Cegah Resesi, Ekonomi Masyarakat Harus Dibuka Bertahap Ilustrasi Cafe. (Foto: Free Photos /Pixabay).

MerahPutih.com - Penanganan pandemi COVID-19 yang efektif dinilai menjadi kunci bangkitnya ekonomi domestik yang kini terancam resesi. Pembukaan ekonomi masyarakat secara bertahap dapat dibuka kembali dan meminimalkan dampak pandemi terhadap perekonomian.

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida menilai, saat ini untk dorong ekonomi perlu difokuskan pada meningkatkan permintaan barang dan jasa. Karena, likuiditas perekonomian dalam negeri yang memadai dan belum terserap oleh swasta dan sektor riil.

"Kita pantau tentang likuiditas di perbankan. Likuiditas di perbankan lumayan baik, tapi yang menjadi masalah adalah demand-nya tidak ada," kata Nurhaida dikutip Antara.

Baca Juga:

Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut Tangani COVID-19 Dinilai tidak Nyambung

OJK menegaskan rendahnya serapan likuiditas, jadi tantangan. Pihaknya berupaya meningkatkan permintaan di masyarakat melalui kebijakan dan stimulus bagi pelaku industri jasa keuangan yang terdampak pagebluk.

"Ketika mencoba meningkatkan permintaan, harus ada kemampuan pasar, kemampuan masyarakat, untuk benar-benar menyerap produk yang ada di pasar. Baik itu produk riil maupun produk keuangan. Jadi ini tantangan lain," ujarnya.

OJK kata Nurhaida, siap mengeluarkan kebijakan yang diperlukan untuk mencegah kemerosotan ekonomi dalam negeri dengan tidak hanya fokus pada pemulihan ekonomi tetapi juga transformasi ekonomi dan struktur keuangan melalui transformasi digital yang masif.

Saat ini, pemerintah DKI Jakarta kembali melakukan PSSB, dengan beberapa ketentuan diantaranya perkantoran hanya tampung 25 persen pekerja, sektor riil terutama tempat makan dan cafe diminta untuk tidak melayani pelanggan makan dan minum di tempat atau hanya diperbolehkan layanan takeaway, yang dinilai pengusaha bakal menurunkan pendapatan. Namun, mal masih bisa buka dengan batasi pengunjung 50 persen.

Pemerintah pun, melakukan monitoring terhadap data-data mobilitas dan dampaknya kepada aktivitas perekonomian di DKI Jakarta setelah diterapkan PSBB jilid 2. Situasi PSBB kali ini dinilai berbeda dengan situasi Maret-Mei lalu dimana seluruh kegiatan masyarakat terhenti.

“Sekarang ini kami masih lihat kegiatan itu ada, hanya skalanya saja turun,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Pada triwulan II lalu, pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta tercatat sudah mengalami kontraksi cukup dalam yaitu -8,2 persen. Padahal, kontribusi DKI Jakarta terhadap pertumbuhan ekonomi, yaitu mencapai 17 persen.

“Tentu situasi yang sudah bertahap membai di triwulan 3 ini diharapkan tidak terlalu turun, sehingga kontraksi pertumbuhan ekonomi DKI bisa lebih rendah dibandingkan kontraksi triwulan II.”

Baca Juga:

Geger Ahok Ungkap Borok Pertamina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
8.500 Dosis Vaksin Sinovac Tahap Kedua Tiba di Solo, FX Hadi: Harusnya 11.500
Indonesia
8.500 Dosis Vaksin Sinovac Tahap Kedua Tiba di Solo, FX Hadi: Harusnya 11.500

Total ada 10.609 orang nakes di Solo yang terdaftar dapat vaksin

Sidang Tuntutan Jiwasraya Ditunda Gegara Benny Tjokro Positif COVID-19
Indonesia
Sidang Tuntutan Jiwasraya Ditunda Gegara Benny Tjokro Positif COVID-19

Penundaan sidang dilakukan karena Benny terkonfirmasi positif COVID-19.

Kasus Positif COVID 19 Hari Ini Naik Dua Kali Lipat dari Kemarin
Indonesia
Kasus Positif COVID 19 Hari Ini Naik Dua Kali Lipat dari Kemarin

Dengan positivity rate 9,2 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 1.266 jiwa.

Tak Ada Jalan Konstitusi Halangi Praktik Nepotisme Berbentuk 'Dinasti Politik'
Indonesia
Tak Ada Jalan Konstitusi Halangi Praktik Nepotisme Berbentuk 'Dinasti Politik'

Jadi belum tentu orang nepotisme niatnya selalu jelek

PDIP Sebut Kebijakan Gage tak Efektif Kurangi Aktivitas Pekerja ke Kantor
Indonesia
PDIP Sebut Kebijakan Gage tak Efektif Kurangi Aktivitas Pekerja ke Kantor

Kebijakan itu terasa tidak bijaksana lantaran membatasi pergerakan warga yang memiliki kendaraan mobil.

Sengaja Hilangkan Paspor, Modus Baru WNA Agar Tinggal Lebih Lama di Indonesia
Indonesia
Sengaja Hilangkan Paspor, Modus Baru WNA Agar Tinggal Lebih Lama di Indonesia

Dengan begitu, para WNA dapat menetap di Jakarta dan tinggal lebih lama.

Penumpang Mulai 'Refund' Tiket Kereta Api di Stasiun Pasar Senen
Indonesia
Penumpang Mulai 'Refund' Tiket Kereta Api di Stasiun Pasar Senen

Lain cerita calon penumpang Umar Wisesa yang gagal berangkat ke Tasikmalaya karena tidak mengantongi dokumen perjalanan dari kelurahan

Garuda Seimbangkan Pendapatan Dari Penumpang dan Kargo
Indonesia
Garuda Seimbangkan Pendapatan Dari Penumpang dan Kargo

Penerbangan kargo atau logistik semakin membaik dibandingkan sebelum pandemi. Saat ini perusahaan semakin memfokuskan untuk ekspansi di penerbangan tersebut.

Vaksinasi COVID-19 Butuh 45 menit, Jabar Minta Pusat Bikin Aturan Realistis
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Butuh 45 menit, Jabar Minta Pusat Bikin Aturan Realistis

Setelah uji klinis selesai, Bio Farma akan menyampaikan laporan kepada pemerintah dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Gelar Rekontruksi, Komnas HAM Belum Simpulkan Kematian 6 Anggota FPI
Indonesia
Gelar Rekontruksi, Komnas HAM Belum Simpulkan Kematian 6 Anggota FPI

"Setelah ini kami akan melakukan analisa dan menyimpulkan peristiwanya dan menyampaikan kepada publik," kata Beka.