Cerita Penjaga Keamanan Ancol Soal Limbah dan Jutaan Ikan Mati Jutaan ikan mati di perairan Teluk Jakarta, Jakarta Utara, Selasa (1/12). (Foto: Fachruddin Chalik)
MerahPutih Megapolitan - Adalah Anwar seorang sekuriti yang bertugas untuk mengawasi pembangunan reklamasi pantai di Ancol yang bercerita langsung kepada merahputih.com terkait kejadian awal jutaan ikan mati di garis pantai Taman Impian Jaya Ancol, Teluk Jakarta.
 
"Minggu pagi hujan, ada yang nuang limbah pabrik berbarengan sama hujan, mungkin supaya enggak ketahuan, karena dari tahun-ketahun  modusnya sama, nuang limbahnya pas bareng sama hujan,"  cerita Anwar kepada merahputih.com, Selasa (01/12), di pos keamanan tempat ia bekerja.
 
Tergerak atas panggilan nurani, Anwar juga dengan sigap mengawal dan menemani kedatangan merahputih.com ke Pantai Carnaval, tempat di mana bangkai-bangkai ikan masih berserakan tanpa ada yang perduli untuk membersihkannya.
 
Lebih lanjut Anwar mengungkapkan, "Minggu siang sampai malamnya ikan pada mabok, semua warga datang ngambil, nyerokin. Senin (30/11) paginya sudah ngambang semua ikan, jumlahnya jutaan, dari Marina sampai ke Pantai Carnaval, bagian Ancol yang diperluas, ikan mengambang semua, malah ada yang bilang ikan ini bangkainya sepanjang 65 kilometer," tuturnya. (aka)

BACA JUGA:
  1. Reklamasi Teluk Jakarta Dituding Jadi Penyebab Jutaan Ikan Mati
  2. Selain Jutaan Ikan Teluk Jakarta, Kerang Pun Mati Terpapar Limbah
  3. 65 Kilometer Pesisir Pantai Teluk Jakarta Dipenuhi Bangkai Ikan
  4. BPLHD DKI Ambil Sampel di Tiga Lokasi Teluk Jakarta
  5. Ungkap Kematian Ikan Teluk Jakarta, Dinas Kelautan DKI Gandeng IPB


Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH