Cegah Pelancong Kabur, Polda Metro Bentuk Satgas Antimafia Karantina Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto: ANTARA/Fianda Rassat

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya akan membuat satgas antimafia karantina sebagai pengawas pelaksanaan karantina bagi masyarakat pelaku perjalanan internasional.

Satgas ini dibentuk untuk mencegah terulangnya kasus kaburnya selebgram Rachel Vennya saat menjalani karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan.

Baca Juga

Kapolda Metro Bakal Usut Tuntas Kasus Rachel Vennya

"Tadi Pak Kapolda pun menyampaikan kita akan buat satgas untuk memberantas mafia karantina. Nanti mereka (Satgas) akan bertugas untuk mengawasi," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Senin (18/10).

Menurut Yusri, pembentukan satgas antimafia karantina itu diharapkan akan bisa menekan pelanggaran yang mungkin terjadi saat pelaksanaan karantina bagi warga yang baru pulang dari luar negeri.

Hal ini penting lantaran orang yang kabur dari karantina pelaku perjalanan internasional di masa pandemi COVID-19 ini membahayakan kesehatan masyarakat.

Kombes Yusri Yunus. (Foto: Antara)
Kombes Yusri Yunus. (Foto: Antara)

Karena dampaknya ini sangat berbahaya karena ketentuan dari pemerintah delapan hari harus karantina.

"Ini upaya untuk memutus penyebaran COVID-19. Tetapi yang bersangkutan (Rachel Vennya) tidak melaksanakan dan ini akan kami proses," tegasnya.

Dalam pembentukan satgas antimafia karantina ini, Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan Kodam Jaya.

Hal ini lantaran tempat karantina yang ada di RSDC Wisma Atlet berada di bawah koordinasi Kodam Jaya selaku Kogasgabpad COVID- 19 RSDC Wisma Atlet.

"Pasti (koordinasi dengan Kodam Jaya). Yang jelas kita berharap masalah mafia karantina bisa kita tangani. Dan ke depan bisa menekan kemungkinan pelanggaran selama masyarakat menjalankan karantina," katanya. (Knu)

Baca Juga

Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Rachel Vennya Kamis Depan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cegah Warga Jakarta Mudik, 27 Exit Tol di Jawa Tengah Ditutup
Indonesia
Cegah Warga Jakarta Mudik, 27 Exit Tol di Jawa Tengah Ditutup

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Polda Jawa Tengah sepakat untuk menutup 27 pintu exit tol mulai dari 16-22 Juli 2021.

Selama Larangan Mudik, Ratusan Penumpang Transportasi Massal Positif COVID-19
Indonesia
Selama Larangan Mudik, Ratusan Penumpang Transportasi Massal Positif COVID-19

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melaporkan lebih dari ratusan penumpang transportasi massal dinyatakan positif COVID-19.

Surabaya Bakal Jadi Percontohan Nasional PTM 100 Persen
Indonesia
Surabaya Bakal Jadi Percontohan Nasional PTM 100 Persen

Kota Surabaya dipandang paling berhasil oleh pemerintah pusat dan Surabaya bisa menjadi contoh bagi kabupaten/kota atau kepala daerah lain di Indonesia terkait penerapan PTM ini.

Anies Perpanjang PSBB, PKS DKI: Kasus COVID-19 Mengkhawatirkan
Indonesia
Anies Perpanjang PSBB, PKS DKI: Kasus COVID-19 Mengkhawatirkan

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin mengatakan, penerapan lagi PSBB ketat di ibu kota sangatlah tepat mengingat tren kasus COVID-19 di Jakarta terus mengalami lonjakan.

Hanya 1 Tahun Menjabat, Puan Minta Andika Perkasa Kerja Maksimal
Indonesia
Hanya 1 Tahun Menjabat, Puan Minta Andika Perkasa Kerja Maksimal

DPR yakin Jenderal Andika dapat membuat TNI semakin solid, baik di tingkat internal maupun dengan instansi-instansi lain, termasuk Polri.

Anies: 9.791 Pedagang Jakarta Disuntik Vaksin Tersebar di 153 Pasar
Indonesia
Anies: 9.791 Pedagang Jakarta Disuntik Vaksin Tersebar di 153 Pasar

Pemprov DKI Jakarta menyebut ada sebanyak 9.791 pedagang yang akan menerima vaksin COVID-19 pada tahap kedua.

[Hoaks atau Fakta]: Bantuan Rp600 Ribu Buat Yang Diam di Rumah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Bantuan Rp600 Ribu Buat Yang Diam di Rumah

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi bohong atau hoaks serta apabila mendapatkan informasi mengenai bantuan dari pemerintah.

Ketua DPR Sebut Anak-Anak Kelompok Rentan Terinfeksi COVID-19
Indonesia
Ketua DPR Sebut Anak-Anak Kelompok Rentan Terinfeksi COVID-19

Terlebih jika orang tua mereka adalah salah satu tenaga kesehatan

[Hoaks atau Fakta]: Luhut Panjaitan Ambil Alih Barcelona FC
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Luhut Panjaitan Ambil Alih Barcelona FC

Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama Rahmat Joan di grup “Dukung Jokowi 3 Periode” bahwa Luhut Panjaitan mengambil alih klub sepak bola Barselona FC.

Hasil Tes Urine Sopir Vanessa Angel Terungkap
Indonesia
Hasil Tes Urine Sopir Vanessa Angel Terungkap

Kalau dilihat dari kondisi kendaraan, benturan dengan beton hingga terpelanting ke kanan