Cegah Banjir, Pemprov DKI Jakarta Gelar 3 Sorti Modifikasi Cuaca untuk Hadapi Hujan Ekstrem

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Cegah Banjir, Pemprov DKI Jakarta Gelar 3 Sorti Modifikasi Cuaca untuk Hadapi Hujan Ekstrem

Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca. (Foto: Dok. BPBD DKI Jakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipatif untuk menekan intensitas hujan tinggi akibat cuaca ekstrem yang berpotensi memicu banjir dan genangan di ibu kota.

Pelaksanaan OMC pada Selasa (3/2) dilakukan melalui tiga sorti penerbangan menggunakan pesawat CASA 212-200 TNI Angkatan Udara A-2105 yang berpangkalan di Lanud Halim Perdanakusuma. Operasi ini merupakan hasil sinergi antara BPBD Provinsi DKI Jakarta, BMKG, TNI AU, serta kementerian dan lembaga terkait.

Pada sorti pertama yang dilaksanakan pagi hari, penyemaian awan dilakukan di wilayah Kabupaten Bogor dengan target awan Stratocumulus (Sc), Stratus (St), dan Cumulus humilis pada ketinggian 7.000 hingga 8.000 kaki. Dalam sorti ini digunakan bahan semai Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram.

Baca juga:

Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi

Sorti kedua dilaksanakan pada siang hari dengan fokus penyemaian awan di wilayah Selat Sunda pada ketinggian 9.100 hingga 9.400 kaki. Pada penerbangan ini digunakan bahan semai Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram, dengan tujuan mengalihkan potensi hujan ke wilayah perairan yang lebih aman.

Sementara itu, sorti ketiga dilakukan pada sore hari di wilayah Lebak, Provinsi Banten. Penyemaian awan menyasar awan Stratocumulus dan Cumulus humilis dengan puncak awan di bawah 7.000 kaki. Pada sorti ini kembali digunakan bahan semai Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan bahwa modifikasi cuaca terus dilakukan sebagai upaya mitigasi untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem, khususnya hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi menyebabkan genangan dan banjir di wilayah DKI Jakarta.

“Penyemaian awan dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara intensif, sehingga potensi hujan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman dan tidak membebani Jakarta,” ujar Isnawa, Selasa (3/2).

Baca juga:

BPBD DKI Kerahkan Tiga Sorti OMC untuk Redam Potensi Hujan Lebat

Ia menambahkan, BPBD DKI Jakarta terus melakukan evaluasi harian serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan seluruh pelaksanaan OMC berjalan aman, efektif, dan sesuai dengan perkembangan kondisi cuaca terkini.

BPBD DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Masyarakat diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air guna meminimalkan risiko genangan dan banjir. (Asp)

#Operasi Modifikasi Cuaca #Modifikasi Cuaca #Pemprov DKI Jakarta #BPBD DKI Jakarta #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
BMKG ungkap penyebab cuaca panas ekstrem dan gerah di Jakarta dan Pulau Jawa yang tembus 37 derajat Celsius. Simak 4 faktor utama & tipsnya di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
BNPB tetap memprioritaskan pemadaman api di sumber kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Mulai 12 Oktober 2026, pembayaran MRT Jakarta terintegrasi JakLingko. Simak daftar kartu yang bisa digunakan, cara tapping, dan tarif integrasi Rp10.000.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Indonesia
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Pemprov DKI Jakarta mempercepat proyek jalan tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung. Jalan ini ditargetkan seleai 2027.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Indonesia
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan AI untuk revitalisasi kawasan kumuh Tanah Abang tanpa penggusuran, ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Indonesia
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar 2029
Skor GCG PAM Jaya kini naik menjadi 87,099 dengan prediksi sangat baik pada 2025. Target layanan air pun dikejar pada 2029.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar  2029
Indonesia
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
BMKG mengingatkan potensi cuaca signifikan 8 Oktober, mulai awan Cb, hujan petir, gelombang 2,5-4 meter hingga banjir rob.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
Bagikan