Catat! Polisi tidak Bisa Tilang Pengemudi yang SIM-nya Mati Sebelum 29 Mei 2020 Surat Izin Mengemudi (SIM). Net/Ist

MerahPutih.com - Ditlantas Polda Metro Jaya tidak akan menilang pengemudi kendaraan yang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM)-nya habis antara 17 Maret sampai 29 Mei 2020.

"Tidak akan ada penegakan hukum kepada masyarakat yang SIM-nya habis dari 17 Maret hingga 29 Mei. Tidak ada penilangan terhadap masyarakat mengenai masa berlaku SIM tersebut," kata Kasie SIM Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin kepada wartawan di Jakarta, Rabu (3/6).

Baca Juga:

Pelanggar PSBB di Surabaya tak Bisa Perpanjang SIM dan SKCK Selama 6 Bulan

Hedwin mengatakan langkah itu ditempuh karena sudah menjadi garis kebijakan Polri demi menghindari penumpukan masyarakat yang hendak mengurus perpanjangan SIM yang habis dalam kurun waktu itu.

Salah satu check point di Jakarta Pusat selama PSBB (MP/Kanugraha)

Masyarakat dapat kembali mengurus peranjangan masa berlaku SIM-nya seperti biasa pada 29 Juni 2020, dengan mendatangi Satpas SIM terdekat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Untuk pengurusan pembuatan SIM baru akibat hilang atau rusak, tetap mengikuti aturan yang sudah berlaku. Selama melayani masyarakat dalam memperpanjang dan membuat SIM, Satpas SIM Polda Metro Jaya tetap mengedepankan protokol kesehatan yang berlaku.

"Kita tetap memperhatikan protokol kesehatan, tetap melaksanakan pelayanan seperti biasa," tegas perwira polisi berpangkat melati satu itu. (Knu)

Baca Juga:

Antisipasi Virus Corona di Satpas SIM Polresta Tangerang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sambangi KPK, Kapolri Ucapkan Hari Pers Nasional
Indonesia
Sambangi KPK, Kapolri Ucapkan Hari Pers Nasional

Listyo mengajak seluruh insan pers untuk terus memberikan informasi yang benar

BPK Pastikan Negara Rugi Lebih dari Rp 22 Triliun Gegara Kasus Asabri
Indonesia
BPK Pastikan Negara Rugi Lebih dari Rp 22 Triliun Gegara Kasus Asabri

Agung mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu BPK sehingga bisa menyelesaikan pemeriksaan

Pemerintah Mulai Transfer Rp1,8 Juta Pada 2,4 Juta Tenaga Pendidik
Indonesia
Pemerintah Mulai Transfer Rp1,8 Juta Pada 2,4 Juta Tenaga Pendidik

Penerima dapat mengakses info.gtk.kemendikbud.go.id atau pddikti.kemendikbud.go.id untuk mencari informasi mengenai status pencairan.

Warga Sekitar Gunung Lewotolok Diminta Waspada
Indonesia
Warga Sekitar Gunung Lewotolok Diminta Waspada

Petugas mengimbau masyarakat di kawasan sekitar gunung berapi itu untuk tetap waspada dengan lontaran material pijar dari gunung tersebut.

Cerita Keluarga Kristen Jalani Ibadah Natal Pertama Seumur Hidup Melalui Televisi
Indonesia
Cerita Keluarga Kristen Jalani Ibadah Natal Pertama Seumur Hidup Melalui Televisi

Di tengah keterbatasan dalam merayakan Natal, mereka tetap khusyuk mengikuti misa Natal melalui jaringan televisi.

Sejumlah Daerah Terancam Dilanda Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diminta Hati-hati
Indonesia
Sejumlah Daerah Terancam Dilanda Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diminta Hati-hati

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini terhadap cuaca ekstrem di sejumlah daerah pada Rabu (22/9).

PT KAI Minta Warga Taati Aturan Perlintasan Sebidang
Indonesia
PT KAI Minta Warga Taati Aturan Perlintasan Sebidang

Pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi

630 Hunian Tetap Bagi Korban Tsunami Palu Telah Rampung
Indonesia
630 Hunian Tetap Bagi Korban Tsunami Palu Telah Rampung

Direktorat Jenderal Perumahan berjanji akan melaksanakan lanjutan pembangunan hunian tetap (Huntap) tahap 1B sebanyak 1.005 unit.

Bos Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir Berharta Rp3 Miliar Lebih
Indonesia
Bos Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir Berharta Rp3 Miliar Lebih

Harta Adil Fadilah terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak

Penyebab Utama Penurunan Muka Tanah di Jakarta
Indonesia
Penyebab Utama Penurunan Muka Tanah di Jakarta

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengungkapkan penyebab utama terjadinya penurunan muka tanah terjadi di Jakarta.