hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-1
Cerita Okky, Peserta IBrC yang Melakukan Persiapan Selama Dua Bulan Okky melakukan persiapan selama dua bulan (Foto: MP/Nicholas)
hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-2
hiburan-gaya-hidup-mobile-singlepost-banner-7

SEMAKIN luasnya dunia kopi membuat brewers Indonesia turut berkembang untuk mempelajari lebih dalam seputar kopi. Hal ini pun mereka dapat di Indonesia Brewers Cup Championship (IBrC), sebuah kompetisi yang melibatkan puluhan brewers Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam meracik kopi.

IBrC merupakan rangkaian kompetisi kopi pada ajang Indonesia Coffee Events (ICE 2020) di Gedung Smesco, Jakarta.

Baca juga:

Indonesia Coffee Events 2020 Resmi Dibuka

Okky, salah satu peserta IBrC yang berasal dari PT. Pabrik Produksi Kopi dan Aroma Seduh, mengatakan bahwa kompetisi brewing ini baru pertama kali ia ikuti. Namun, Okky bukanlah brewers kemarin sore, ia cukup sering terlibat di berbagai kompetisi kopi.

Okky melakukan presentasi dengan bahasa Inggris (Foto: MP/Nicholas)

"Sebelumnya, aku udah pernah ikut kompetisi roastin, dapat juara 3, terus ikut cuptaster dan dapat juara 2," tuturnya kepada merahputih.com di Gedung Smesco, Kamis (13/2). Meski ini kompetisi pertama Okky, dia begitu tampak tenang dan optimis dalam memainkan gerakkan tangannya untuk menyeduh kopi di hadapan para juri.

Karya kopinya juga diimbangi dengan presentasi yang unik menggunakan bahasa Inggris. "Aku pake bahasa Inggris itu memang kemauan aku sendiri, bukan karena tuntutan dari peraturan. Aku merasa dengan menggunakan bahasa Inggris lebih nyaman dalam menyampaikan pesannya." Ujar Okky.

Melihat Persiapannya yang begitu matang, ternyata Okky harus menyiapkan waktu dua bulan demi kompetisi IBrC. "Awalnya saya harus mencari bean apa yang harus dipakai. Kemudian, tema presentasi apa yang harus dibawakan dan berlatih speech di depan orang," tambahnya.

Okky mengaku meroasting sendiri bean yang dipakai untuk kompetisi ini. Ia juga memahami setiap bean yang ia gunakan. "Progress nya dari hari ke hari, dan Jadi, makanya persiapannya ini paling lama sekitar dua bulanan," imbuhnya.

Baca juga:

Kompetisi IBrC di ICE 2020 Berlangsung Sengit

Okky juga mengatakan digelarnya kompetisi ini dapat membantu memajukan industri kopi. Dalam setiap kompetisi, setiap orang dituntut untuk belajar lebih dalam lagi. Ketika hal tersebut di bagikan ke teman-teman, sudah tidak diragukan lagi bahwa edukasi soal industri kopi akan semakin maju dan melesat, terutama di Indonesia.

Okky pertama kalinya mengikuti IBrC (Foto: MP/Nicholas)

Menurutnya, di Indonesia, edukasi kopi masih tergolong terlambat, terutama jika berbicara seputar speciality coffee. "it's a good thing, kita orang Indonesia sudah mulai berkembang dari yang mengkonsumsi kopi sachet perlahan beralih ke fenomena kopi susu yang basednya fresh, digilingnya fresh, yang tentunya jauh lebih baik dibandingkan kopi sachet," urainya panjang lebar.

Ia melanjutkan, sifat alami manusia yang disebut Human Nature akan perlahan terbentuk. Awalnya kebanyakan orang terbiasa dengan meminum kopi sachet, lalu beralih dengan kopi susu. Itu dikarenakan sifat human nature yang merasa ingin selalu mengeksplor lebih dalam rtentang kopi.

Ikuti terus info terkini tentang kompetisi IBrC hanya di merahputih.com. (nic)

Baca juga:

Harus Nonton! Saksikan Live Streaming Keseruan Kompetisi Barista dan Brewers Cup di ICE 2020 di merahputih.com


hiburan-gaya-hidup-mobile-singlepost-banner-3
Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-4
hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-5