Cegah Penyebaran Corona, MK Tunda Sidang Dua Pekan Mahkamah Konstitusi (mahkamahkonstitusi.go.id)

Merahputih.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menunda persidangan selama dua pekan, terhitung mulai 17 Maret 2020 hingga 30 Maret 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona. Penundaan sidang itu sesuai dengan hasil Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) pada 16 Maret 2020.

"Tidak ada kegiatan persidangan di MK mulai Selasa, 17 Maret 2020 hingga dua pekan ke depan, kecuali ditentukan lain oleh MK," kata Juru Bicara MK Fajar Laksono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/3).

Baca Juga:

Virus Corona Mulai Makan Banyak Korban, Pengamat Nilai Jokowi Terlena

Menurut Fajar, MK akan melakukan rapat ulang selama masa penundaan sidang. Jika penyebaran corona telah tertanggulangi, MK bakal menggelar persidangan kembali.

"Sekiranya situasi telah memungkinkan, persidangan akan digelar kembali. Penjadwalan kembali dan pelaksanaan persidangan akan dilakukan dengan menyampaikan pemberitahuan kepada para pihak, sesuai dengan hukum acara yang berlaku," ujarnya.

Caption

Selain menunda persidangan, MK juga menginstruksikan para pegawai untuk bekerja dari rumah demi mencegah penyebaran corona. Pengecualian instruksi itu hanya kepada pegawai yang ditunjuk untuk tetap masuk kantor sesuai dengan kebutuhan masing-masing unit kerja.

"Dengan demikian, pegawai MK tetap bekerja meskipun di rumah dan tidak keluar atau beraktifitas di luar rumah, kecuali untuk kepentingan yang sangat mendesak," kata dia.

Baca Juga:

Pasien Corona Tembus Angka 134, Lonjakan Terjadi di DKI Jakarta

Lebih lanjut Fajar mengatakan, MK juga menangguhkan pelaksanaan seluruh kegiatan yang menghadirkan banyak masyarakat demi mencegah penularan corona. Seperti kegiatan kuliah umum, seminar, bimbingan teknis, kunjungan ke MK.

"Dengan demikian, seluruh kegiatan perjalanan dinas hakim Konstitusi dan pegawai MK, baik dalam negeri maupun luar negeri, untuk sementara ditangguhkan atau dibatalkan," tandasnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Bangun Posko Khusus Pantau Kedisiplinan Warga di Bundaran HI
Indonesia
Polisi Bangun Posko Khusus Pantau Kedisiplinan Warga di Bundaran HI

"Ini tentu akan menjadi fokus pengawasan kedepan karena di kawasan itu ramai pengunjung," kata Guntur

KPK Ingatkan Pemda Kalteng Manfaatkan Anggaran COVID-19 Sesuai Aturan
Indonesia
KPK Ingatkan Pemda Kalteng Manfaatkan Anggaran COVID-19 Sesuai Aturan

Rp138,8 Miliar untuk belanja penanganan dampak ekonomi

 LPSK Sebut Vonis Anak Pembunuh Begal Sudah Tepat
Indonesia
LPSK Sebut Vonis Anak Pembunuh Begal Sudah Tepat

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu menyatakan sudah selayaknya penanganan kasus pidana yang melibatkan anak seperti yang terjadi di Malang, mendapatkan perlakuan tidak biasa.

Tingkat Kematian Akibat Corona di DKI Lebih Rendah Dibandingkan Nasional
Indonesia
Tingkat Kematian Akibat Corona di DKI Lebih Rendah Dibandingkan Nasional

Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

Novel Baswedan Ada di Balik Penangkapan Menteri Edhy Prabowo?
Indonesia
Novel Baswedan Ada di Balik Penangkapan Menteri Edhy Prabowo?

Sesuai KUHAP, KPK sendiri mempunyai waktu 1X24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang ditangkap

Putuskan tak Ada Menasik, Kemenag Janji Kembalikan Duit Jemaah Haji 2020
Indonesia
Putuskan tak Ada Menasik, Kemenag Janji Kembalikan Duit Jemaah Haji 2020

Di dalam negeri, pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) juga masih berproses

Bamsoet Minta Sri Mulyani Jelaskan Pengelolaan dan Pemanfaatan Utang Luar Negeri
Indonesia
Bamsoet Minta Sri Mulyani Jelaskan Pengelolaan dan Pemanfaatan Utang Luar Negeri

Bamsoet berharap dan terus mengingatkan Menteri Keuangan agar tetap berhati-hati

 Pengrusakan Musala, Alissa Wahid Nilai Indonesia Darurat Toleransi
Indonesia
Pengrusakan Musala, Alissa Wahid Nilai Indonesia Darurat Toleransi

"Karena itu perusakan terhadap tempat ibadah harus ditindak secara tegas dan memproses hukum pelaku dan provokatornya," kata Alissa.

[HOAKS atau FAKTA]: Ada Film Animasi "Mengerikan" Penyebaran COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Film Animasi "Mengerikan" Penyebaran COVID-19

Akun Facebook bernama Test Psikologi mengunggah sebuah video yang diklaim merupakan animasi penyebaran virus corona atau COVID-19.

Dilantik Jadi Ketua DPD Gerindra DKI, Riza Patria akan Evaluasi Kinerja Partai
Indonesia
Dilantik Jadi Ketua DPD Gerindra DKI, Riza Patria akan Evaluasi Kinerja Partai

"Terus meningkat konsolidasi, doc PAC, anak ranting, sayang dan badan organisasi di tingkat provinsi. Buat program yang sudah ada selama ini, pro rakyat, revolusi putih, bansos dll," terangnya