Catat, Ini Janji-janji Tiga Pasangan Calon Gubernur Jakarta Para calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta saat tes kesehatan Pilkada DKI 2017. (Foto: Instagram/sandiuno)

Pesta demokrasi rakyat Jakarta akan berlangsung besok, 15 Februari 2017. Hari itulah hari yang ditunggu-tunggu setelah keriuhan Pilgub DKI 2017, setidaknya telah ramai sejak pertengahan tahun 2016.

Pilgub DKI 2017 diikuti oleh tiga pasangan terbaik. Nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, nomor urut 2 sang petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, dan nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sangiaga Uno.

Satu hal yang jangan dilupakan oleh rakyat Jakarta, yaitu janji-janji para calon. Setiap calon menarik dukungan melalui janji-janjinya untuk lima tahun ke depan. Rakyat Jakarta harus ingat, mengerti, dan suatu hari nanti maju ke depan jika harus menagih janji-janji itu kepada gubernur baru.

Berikut merahputih.com sajikan 3 poin janji-janji para pasangan calon Pilgub DKI Jakarta 2017. Catatan ini berdasarkan hasil-hasil peliputan terhadap ketiga calon.

Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni

Agus Yudhoyono saat moshing di depan para pendukungnya. (MP/John Abimanyu)
Agus Yudhoyono saat moshing di depan para pendukungnya. (MP/John Abimanyu)

1. Membuka Lapangan Kerja

Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan bahwa perjuangannya demi perubahan rakyat Jakarta. Ini disampaikan Agus saat berpidato di lapangan di Ex Golf Diving Range Senayan (EGORS), Jakarta Pusat, Sabtu, 21 Januari 2017.

Di tempat dan waktu yang sama, Sylviana Murni juga berjanji akan membuka lapangan pekerjaan untuk rakyat Jakarta yang menganggur. Ia juga menyinggung tentang Agus yang purnawirawan TNI. Dengan begitu, keamanan Jakarta akan terjamin sehingga aman pula bagi investor yang masuk ke Jakarta.

2. Bantuan RW I Miliar

Agus Yudhoyono berjanji untuk menggulirkan program bantuan untuk setiap RW senilai Rp1 miliar, jika terpilih menjadi Gubernur Jakarta.

Saat debat putaran terakhir Pilkada DKI Jakarta, Jumat, 10 Februari 2017, Agus Yudhoyono menyatakan bahwa tidak akan ada penyelewengan terhadap bantuan Rp1 miliar tersebut. Hal itu untuk menjawab banyak kekhawatiran bakal menjadi ladang korupsi di bawah.

3. Berantas Habis Peredaran Narkoba

Hal ini disampaikan Agus saat berolahraga di kawasan Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, Minggu, 9 Oktober 2016. Agus berjanji memberantas peredaran narkoba di Jakarta.

Bahkan, dengan nada tegas Agus berjanji akan bersikap keras untuk kejahatan luar biasa ini. "Tanpa pandang bulu, jika ada pelaku maka harus disikat,” katanya.

Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat

Ahok saat Konser Gue 2. (MP/John Abimanyu)
(MP/John Abimanyu)

1. Transportasi Jakarta

Calon petahana ini memang selalu menggaungkan hasil kerja selama menjabat sebagai gubernur-wakil gubernur. Seperti disampaikan Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 14 November 2016, ia tak ingin disamakan dengan dua calon lain yang baru membuat program. Ia menegaskan telah melakukan sesuatu untuk Jakarta selama memimpin DKI Jakarta.

Pada kesempatan itu, Ahok menyebut pembangunan Mass Rapid Transit (MRT), Light Rapid Transit (LRT), dan Bus Rapit Transit (BRT). Tiga program tersebut dianggap sebagai program baru bersama Djarot.

