Catherine Wilson Ditangkap Polisi Diduga Terkait Narkoba Chaterine Wilson. (foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

MerahPutih.com - Polisi menangkap artis Catherine Wilson terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Saat ditangkap, polisi menyita narkoba di kediamannya.

"Ditemukan dua paket kecil (diduga narkoba)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jumat (17/7).

Dua paket kecil narkoba itu diduga merupakan narkoba jenis sabu. Untuk memastikannya, polisi tengah memeriksa paket kecil tersebut. Belum diketahui berapa berat pasti dua paket kecil yang diduga sabu tersebut. Hingga kini, polisi masih mendalami kasus ini.

"Masih kita dalami pengujian apakah itu mengandung sabu. Tapi, dugaan sementara itu adalah sabu dua paket kecil," katanya lagi.

Catherine Wilson

Yusri Yunus mengungkapkan penangkapan Chaterine dilakukan di kediamannya di Jalan Damai, Ciganjur, Jakarta Selatan pada Jumat (17/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Tadi pagi benar ada publik figure diamankan di rumahnya di Jalan Damai, Ciganjur berinisial CW alias K," kata Yusri.

Saat ini, kata Yusri, Chaterine masih dalam perjalanan menuju Polda Metro Jaya setelah dilakukan pengambilan keterangan saat penangkapan di rumahnya tersebut.

"Yang bersangkutan diambil keterangan saat penangkapan. Mungkin nanti sore baru bisa kita lakukan pemeriksaan," jelasnya.

Untuk informasi, Chaterine adalah salah satu model Indonesia berdarah Inggris (ayah) dan Indonesia-Arab (ibu). Ia tergabung dalam agency model ternama Look Models Indonesia.

Ia juga merupakan seorang aktris dan pernah memainkan sejumlah film antara lain Cinta Silver, Pesan Dari Surga dan juga beberapa judul sinetron, seperi NgacaDong, Selimut Hati, Subhanallah, Siaga Satu, dan Monyet Cantik, Serpihan. selain sebagai artis dan model ia juga membuka cafe di kawasan Dago, Bandung dan diberi nama 666 (Triple Six). (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satu Tahanan KPK Positif COVID-19
Indonesia
Satu Tahanan KPK Positif COVID-19

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan terdapat satu tahanan lembaga antikorupsi yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Total Kasus COVID-19 di AS Capai 4.601.526 dengan 154.002 Kematian
Dunia
Total Kasus COVID-19 di AS Capai 4.601.526 dengan 154.002 Kematian

Jumlah kasus COVID-19 bertambah 58.947 kasus dan tercatat 1.132 kematian baru.

[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Masker Picu Penyakit Staph
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Masker Picu Penyakit Staph

Postingan ini telah dikomentari sebanyak 231 kali dan disebarkan kembali sekiatr 1100 kali.

[HOAKS atau FAKTA] Jokowi Sukses Bawa Pulang Rp11 T Uang Negara dari Swiss
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Jokowi Sukses Bawa Pulang Rp11 T Uang Negara dari Swiss

Untuk itu, Presiden mengajak agar para pemiliknya bisa membawa kembali uang itu ke negara kita.

Pertamina Minta KPK Supervisi Kontrak Jangka Panjang
Indonesia
Pertamina Minta KPK Supervisi Kontrak Jangka Panjang

"Pertamina perlu pendampingan KPK agar dapat bertindak cepat menangkap momentum harga minyak, namun tetap berjalan di koridor aturan hukum," ungkap Haryo.

Penanganan Papua Dinilai Tidak Efektif
Indonesia
Penanganan Papua Dinilai Tidak Efektif

Pendekatan militer perlu menumpas KKB. Namun, di sisi lain pembangunan infrastruktur maupun SDM Papua jangan sampai terabaikan.

Korupsi di PT DI, KPK Periksa Eks Wakil Menteri BUMN
Indonesia
Korupsi di PT DI, KPK Periksa Eks Wakil Menteri BUMN

KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kabiro Hukum Kementerian BUMN

Vaksinasi Massal Dimulai Pekan Depan, Masyarakat Padat Interaksi Jadi Prioritas
Indonesia
Vaksinasi Massal Dimulai Pekan Depan, Masyarakat Padat Interaksi Jadi Prioritas

Jokowi juga meminta para wali kota beserta wakilnya dapat melakukan perencanaan vaksinasi dengan detail

Pemimpin Media di Papua Jadi Korban Teror dan Intimidasi, Diduga Terkait Pemberitaan
Indonesia
Pemimpin Media di Papua Jadi Korban Teror dan Intimidasi, Diduga Terkait Pemberitaan

Aksi intimidasi dan teror terhadap insan pers kembali terjadi di tanah Papua.

Divonis 4 Tahun Bui, Hakim Bebaskan Wawan dari Sangkaan TPPU
Indonesia
Divonis 4 Tahun Bui, Hakim Bebaskan Wawan dari Sangkaan TPPU

Vonis itu diberikan lantaran majelis hakim meyakini jika Wawan terbukti bersalah melakukan korupsi terkait pengadaan Alkes RS Rujukan Pemerintah Provinsi Banten pada Dinkes Provinsi Banten 2012