Game
CEO Ubisoft Relakan Potong Gaji hingga Rp4,8 milyar Imbas Masalah Finansial Ubisoft terlilit masalah keuangan yang cukup menyulitkan. (Foto: PC Gamer)

IMBAS dari permasalahan finansial, CEO Ubisoft, Yves Guillemot merelakan gajinya dipotong hingga Rp4,8 milyar. Itu dilakukan demi menambal sebagian permasalahan di perusahaannya. Ini diumumkan ke publik melalui laporan finansial dan saham yang telah dibocorkan.

Seperti yang dikutip dari laman IGN, Guillemot telah merelakan Rp4,8 milyar yang diambil dari kompensasi variabel tahunan, yang terdiri dari bonus yang didapatnya ketika performa Ubisoft sudah mumpuni atau di atas rata-rata. Variabel tersebut termasuk penjualan gim, serta kualitas hidup di Ubisoft.

Baca Juga:

'Overwatch 2' Gantikan Gim Orisinalnya pada Oktober 2022

game
Yves Guillemot relakan gajinya dipotong demi menutup masalah finansial di Ubisoft (Foto: Game Rant)

Diketahui bahwa gim teranyar Ubisoft, Assassins Creed Valhalla dan Riders Republic, mengalami penurunan keuntungan penjualan hingga 14 persen di tahun 2021 lalu. Penurunan tersebut membuat laba bersih total berkurang hingga lima persen, kemudian nilai saham berkurang hingga 50 persen.

Permasalahan tersebut memang mengharuskan orang di perusahaan rela dipotong gajinya demi menambal segala permasalahan finansialnya. Guillemot bukan kali pertama mengalami permasalahan finansial, sebelumnya Satoru Iwata selaku CEO Nintendo, juga sempat mengalami inflasi finansial di 2011 hingga membuat dirinya merelakan hingga setengah dari gajinya pada 2011 lalu.

Baca Juga:

Kini Bisa Main Into the Breach lewat Netflix

game
Ubisoft dapat saja dicaplok perusahaan konsol besar. (Foto: PortSwigger)

Berbeda dengan permasalahan kualitas gim, Nintendo sebelumnya mengalami permasalahan finansial dikarenakan habisnya dana untuk merilis Nintendo 3DS di tahun itu. Sehingga membuat perusahaan itu terpaksa mengurangi harga jual konsol demi dapat diminati lebih banyak orang.

Ubisoft sepertinya harus berpikir lebih matang lagi dalam penggarapan gim. Mereka harus merelakan dirinya dicaplok ekuitas pribadi atau perusahaan konsol seperti Sony atau Microsoft. Bahkan proyek Ubisoft masih banyak bila dilihat di peta jalan 2022 ini, seperti Avatar: Frontiers of Pandora, Tom Clancy's Rainbow Six Extraction, dan Roller Champions. (dnz)

Baca Juga:

Fortnite Hadirkan Kolaborasi Terbaru Naruto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Universitas Sebelas Maret Lahir dari Gabungan Lembaga Pendidikan Tinggi
Fun
Universitas Sebelas Maret Lahir dari Gabungan Lembaga Pendidikan Tinggi

Universitas Sebelas Maret salah satu universitas populer di Indonesia.

Baby Koya dari BTS untuk Megan Thee Stallion
ShowBiz
Baby Koya dari BTS untuk Megan Thee Stallion

BTS dan Stallion bertemu saat BTS menghadiri Sidang Umum PBB.

Intip 3 Gaya Berbusana Rihanna dan A$AP Rocky yang Stylish Banget
Fashion
Google dan Android Resmi Jadi Sponsor Tim McLaren F1
Fun
Google dan Android Resmi Jadi Sponsor Tim McLaren F1

Google mulai menunjukkan minatnya pada olahraga balap mobil paling kencang di bumi ini yaitu Formula 1 (F1).

Mikrobioma Usus Mudahkan Penurunan Berat Badan
Hiburan & Gaya Hidup
Mikrobioma Usus Mudahkan Penurunan Berat Badan

Memengaruhi kemampuan tubuhmu untuk menurunkan berat badan.

Desa Shenshayba Bazaar, Desa Satu Ginjal
Fun
Desa Shenshayba Bazaar, Desa Satu Ginjal

Lantaran banyak penduduknya yang menjual salah satu ginjal untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Tips Mendapatkan Refund di Hotel yang Nonrefundable
Travel
Tips Mendapatkan Refund di Hotel yang Nonrefundable

Jangan lupa untuk mendokumentasikan bukti dari alasan pembatalan

Efek Visual yang Melebarkan Ruang Toko Buku ini
Fun
Efek Visual yang Melebarkan Ruang Toko Buku ini

Cermin yang diletakan di langit-langit membuat ruangan menjadi luas.

Kolaborasi Cya dan Laleilmanino Hadirkan Single 'JBAML'
ShowBiz
Kolaborasi Cya dan Laleilmanino Hadirkan Single 'JBAML'

Cya merilis single debutnya yang bertajuk JBAML (Jangan Buat Aku Menunggu Lama)

Debut, Winaya Rilis 'Tunggu Dulu'
ShowBiz
Debut, Winaya Rilis 'Tunggu Dulu'

Winaya berada di bawah naungan label Sony Music Entertainment Indonesia.