Cegah Penyebaran COVID-19, AHY Minta Kader Demokrat Tunda Mudik Sejumlah pemudik kereta api mengantre masuk ke dalam kereta api di Stasiun Kertapati, Palembang, Sabtu (11/7). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta, seluruh kader partai berlambang mercy untuk menunda mudik Lebaran, guna mengoptimalkan upaya pencegahan dan menekan kemungkinan terpapar COVID-19.

"Hal ini menjadi penting untuk saya peringatkan, karena sudah mulai ada pergerakan massa yang cukup besar dari pusat-pusat perkotaan ke daerah masing-masing, yang berpotensi memperluas zona merah penyebaran korona," kata AHY dalam keterangannya, Minggu (29/3).

Baca Juga

Simak Nih! 2 Skenario Lockdown Kota Bogor

Putra sulung Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga meminta seluruh kader Demokrat mengutamakan keselataman dan kesehatan saat turun ke lapangan membantu masyarakat sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus COVID-19

“Jangan sampai karena kita terlalu bersemangat untuk melakukan aksi nyata, kemudian kita sendiri lengah dan tidak melindungi diri dari kemungkinan terpapar Virus Corona dari siapapun dan di tempat manapun,” kata AHY.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Menurut AHY, sejak dikeluarkannya Instruksi Ketua Umum tentang Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona pada 23 Maret lalu, para kader Demokrat di berbagai wilayah telah melakukan aksi nyata di daerahnya masing-masing.

Mulai dari menyumbangkan masker, hand sanitizer serta alat pelindung diri (APD) kepada para petugas kesehatan, hingga penyemprotan disinfektan di fasilitas-fasilitas umum.

“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih dan penghormatan yang tulus kepada para pimpinan dan pengurus di jajaran DPD dan DPC, serta seluruh kader yang terlibat secara langsung,” ungkap AHY.

Baca Juga

Jika Jakarta Lockdown, Pemprov DKI Harus Siapkan Dana hingga Rp 5 Triliun

AHY pun mengimbau para kadernya di Indonesia untuk mengutamakan keselamatan diri saat melaksanakan Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona. Terlebih, terdapat dua politisi dari parpol lain yang meninggal karena korona, akibat melakukan kegiatan sosial di saat kondisi badan yang tidak sehat.

“Tetap menjaga jarak paling aman minimal satu meter dengan orang lain (physical distancing), serta mengenakan masker jika sedang batuk atau flu. Jangan sampai ketidakdisiplinan diri justru menjadi pintu masuk infeksi Corona yang membahayakan diri masing-masing,” tutup AHY. (Pon)

Kredit : ponco


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH