Cegah Korupsi di Peradilan, KPK Dorong Penguatan Integritas Hakim Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan para Hakim di lingkungan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (TUN) untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya mengadili perkara.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam kegiatan Public Campaign bertajuk “Peran Ditjen Badilmiltun dalam Menjaga Integritas Aparatur di Lingkungan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara” di Jakarta.

Baca Juga

KPK Jebloskan Eks Pejabat Waskita Karya ke Lapas Sukamiskin

“Sudah sangat banyak yang dilakukan MA cegah korupsi peradilan, dibangun sedemikian rupa. Tapi, mau sebagus apapun sistemnya, kalau integritasnya kurang, maka tidak bisa kita harapkan. Akan berusaha cari ruang untuk korupsi. Maka dari itu, KPK ingatkan bapak/ibu untuk selalu menjaga integritas,” ujar Nawawi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/11).

Dalam sambutannya, Nawawi menjelaskan hakim adalah profesi yang berisiko melakukan korupsi. Karena, berdasarkan data pengaduan perkara KPK, selama tiga tahun terakhir laporan terkait tindak pidana korupsi paling banyak berasal dari hakim. Lebih tinggi dari laporan korupsi dari Kejaksaan maupun Kepolisian.

“Selain itu, dalam catatan kami, per Oktober 2022, Hakim sebagai bagian dari Aparat Penegak Hukum (APH) paling banyak terjerat korupsi mencapai 25 orang. Sedangkan Jaksa ada 11 orang, Polisi 3 orang,” ujar Nawawi.

Baca Juga

KPK Amankan Dokumen Keuangan Kasus Suap Auditor BPK

Oleh karenanya, Nawawi berharap agar Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara (Badilmiltun), Badan Pengawas (Bawas) MA, dan satuan kerja tiap pengadilan terus melakukan upaya-upaya pengawasan. Dan di saat yang sama memperkuat integritas hakim, agar terhindar dari risiko korupsi yang merusak citra lembaga peradilan.

“Kita mungkin ingat korupsi yang menjerat Hakim Agung, ada kekecewaan yang mendalam, apa yang sudah dibangun sedemikian rupa, seperti terhempas begitu saja. Karenanya, untuk cegah jangan sampai terjadi, menjaga integritas itu selain harus terus ditanamkan dalam diri, tapi dari lingkungan sekelilingnya,” ujar Nawawi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Badilmiltun Mahkamah Agung, Lulik Tri Cahyaningrum menegaskan, komitmennya meningkatkan integritas jajaran hakim agar terhindar dari perbuatan korupsi.

“Kita terus berusaha membangun sistem di peradilan supaya terjaga integritasnya. Kita terus memonitor perilaku hakim, lakukan pembinaan, kita juga berikan contoh teladan, bagaimana kita harus berperilaku yang baik sesuai keinginan pencari keadilan,” ujar Lulik.

Lulik menjelaskan, pihaknya tidak bisa melakukan pengawasan dan perbaikan integritas hakim sendirian, perlu kolaborasi internal dan eksternal menjalankannya. Termasuk dari KPK, yang melaksanakan fungsi pencegahan tindak pidana korupsi.

“Kita selalu terbuka jika ada penyimpangan yang terjadi. Kita juga buka pengaduan, yang ditindaklanjuti sampai pengenaan hukuman etik berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung No. 8 Tahun 2020,” ujar Lulik.

Melalui upaya pengawasan ketat dan peningkatan integritas tersebut, Lulik berharap, tidak ada lagi hakim yang terjerat tindak pidana korupsi. Karena, jika sampai ada hakim terjerat korupsi, maka semua jajaran Mahkamah Agung yang menanggung citra buruknya. (Pon)

Baca Juga

KPK Jebloskan RJ Lino Ke Lapas Cipinang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Propam Polri Proses Pemberhentian Tidak Hormat Ferdy Sambo
Indonesia
Propam Polri Proses Pemberhentian Tidak Hormat Ferdy Sambo

Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Polri tengah memproses pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) Irjen Pol. Ferdy Sambo sebagai anggota Polri atas kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Elite Gerindra Tanggapi Kemungkinan Berkoalisi dengan PKS
Indonesia
Elite Gerindra Tanggapi Kemungkinan Berkoalisi dengan PKS

Partai Gerindra membuka diri berkoalisi dengan partai politik manapun dalam menyongsong Pilpres 2024.

Kebocoran Data Pribadi Momentum Bentuk Peta Jalan Keamanan Siber
Indonesia
Kebocoran Data Pribadi Momentum Bentuk Peta Jalan Keamanan Siber

Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani menyebut fakta bahwa keamanan data di Indonesia sangat rentan pembobolan.

Pemprov DKI akan Rutin Gerebek Lumpur untuk Kendalikan Banjir
Indonesia
Pemprov DKI akan Rutin Gerebek Lumpur untuk Kendalikan Banjir

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyatakan pengendalian banjir merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada 2023.

LaNyalla Ingatkan Polemik Tukar Guling Aset Negara Ketika Ibu Kota Pindah
Indonesia
LaNyalla Ingatkan Polemik Tukar Guling Aset Negara Ketika Ibu Kota Pindah

DPD sempat dilibatkan dalam pembahasan UU IKN, namun beberapa catatan dari mereka tidak diakomodasi.

Ratu Atut Chosiyah Bebas Bersyarat
Indonesia
Ratu Atut Chosiyah Bebas Bersyarat

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI membenarkan mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah bebas bersyarat dari Lapas Wanita dan Anak Kelas IIA Tanggerang.

BNPT Usulkan Standar Keadilan Internasional Bagi Anak Korban Terorisme
Indonesia
BNPT Usulkan Standar Keadilan Internasional Bagi Anak Korban Terorisme

Dalam sidang yang berlangsung di Wina, Austria tersebut, BNPT melakukan pertemuan bilateral dengan Amerika Serikat, Italia, Nigeria, dan Jepang.

Polisi Ungkap Adanya Ritual Misterius Sebelum Sekeluarga Tewas di Kalideres
Indonesia
Polisi Ungkap Adanya Ritual Misterius Sebelum Sekeluarga Tewas di Kalideres

Polisi menemukan buku mantra hingga kemenyan ditemukan di rumah keluarga itu.

Hati-hati Lonjakan COVID-19, 551 Orang Terinfeksi pada Minggu (12/6)
Indonesia
Hati-hati Lonjakan COVID-19, 551 Orang Terinfeksi pada Minggu (12/6)

Indonesia mencatat sebanyak 551 kasus baru COVID-19, Minggu (12/6). Yakni menjadi 6.060.488.

Diteriaki Presiden, Begini Ceramah Anies di Masjid UGM
Indonesia
Diteriaki Presiden, Begini Ceramah Anies di Masjid UGM

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diteriaki presiden oleh mahasiswa saat mengisi ceramah di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Dari video yang tersebar di group WhatsApp, mahasiswa menyerbu Anies yang tengah berdiri di atas mimbar Masjid UGM.