Cerita Skuat Timnas Indonesia U-18 Rayakan Idul Adha di Vietnam Timnas Indonesia U-18. Foto: PSSI

MerahPutih.com - Skuat timnas Indonesia U-18 merayakan Hari Raya Idul Adha di Vietnam. Pasalnya, anak asuh pelatih Fakhri Husaini ini tengah mengikuti AFF Cup U-18.

Rombongan timnas U-18 rela menempuh waktu 90 menit dari Provinsi Binh Duong agar bisa melaksanakan Shalat Idul Adha di masjid terdekat yang berada di Kota Ho Chi Minh, Vietnam.

Baca Juga: Giliran Brunei Digilas 6-1, Timnas Indonesia U-18 Masih Anteng di Puncak

Mereka berangkat dari Hotel Becamex 2 Binh Duong pada pukul 06.30 waktu setempat dan tiba di Masjid Musulmane Kota Ho Chi Minh yang berjarak kurang lebih 38 kilometer pada pukul 08.00 pagi.

Beckham Putra Nugraha. Foto: PSSI
Beckham Putra Nugraha. Foto: PSSI

"Ya senang bisa silaturahmi dengan orang-orang muslim, bisa ketemu dengan warga Indonesia juga. Suasananya juga tidak terlalu berbeda dengan di Indonesia," ucap Beckham Putra Nugraha dilansir Antara, Minggu (11/8)

Kendati jauh dari keluarga, gelandang Persib Bandung itu mengaku senang bisa melaksanakan salat Idul Adha di Vietnam karena bisa bertemu dengan saudara seiman dari berbagai negara dan ras.

Salat Idul Adha di luar negeri ini menjadi pengalamannya yang kedua kali, setelah sebelumnya juga pernah menjalani ritual serupa di Malaysia beberapa tahun silam.

Tidak lupa ia juga menyempatkan waktunya untuk menghubungi keluarganya di Indonesia untuk sekedar berbagi kabar dan saling mendoakan di hari raya qurban ini.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-18 Sikat Brunei 6-1, Fakhri Husaini Bersyukur dengan Catatan

"Keluarga lah yang paling penting, minta didoakan supaya semuanya lancar," ungkapnya

Selain Beckham, bek timnas berjuluk Garuda Nusantara yaitu Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi juga menuturkan perasaannya menjalani Idul Adha pertamanya di luar negeri.

Meski baru pertama kali menginjakkan kaki di luar negeri, terlebih bertepatan dengan hari raya Idul Adha, namun Bagas mengaku tidak merasa canggung karena suasana ibadah di masjid yang berdiri sejak tahun 1933 tersebut mirip seperti di Tanah Air.

Hal yang menurutnya berbeda ialah banyaknya warga negara asing yang ikut salat serta tidak adanya hewan qurban seperti sapi, kambing, atau domba yang berada di area masjid.

"Ya lucu juga ternyata tidak ada hewan qurbannya, kalau di Indonesia kan banyak sekali (hewannya). Itu saja yang membedakan sih, kalau suasananya masih terasa mirip di rumah," jelasnya.

Timnas Indonesia U-18. Foto: PSSI
Timnas Indonesia U-18. Foto: PSSI

Dalam hari raya kali ini saudara kembar Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri ini juga mendapat pesan semangat dari kedua orang tuanya di Magelang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-18 Berpeluang Lolos ke Semifinal, Fakhri Husaini Enggan Memikirkan Potensi Lawan

Orang tuanya berharap agar Bagas-Bagus bisa tetap fokus menjalani pertandingan membela Indonesia di kancah internasional serta menjaga performa dengan baik.

"Kalau misalnya sedang tanding Bapak selalu pesan supaya fokus saja, tidak perlu memikirkan yang di rumah, semua baik-baik saja. Itu yang selalu ditekankan Bapak kepada kami kalau sedang mengabdi untuk negara," kata Bagas. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH