berita-singlepost-banner-1
Cerita Seskab Pramono Anung Temani Jokowi yang Tengah Berduka Sekretaris Kabinet Pramono Anung. ANTARA/Bayu Prasetyo/am.
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung menceritakan pengalamannya menemani Presiden Joko Widodo yang sedang berduka karena berpulangnya ibunda, Sudjiatmi Notomihardjo, pada Rabu (25/3) sekitar pukul 16.45 WIB.

Politikus PDIP itu membagikan ceritnya kepada wartawan melalui pesan di Jakarta. Pramono mengatakan bahwa ia bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mendampingi Jokowi ke Solo sesaat setelah mendapatkan kabar berpulangnya ibunda.

Baca Juga

Ibunda Jokowi Wafat, Pangdam IV Diponegoro: 1.200 Personel Amankan Prosesi Pemakaman

“Semalam Mensesneg dan saya mendampingi Bapak Presiden sampai jam 23.00 wib,” kata Pramono dilansir Antara, Kamis (26/3)

Keduanya merupakan sedikit orang yang mendapatkan kesempatan mendampingi Jokowi karena Presiden sendiri meminta agar para anggota Kabinet Indonesia Maju yang lain tetap berada di Jakarta untuk fokus menyelesaikan tugasnya masing-masing.

“Beliau tabah sekali dan tetap memikirkan urusan kerjaan terutama yang berkaitan dengan penanganan COVID-19,” ujarnya

Presiden Jokowi memberikan keteragan terkait meninggalnya ibunda, Notomiharjo di Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/3).(MP/Ismail)
Presiden Jokowi memberikan keteragan terkait meninggalnya ibunda, Notomiharjo di Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/3).(MP/Ismail)

Tak hanya itu, Presiden Jokowi, kata Pramono juga akan bergegas kembali ke Jakarta meskipun terlihat sangat terpukul dengan kepergian ibunda tercintanya itu.

Presiden Jokowi, kata Pramono, tak ingin melepas tanggung jawabnya sebagai Kepala Negara dan tetap tidak meninggalkan penyiapan
Sidang Pemimpin KTT G-20 secara Video Conference (Virtual) yang akan dilakukan Kamis (26/3) sekitar pukul 19.00 WIB.

“Rencananya Presiden akan tetap hadir dan menyampaikan pandangannya dari Istana Bogor,” katanya.

Baca Juga

Sederet Artis yang Ucapkan Duka untuk Ibunda Jokowi di Twitter

Kepala Negara juga meminta rakyat Indonesia untuk berkenan mendoakan arwah ibundanya dari rumah masing-masing dan tidak perlu beramai-ramai melayat di tengah situasi masih merebaknya wabah virus corona.

Meski begitu, ia mengatakan, bagi masyarakat yang tetap ingin hadir diminta untuk memperhatikan protokol yang telah disampaikan pemerintah yakni menjaga jarak aman dengan orang lain. (*)


berita-singlepost-mobile-banner-3
Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6