Polisi Virtual Ciduk Warga Slawi setelah Mengolok-olok Gibran Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Polresta Surakarta, Jawa Tengah, membentuk tim khusus yang dinamakan virtual police. Tujuan utama dibentuknya virtual police ini untuk memberi edukasi sekaligus pengawasan terhadap pengguna media sosial agar terhindar dari pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dibentuknya virtual police ini untuk mencegah adanya pelanggaran UU ITE yang kerap muncul media sosial (medsos).

Baca Juga

Polisi Siber Harus Ditopang UU ITE yang Lebih Demokratis

Tim virtual police bekerja sama dengan para ahli antara lain ahli bahasa, ahli hukum dan ahli ITE untuk mengkonfirmasi semua postingan pengguna medsos.

"Jika ada pengguna media sosial yang membuat postingan dan berpotensi melanggar UU ITE, maka virtual police akan memberi peringatan melalui DM (direct message agar menghapus postingannya," kata Ade, Senin (15/3).

Seorang warga berisial AA asal Slawi, Tegal, Jawa Tengah setelah berkomentar berisi hoaks meminta maaf di Mapolresta Surakarta, Senin (15/3). (MP/Ismail)
Seorang warga berisial AA asal Slawi, Tegal, Jawa Tengah setelah berkomentar berisi hoaks meminta maaf di Mapolresta Surakarta, Senin (15/3). (MP/Ismail)

Dikatakannya, kalau sudah di DM dan pemilik akun medsos tersebut masih tetap nekat dan bergeming menghapus postingan tersebut, tim Virtual Police akan memberikan pemberitahuan lagi pada pemilik akun medsos bersangkutan sampai postingan itu. Langkah-langkah persuasif tetap akan lebih dikedepankan terlebih dahulu.

"Kami selalu penerapan restorative justice dalam menangani perkara yang berkaitan dengan UU ITE. Ini memegang teguh prinsip bahwa hukum pidana merupakan upaya terakhir dalam penegakan hukum (ultimatum remidium) dan mengedepankan restorative justice dalam penyelesaian perkara," kata dia.

Ia menambahkan dalam kasus UU ITE, Polresta Surakarta baru saja mengamankan seseorang dengan inisial AM, warga Slawi, Kabupaten Tegal yang saat ini menempuh pendidikan di Yogyakarta. Pemuda tersebut telah mengupload komentar narasi yg bermuatan hoaks di salah satu akun instagram berfollower banyak.

"Kami sudah diingatkan pemuda tersebut agar menghapus komentar tersebut, tetapi tidak dihiraukan. Sampai akhirnya kami mengamankan pemuda itu ke Mapolresta Surakarta untuk meminta maaf dan wajib lapor ke polisi," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

ICJR Temukan Dugaan UU ITE Sasar Kebebasan Berekspresi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Tetapkan 35 Tersangka Kasus Pelanggaran PPKM Darurat
Indonesia
Polisi Tetapkan 35 Tersangka Kasus Pelanggaran PPKM Darurat

Penyidik Polda Metro Jaya, telah menetapkan 35 orang tersangka. Mereka terdiri dari pemilik, pimpinan, serta manajer perusahaan dan lainnya.

Anies Diminta Segera Keluarkan Juknis UMP DKI 2021
Indonesia
Anies Diminta Segera Keluarkan Juknis UMP DKI 2021

Anies bisa menggunakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi

Rizieq Segera Gabung dengan Gatot Nurmantyo Cs?
Indonesia
Rizieq Segera Gabung dengan Gatot Nurmantyo Cs?

Sepanjang aspirasinya sama menegakan kebaikan pasti otomatis akan bergabung

DPR Desak BPK Lakukan Audit Kinerja Pada Bulog
Indonesia
DPR Desak BPK Lakukan Audit Kinerja Pada Bulog

Melalui pemeriksaan, Bulog diharapkan tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama karena pembiayaan untuk pengadaan beras menggunakan biaya kredit komersial.

Klaim Hadi Pranoto soal Obat Corona di Video Anji, IDI: Penipuan dan Berbahaya!
Indonesia
Klaim Hadi Pranoto soal Obat Corona di Video Anji, IDI: Penipuan dan Berbahaya!

Menurutnya, klaim Hadi sangat membahayakan dan meminta polisi turun tangan.

Kronologis Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi Versi Polisi
Indonesia
Kronologis Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi Versi Polisi

Maaher sepenuhnya menjadi kewenangan Jaksa karena berkasnya sudah dilimpahkan atau masuk tahap 2 dan menjadi tahanan jaksa.

Istana Akui Perbicangan Negatif UU Cipta Kerja Lebih Dominan
Indonesia
Istana Akui Perbicangan Negatif UU Cipta Kerja Lebih Dominan

Pada prinsipnya semakin cepat omnibus law tersebut dirumuskan dan disahkan, semakin cepat pula bisa diberlakukan.

Wagub DKI Pastikan Penanganan Ratusan Korban Longsor di Ciganjur Berjalan Baik
Indonesia
Wagub DKI Pastikan Penanganan Ratusan Korban Longsor di Ciganjur Berjalan Baik

Ariza juga mengatakan Pemprov DKI telah melakukan penanganan terhadap sekitar 400-500 warga yang mengungsi. Dan dapat dilaporkan hingga siang ini tersisa 271 orang pengungsi.

Terseret Kasus Bansos, Pedangdut Cita Citata Bakal Diperiksa KPK
Indonesia
Terseret Kasus Bansos, Pedangdut Cita Citata Bakal Diperiksa KPK

Matheus Joko Santoso mengakui aliran uang senilai Rp 16,7 miliar yang berasal dari fee pengadaan bansos, salah satunya untuk pembayaran Rp 150 juta kepada pedangdut Cita Citata.

[Hoaks atau Fakta]: RS Wima Atlet Keluarkan Resep Obat COVID-19 Yang Bisa Digunakan di Rumah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: RS Wima Atlet Keluarkan Resep Obat COVID-19 Yang Bisa Digunakan di Rumah

Informasi tersebut telah banyak beredar di sosial media, melalui kolom komentar cuitan dokter Efri Pulmo, beberapa orang memberikan kesaksian telah menerima informasi tersebut .