Cerita Dendam Sampai Mati Kiper Legendaris Inggris Korban Tangan Tuhan Maradona Kiper legendaris Inggris, Peter Shilton. (Sumber: fifa.com)

KIPER legendaris Inggris, Peter Shilton melalui akun Twitter @Peter_Shilton menjelaskan bahwa ia tidak akan pernah memaafkan legenda hidup Argentina Diego Armando Maradona. Hal tersebut lantaran gol kontroversi Maradona ke gawang Shilton saat perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Pertandingan laga itu sedari babak pertama berjalan begitu sengit, tapi bola belum juga berhasil merobek jala gawang. Kedua negara tersebut saling tukar serangan. Namun, Argentina akhirnya unggul. Tim Tango berhasil memecah kebuntuan lewat gol kontroversi Maradona.

Gol kontroversi Maradona ke gawang Shilton. (Sumber: gettyimages.com)

Umpan dari Jorge Valdano berhasil diselesaikan dengan baik oleh Maradona. Namun, para pemain Inggris tak terima. Mereka termasuk Peter Shilton mendatangi wasit dan memprotes keras gol itu. The Three Lions itu menilai gol Maradona tidak menggunakan sundulan kepala, melainkan tangan.

Wasit bergeming. Pertandingan tetap dilanjutkan. Tak berapa lama kemudian, Maradona kembali merobek jala gawang Shilton. Kali ini lebih 'sadis'. Maradona menggiring bola dari tengah lapangan, mengecoh satu per satu pemain Inggris, termasuk mengecoh Shilton. Kedudukan pun menjadi 2-0 untuk Argentina.

Maradona dan Shilton. (Sumber: football365.com)

"Setelah banyak spekulasi dan debat penggemar tahun ini – saya tidak akan pernah memaafkan Maradona, saya tidak akan pernah menjabat tangannya, itu tidak akan pernah terjadi, tidak dalam hidup saya!" kata Shilton seperti dikutip dari akun Twitter-nya. (ard)



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH