Cerita Zulhas Ditawari Jokowi Jadi Menteri Perdagangan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Presiden Jokowi (Jokowi) telah melantik sejumlah menteri dan wakil menteri baru di sisa masa jabatan hingga 2024 mendatang. Salah satunya Zulkifli Hasan (Zulhas) menjadi Menteri Perdagangan (Mendag).

Setelah pelantikan oleh Presiden Jokowi, langsung dilaksanakan serah terima jabatan (sertijab) dari tongkat kepemimpinan Muhammad Lutfi ke Zulhas di gedung Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Usai sertijab, Zulhas menceritakan saat dirinya ditawari jabatan Menteri Perdagangan oleh Jokowi. Ketua Umum PAN ini mengaku, ditelepon oleh pihak Istana pada pukul 19.00 WIB untuk hadir ke Istana Presiden pada Selasa (14/6).

Baca Juga:

Jokowi Perintahkan Zulhas dan Hadi Tjahjanto Turun Langsung ke Lapangan

"Jadi baru tahu semalam, semalam saya diberi tahu jam 7 (malam) diundang ke Istana, jadi saya datang jam 7, dikasih tahu ditugaskan ini (menjadi menteri)," ucap Zulhas di hadapan wartawan, Rabu (15/6).

Saat hadir ke Istana, lanjut Zulhas, Presiden Jokowi menawarkan untuk menduduki jabatan Menteri Perdagangan menggantikan M Lutfi.

"Pak Zul punya background, bla bla, sudah lama ngerti ritel mikro sebagainya pengalaman cukup itu, leadership ada. Maka ditugaskan Mendag," kata Zulhas menirukan perkataan Jokowi.

Baca Juga:

Menanti Kebijakan Pro Rakyat dari Mendag Zulkifli Hasan di Sektor Perdagangan

Diamanatkan mengurusi Kementerian Perdagangan, dirinya langsung ambil tawaran tersebut dan siap menyelesaikan masalah yang saat ini krusial di Kemendag. Salah satunya soal minyak goreng.

"Saya bilang saya siap, perintah laksanakan," terang dari ayah dari Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi PAN Zita Anjani tersebut.

Ia pun mengaku, kaget bahwa hari ini langsung dilantik oleh Jokowi menjadi Mendag. Sebelum dilakukan pengambilan sumpah jabatan, dirinya dan bersama ketua umum beberapa partai menikmati makan siang di Istana.

"Saya baru tahu mau dilantik tadi diundangnya jam 11 siang. Sampai di sana, di Istana, jam 12, kita makan siang (dengan) para ketua umum," ucapnya.

"Ada Bu Mega (Megawati Soekarnoputri), ada Pak Surya Paloh, ada Cak Imin (Muhaimin Iskandar), ada Airlangga Hartarto, Pak Prabowo Ketua Gerindra, ada Pak Harso (Suharso Monoarfa), lengkap ketua partai. Habis itu saya dilantik," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Mendag Zulhas Janji Segera Atasi Persoalan Minyak Goreng

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Bawa Serbuk Diduga Bahan Peledak dari Rumah Terduga Teroris di Sleman
Indonesia
Polisi Bawa Serbuk Diduga Bahan Peledak dari Rumah Terduga Teroris di Sleman

Petugas kepolisian kembali mendatang rumah milik terduga teroris berinisial AW yang ditangkap pada Minggu (22/1) lalu.

Sudah 16 Partai Politik Daftar Buat Ikut Pemilu 2024 Lewat SIPOL KPU
Indonesia
Sudah 16 Partai Politik Daftar Buat Ikut Pemilu 2024 Lewat SIPOL KPU

Per Sabtu (25/6) malam, belasan parpol yang mendaftar dalam akun sipol.

Intip Harta Kekayaan 5 Penjabat Gubernur yang Baru Dilantik Mendagri
Indonesia
Intip Harta Kekayaan 5 Penjabat Gubernur yang Baru Dilantik Mendagri

Lantas berapa jumlah harta kekayaan lima penjabat gubernur tersebut?

Tol Cisumdawu Seksi 4B dan 5A Ditargetkan Rampang Desember 2022
Indonesia
Tol Cisumdawu Seksi 4B dan 5A Ditargetkan Rampang Desember 2022

Jalan tol sepanjang 61 km itu diharapkan dapat mendukung konektivitas akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka.

DAMRI Operasikan 10 Bus Gratis di Kampus UI
Indonesia
DAMRI Operasikan 10 Bus Gratis di Kampus UI

Hadirnya bus diharapkan dapat meningkatkan motivasi mahasiswa untuk lebih sering menggunakan angkutan publik.

Gibran Kaji Ulang Master Plan Revitalisasi Keraton Surakarta
Indonesia
Gibran Kaji Ulang Master Plan Revitalisasi Keraton Surakarta

Tim kecil revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akhirnya terbentuk pasca-kesepakatan perdamaian pada 3 Januari 2022.

KPK Ngaku Dapat Dukungan Tokoh Papua Usut Kasus Dugaan Korupsi Lukas
Indonesia
KPK Ngaku Dapat Dukungan Tokoh Papua Usut Kasus Dugaan Korupsi Lukas

KPK juga mendapat dukungan dari persekutuan gereja di Jayapura. Mereka meminta agar aparat penegak hukum dapat menindak tegas para pejabat negara yang terlibat kasus korupsi.

[HOAKS atau FAKTA]: WhatsApp Beri Kouta Gratis 50 GB
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: WhatsApp Beri Kouta Gratis 50 GB

Beredar informasi berupa pesan berantai berisi kabar bahwa WhatsApp memberikan kuota gratis sebesar 50 GB. Pesan tersebut juga berisi tautan yang akan diarahkan untuk mengisi sebuah form agar segera kita bisa segera mengklaim hadiah.

37 Persen Korban Meninggal Gempa Cianjur Anak -Anak
Indonesia
37 Persen Korban Meninggal Gempa Cianjur Anak -Anak

Korban meninggal dunia pascagempa bumi di Cianjur, Jawa Barat terus bertambah. Data per Rabu (23/1) pukul 17.00 WIB dilaporkan 271 orang meninggal dunia. 37 persen diantaranya adalah anak-anak.

Perpanjangan Masa Jabatan Kades Berpotensi Meningkatkan KKN
Indonesia
Perpanjangan Masa Jabatan Kades Berpotensi Meningkatkan KKN

Akademisi dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur, Dr Johanees Tuba Helan menilai perpanjangan masa jabatan kepala desa (kades) menjadi 9 tahun berpotensi menyuburkan kembali praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di desa.