Catat, Kuota Haji Indonesia 2018 Sebanyak 221.000 Orang Sejumlah calon jemaah calon haji asal Jawa Barat mendengarkan bimbingan dari panitia penyelenggara ibadah haji saat tiba di Asrama Haji (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

MerahPutih.Com - Pemerintah terus mengusahakan penambahan kuota haji Indonesia. Berdasarkan keterangan Menko PMK Puan Maharani, kuota haji Indonesia 2018 sebanyak 221.000 orang.

"Sebelumnya jumlah kuota haji kita berkurang, namun sekarang ditambah lagi," kata Puan saat mengunjungi lokasi Pendidikan Mathla'ul Anwar di Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang, Minggu (29/4).

Penambahan kuota itu berdasarkan hasil evaluasi dan perbaikan pelayanan ibadah haji tahun 2018 yang melibatkan Pemerintah Arab Saudi.

Selain itu juga meninjau persiapan 32 hotel yang ada di Madinah.

Menko PMK Puan Maharani
Menko PMK Puan Maharani memberikan keterangan pers kepada awak media (Foto Setgab.go.id)

Ke-32 hotel itu cukup berdekatan dengan Masjid Nabawi sehingga sangat memudahkan jamaah Indonesia untuk melaksanakan ibadah Arbain.

Begitu juga Puan meninjau tujuh tempat di Mekkah,namun enam diantaranya sudah siap dan satu tempat masih dalam evaluasi.

Pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji itu.

"Kami berharap pelayanan ibadah haji tahun ke tahun menjadi lebih baik," katanya.

Untuk pelayanan haji menjadi lebih baik, tentu harus mendapat dukungan Mathla"ul Anwar dengan mengoreksi untuk perbaikan dan evaluasi.

Selain itu juga masukan dari Dewan Pengawas Haji.

Jemaah bayar haji
Petugas Bank Mandiri Syariah melayani calon jemaah haji melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) di Kantor Cabang Mandiri Syariah Area Bekasi (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

Sebab, mengurus haji sebanyak 221.000 jamaah itu bukan persoalan mudah, namun cukup berat.

Dari 221.000 jamaah itu yang terdiri atas 204.000 jemaah reguler dan 17.000 jemaah khusus

"Kita terus meningkatkan pelayanan haji yang bagus untuk membuktikan bahwa negara hadir untuk melayani rakyat," katanya.

Sebelumnya, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia dan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan merumuskan deskripsi, kriteria, dan syarat yang berkaitan dengan istitha'ah kesehatan atau kemampuan fisik dalam berhaji.

"Istitha'ah kesehatan akan memberikan nilai positif bagi penyelenggaraan kesehatan haji di Indonesia. Untuk itu perlu dukungan fikih dari para ulama, khususnya dari Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemkes Eka Jusup Singka dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Menurut Eka sebagaimana dilansir Antara, kesehatan haji akan optimal apabila mendapat berbagai dukungan yang mempengaruhi terciptanya istitha'ah kesehatan haji bagi jamaah haji.

Cek kesehatan jemaah haji
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan jemaah haji (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Salah satu di antaranya adalah komitmen politik dalam mendukung kesehatan haji, terutama dari Kementerian Agama sebagai koordinator penyelenggara haji.

"Alhamdulillah tahun ini Kementerian Agama telah mengeluarkan edaran tentang pentingnya istitha'ah kesehatan bagi jamaah haji," kata Eka.

Menurut dia, hal tersebut sebagai bukti bahwa Kementerian Agama memiliki komitmen yg baik terhadap kesehatan.

Penyelanggaraan haji juga memerlukan dukungan pengetahuan, sikap, dan perilaku dari jamaah haji yang sesuai dengan kaidah kesehatan.

Tim Kesehatan Haji Indonesia
Tim Kesehatan Haji Indonesia saat menerima penghargaan dari Kerajaan Arab Saudi. (Foto: kemenag.go.id)

Jamaah secara sadar harus selalu menggunakan alat pelindung diri untuk menjaga kesehatan, serta berperilaku hidup bersih dan sehat selama di Tanah Air guna mempersiapkan kesehatan diri sebelum keberangkatan ke tanah suci.

Selain itu, Kepala Pusat Kesehatan Haji juga menyebutkan adanya integrasi antara sistem kesehatan haji dengan sistem pelayanan umum. Integrasi ini akan memudahkan dan saling menguatkan optimalisasi pelayanan jamaah haji.

"Guna memastikan istitha'ah kesehatan jamaah haji, perlu melakukan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan jamaah haji," tegasnya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Arab Saudi Beri Penghargaan Tim Kesehatan Haji Indonesia



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH