Cerita Parno, Penggali Tempat Peristirahatan Terakhir Sutopo Purwo Nugroho Makam yang disiapkan untuk menguburkan Sutopo di TPU Sonolayu, Jawa Tengah (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Penggali makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sonolayu, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Jawa Tengah, Parno (70) mengaku dihubungi adik Sutopo Purwo Nugroho (50), Rini Satiti Wulandari untuk menggali makam.

Makam tersebut untuk tempat pemakaman Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang meninggal dunia di Guangzhou, China, pada Minggu (7/7) pukul 02.00 WIB karena sakit kanker.

BACA JUGA: Sutopo Purwo Nugroho Meninggal di Tiongkok, KJRI Urus Pemulangan Jenazah

"Saya dihubungi adik Sutopo untuk bikin makam. Sempat saya tanya dulu makam itu siapa?. Ternyata untuk Sutopo," ujar Parno pada Merahputih.com.

Ia sempat ragu jenazah dimakamkan di Boyolali karena Sutopo sudah sejak lama kerja di Jakarta. Setelah dihubungi adik Sutopo, langsung mengajak delapan orang pengali makam di TPU Sonolayu.

"Saya baru memulai menggali makam pukul 08.00 WIB. Penggalian makam mendekati selesai karena kondisi tanah labil dan mudah digali," kata dia.

parno
Parno (70) penggali makam Sutopo (MP/Ismail)

Alasan adik Sutopo memakamkan Sutopo di TPU Sonolayu agar dekat dengan keluarga di Boyolali. Warga disekitar rumah duka di Kampung Surodadi RT 07 /RW 09, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mengenal Sutopo sebagai sosok yang baik dan pekerja keras.

BACA JUGA: Sore Ini Jenazah Sutopo Purwo Nugroho Diterbangkan ke Indonesia

"Saya dapat kabar Sutopo meninggal dunia karena sakit kanker saat sedang dalam pengobatan di China," kata dia. (Ism)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH