewek viral itu yang kerap berpindah-pindah lokasi. “Infonya, warga tersebut memang berpindah-pindah dalam beraksi juga, jadi belum bertemu," imbuhnya, dikutip Antara.

Namun, Fajar mengungkapkan laporan terakhir perempuan itu kembali beraksi di kawasan Srengseng, Kembangan. "Terkait atensi terkini, kami akan lakukan penebalan kembali di titik pantau kami,” tuturnya.

Baca juga:

BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026

Pemburuan Libatkan Ojol

Fajar menambahkan Sudinsos Jakbar juga berkoordinasi dengan para pengemudi ojek online di lapangan dalam pemburuan cewwek viral itu.

“Para pengemudi ojek online, apabila mendapatkan penumpang ibu-ibu tersebut, agar segera membawanya ke posko Dinas Sosial terdekat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” tandas orang nomor satu di Sudinsos Jakbar itu. (*)

#Jakarta Barat #Viral #Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Selain penguatan surveilans, Pemda juga memastikan kesiapan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Olahraga
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Persija Jakarta terpaksa menjamu Arema FC di Stadion Patriot Bekasi imbas SUGBK dan JIS dipakai konser. Shin Tae-yong ungkap kekecewaannya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Seluruh transaksi parkir on-street wajib menggunakan kanal pembayaran resmi yang terintegrasi dan terverifikasi, bukan rekening pribadi juru parkir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Berita Foto
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Tersangka dan pihak swasta, Bima Setiawan (206) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026)
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Berita Foto
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Indonesia
Kekurangan Gaji 10 Bulan PJLP DKI Jakarta Janji Dibayarkan Akhir Oktober
Persoalan tersebut bermula ketika pembahasan APBD 2026 dilakukan pada 2025. Saat itu, besaran UMP Jakarta 2026 belum ditetapkan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kekurangan Gaji 10 Bulan PJLP DKI Jakarta Janji Dibayarkan Akhir Oktober
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Berita Foto
Kartu Pekerja Jakarta Telah Jangkau 59.000 Pekerja Sejak 2018
Sejumlah pekerja beraktivitas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Kartu Pekerja Jakarta Telah Jangkau 59.000 Pekerja Sejak 2018
Bagikan