2. Jakarta Setara Kota-kota Maju di Dunia

Ahok berjanji akan membawa Jakarta setara dengan kota-kota maju di dunia saat Konser Gue 2 di Ex-Driving Range Golf, Senayan, Jakarta, Sabtu, 4 Februari 2017. Namun meski jadi kota maju, ia mengetengahkan biaya hidup di Jakarta menjadi lebih murah.

Ahok berjanji menata jaminan pendidikan, kesehatan, perumahan, transportasi, dan sembako agar lebih terjangkau bagi rakyat Jakarta.

3. Dasa Prasetya

Ini merupakan janji Ahok untuk partai pengusungnya PDIP yang akan dijalankan kalau terpilih kembali. Dasa Prasetya berarti sepuluh janji kesetiaan yang berisi 10 (sepuluh) butir pemikiran kebangsaan mengenai usaha pemberdayaan dan pemerataan kesejahteraan rakyat.

Kesepuluhnya itu adalah, 1) Menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan UUD 1945, serta menjaga kebhinekaan bangsa, 2) Memperkokoh kegotong-royongan rakyat dalam memecahkan masalah bersama,
3) Memperkuat ekonomi rakyat melalui penataan sistem produksi, reforma agraria, pemberian proteksi, perluasan akses pasar, dan permodalan, 4) Menyediakan pangan dan perumahan yang sehat dan layak bagi rakyat.

5) Membebaskan biaya berobat dan biaya pendidikan bagi rakyat, 6) Memberikan pelayanan umum secara pasti, cepat, dan murah, 7) Melestarikan lingkungan hidup dan sumber daya alam, serta menerapkan aturan tata ruang secara konsisten, 8) Mereformasi birokrasi pemerintahan dalam membangun tata pemerintahan yang baik, bebas dari praktek korupsi,kolusi, dan nepotisme, 9) Menegakkan prinsip-prinsip demokrasi partisipatoris dalam proses pengambilan keputusan, 10) Menegakkan hukum dengan menjunjung tinggi azas keadilan dan hak asasi manusia.

Anies Baswedan-Sandiaga Uno

Anies-Sandiaga Uno. (Merahputih.com / Rizki Fitrianto)
Anies-Sandiaga Uno saat bertemu wartawan. (MP/Rizki Fitrianto)

1. Memuliakan Wanita Jakarta

Ini janji Anies Baswedan untuk perempuan Jakarta. Ia menyatakan pelayanan dan perlindungan perempuan di DKI Jakarta masih belum maksimal. Janji itu ia sampakan di Jakarta, 10 November 2016.

Anies berjanji merealisaikan hal di atas dengan mendukung inisiasi menyusui dini dan memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif. Ia akan merekrut dan menambah jumlah konselor menyusui di puskesmas dan rumah sakit. Janji lain yakni memberikan fasilitas-fasilitas publik khusus seperti tempat menyusui dan Tempat Penitipan Anak (TPA) yang dikelola secara profesional, sehat, dan bisa diakses seluruh warga.

2. Pembenahan Pendidikan di Jakarta

Janji Anies Baswedan, yang juga mantan Menteri Pendidikan dan Kebdayaan, ketika datang ke Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Mandiri, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu, 26 Oktober. Ia berjanji menurunkan angka putus sekolah di Jakarta mendekati nol.

Anies berjanji bila terpilih menggantikan Ahok akan mencanangkan program kemitraan antara lembaga pendidikan dengan dunia usaha.

3. Aktifkan RT/RW

Ini disampaikan Anies saat berkunjung ke Posko Kampanye di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat, 30 September 2016. Ia berpendapat, selama ini RT/RW hanya sebatas administratif. Ia berjanji menjadikan RT/RW simpul untuk membuat masyarakat bergerak, menampung aspirasi dan kreativitas masyarakat Jakarta.

Mengenai RT/RW ini, Anies berjanji peran RT/RW dapat berjalan secara maksimal. Sedangkan pemda yang bertugas menyuplai kebutuhannya.



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH